Olympic.or.id – Setelah setahun lamanya membuat para gamer penasaran sejak pengumuman pertama pada November lalu, Valve Corporation akhirnya membuka suara! Mereka resmi membeberkan detail paling dinanti: harga resmi dan jadwal peluncuran aksesori kontroler game terbaru andalannya, yakni Steam Controller.
Perangkat revolusioner ini rencananya akan mulai menghiasi meja gaming para penggemar pada 4 Mei 2026. Penjualan perdana dilakukan secara eksklusif melalui toko resmi Steam dengan banderol 99 dolar AS, atau jika dikonversi sekitar Rp 1,7 juta. Namun, jangan buru-buru bersemangat! Valve memastikan bahwa peluncuran perdana ini baru mencakup beberapa negara tertentu, dengan Amerika Serikat sebagai salah satu prioritas utamanya.
Perhatian! Kabar Kurang Sedap untuk Gamers Indonesia
Berdasarkan pantauan langsung di laman produk resmi pada Rabu (29/4/2026), ditemukan fakta mengecewakan. Saat diakses dari wilayah Indonesia, sebuah notifikasi jelas terpampang: “This item is not available for purchase in your region” atau “Item ini belum tersedia untuk pembelian di wilayah Anda.” Jadi, untuk saat ini, para pemain Tanah Air masih harus bersabar dan belum bisa langsung memboros perangkat canggih ini.
Bukan Sekadar Controller, Ini Pelengkap Ekosistem Steam Hardware!
Steam Controller jangan dianggap enteng! Perangkat ini didesain khusus sebagai pelengkap sempurna untuk aneka perangkat buatan Steam lainnya. Mulai dari konsol genggam Steam Deck yang sudah populer, hingga dua perangkat futuristik yang akan dirilis di masa depan, yaitu Steam Machine dan Steam Frame. Dengan kata lain, memiliki Steam Controller berarti kamu sudah satu langkah lebih maju dalam ekosistem Valve.
Upgrade Total! Fitur Baru yang Bikin Generasi Sebelumnya Minder
Dibandingkan generasi pendahulunya yang dirilis pada 2015 silam, Steam Controller hadir dengan segudang peningkatan menggoda. Valve benar-benar tidak main-main dalam meracik perangkat ini.
Salah satu fitur unggulan yang paling disorot adalah Thumbstick Magnetic. Apa istimewanya? Valve mengklaim bahwa joystick analog ini jauh lebih presisi dan memiliki ketahanan ekstra dibanding generasi sebelumnya. Kabar baik lainnya, jumlah joystick analog kini ditambah menjadi dua unit! Sebelumnya hanya ada satu di sisi kiri, sekarang posisi kanan juga kebagian. Yang bikin makin canggih, kedua joystick ini sudah mendukung capacitive touch atau input berbasis sentuhan.
Selain joystick, Valve juga tetap mempertahankan dua buah trackpad besar yang masing-masing terletak strategis di bawah joystick kiri dan kanan. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas luar biasa, terutama untuk game-game yang biasanya lebih nyaman dimainkan dengan mouse.
Tombol Lengkap, Fungsi Nggak Ketinggalan Zaman
Dari sisi tombol dan kelengkapan fungsi, Steam Controller tidak mau kalah saing dengan controller konvensional. Valve membekalinya dengan berbagai tombol standar seperti directional pad (tombol arah), deretan tombol “ABXY”, tombol trigger kiri dan kanan bergaya “L1/R1”, serta tombol Menu dan tombol spesial Steam. Yang menarik, terdapat empat tombol ekstra di bagian belakang yang bisa diprogram sesuai kebutuhan masing-masing pemain. Keren banget, kan?
Getaran Realistis Bikin Game Makin Hidup
Bagi kamu yang menginginkan pengalaman bermain lebih imersif, Valve menyematkan empat motor haptic di dalam Steam Controller. Fungsi keempat motor ini adalah memberikan umpan balik getaran (vibration) yang super realistis. Getaran yang dihasilkan bisa menyesuaikan secara dinamis dengan efek di dalam game, mulai dari hantaman keras hingga percikan air halus.
Tidak berhenti di situ! Ada fitur canggih bernama Grip Sense. Apa itu? Grip Sense memungkinkan kontrol berbasis gestur berkat dukungan sensor gyroscope 6-axis IMU. Jadi, gerakan tanganmu bisa langsung diterjemahkan menjadi aksi di dalam layar. Cocok untuk game balap atau tembak-menembak yang butuh gerakan presisi.
Baterai Tahan Lama, Koneksi Super Fleksibel
Saat bermain game berjam-jam, daya tahan baterai adalah segalanya. Valve memahaminya dengan baik. Steam Controller dibekali baterai berkapasitas 8,39Wh yang diklaim mampu bertahan lebih dari 35 jam dalam sekali pengisian penuh. Angka yang sangat impresif untuk sebuah controller sekaya fitur!
Untuk konektivitas, Valve juga menyertakan perangkat tambahan bernama Steam Controller Puck. Aksesori mungil ini berfungsi ganda: sebagai dongle yang menghadirkan koneksi nirkabel dengan latensi super rendah, sekaligus sebagai tempat pengisian daya magnetik yang praktis. Namun, jangan khawatir jika kamu kehilangan Puck. Steam Controller tetap dapat dihubungkan melalui Bluetooth atau kabel USB-C. Pilihan koneksi yang melimpah ini jelas membuat perangkat ini lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan.
Kompatibel Hampir di Semua Perangkat!
Keunggulan lain dari Steam Controller adalah kompatibilitasnya yang luar biasa luas. Perangkat ini dapat dengan mudah terhubung ke berbagai macam perangkat. Mulai dari PC berbasis Windows, Mac, dan Linux, hingga tablet dan smartphone asalkan menjalankan aplikasi Steam atau Steam Link.
Selain itu, dukungan penuh juga diberikan untuk konsol handheld Steam Deck, baik saat digunakan dalam kondisi docked (tersambung ke monitor) maupun handheld (digenggam). Yang terbaru, Steam Controller juga dapat dilacak oleh kamera pada sistem Steam Frame. Fitur ini memungkinkan pengguna memainkan game non-VR di layar virtual, sebuah terobosan yang dirangkum langsung dari laporan GSMArena.
Kesimpulannya, Steam Controller ini siap menjadi primadona baru para gamer di seluruh dunia. Sayangnya, untuk pasar Indonesia, sepertinya kita masih harus menunggu kabar baik berikutnya.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










