olympic.or.id — Halo, teman-teman Olympic.or.id! Biasanya kita bahas soal atlet supercepat atau gol-gol epik di lapangan, tapi kali ini yuk kita nyasar ke dunia gadget yang super misterius. Bayangin aja, di balik tembok besi Korea Utara, ada industri ponsel yang lagi berkembang diam-diam. Iya, loh! Negara yang sering dibilang tertutup rapat itu ternyata punya merek HP sendiri, lengkap dengan fitur-fitur aneh yang bikin kita geleng-geleng kepala. Gak percaya? Ini dia cerita lengkapnya, diambil dari sumber terbaru yang bikin mata melek. Siap-siap, ya, karena ini bukan HP biasa – ini HP ala “survival mode” yang mungkin bikin kamu pengen coba, atau malah kabur!
Korea Utara emang negara yang penuh teka-teki. Ekonomi mereka lagi berusaha mandiri, termasuk di sektor teknologi. Meski sanksi internasional bikin susah impor barang, warga sana tetep butuh gadget buat komunikasi sehari-hari. Hasilnya? Mereka bikin ponsel lokal yang murah, tangguh, dan… unik banget. Gak ada iPhone atau Samsung di sini, tapi ada merek-merek yang lahir dari pabrik-pabrik rahasia di Pyongyang. Dari yang mirip Nokia jadul sampe yang punya kamera ala mata-mata, yuk kita kupas satu-satu. Siapa tau, suatu hari ini jadi tren global – atau malah inspirasi buat HP tahan banting ala atlet Olimpiade!

Mulai dari yang paling ikonik: Arirang. Ini kayak “raja” ponsel Korea Utara. Diluncurkan tahun 2013, Arirang terinspirasi dari lagu patriotik nasional mereka. HP ini punya desain kotak-kotak ala BlackBerry dulu, lengkap dengan keyboard fisik. Fitur utamanya? Bisa kirim SMS panjang banget, dan baterai tahan sampe seminggu tanpa charge! Bayangin, buat atlet lari maraton, ini HP idaman – gak perlu khawatir lowbat di tengah trek. Harganya cuma sekitar 100-200 ribu rupiah, loh. Gak heran kalau Arirang jadi favorit pejabat pemerintah sana.
Selanjutnya, Pyongyang Touch. Nama ini langsung bikin penasaran, kan? Ponsel touchscreen pertama dari Korea Utara, rilis 2014. Layarnya 3,5 inci, resolusi standar, tapi yang spesial adalah sistem operasinya: mirip Android, tapi dikustom buat “aman” dari konten luar. Ada app bawaan buat baca berita resmi dan lagu-lagu revolusi. Kamera belakang 2MP, cukup buat foto selfie ala era 2000-an. Uniknya, HP ini tahan air ringan – cocok buat olahragawan renang yang suka foto di pinggir kolam. Sayangnya, gak ada WiFi, cuma 3G lokal. Tapi hey, di sana internetnya aja terbatas, jadi pas banget!

Gak lengkap kalau gak bahas Jindallae. Ini merek yang lahir dari kolaborasi dengan perusahaan Cina, tapi produksinya full di Korea Utara. Desainnya slim, warna pink dan biru cerah, targeted buat cewek-cewek muda. Fitur andalannya? Slot dual SIM, biar bisa ganti-ganti kartu tanpa ribet. Ada juga radio FM built-in buat dengerin siaran nasional. Baterai 1500mAh, cukup buat seharian ngobrol. Kalau kamu atlet voli yang suka multitasking, ini bisa jadi sidekick – sambil latihan, dengerin motivasi dari radio. Harganya super ramah kantong, di bawah 150 ribu!
Lanjut ke Mirae. Nama yang artinya “masa depan” ini rilis 2015, dan langsung hits di kalangan mahasiswa. Layar 4 inci, kamera depan 1,3MP buat video call (tapi cuma lokal, ya). Yang bikin beda: ada fitur GPS ala Korea Utara, yang katanya akurat buat navigasi di wilayah utara. Gak ada Google Maps, tapi cukup buat petunjuk jalan di ibu kota. Buat atlet panjat tebing, ini berguna banget – bayangin navigasi medan sulit tanpa sinyal hilang. Desainnya rugged, anti gores, cocok buat petualangan outdoor.
Sekarang, yang bikin ngakak: Peoples’ Phone. Ya, namanya aja udah “HP Rakyat”! Ini seri murah meriah dari pabrik negara, desain flip phone ala jadul. Fitur dasar: panggilan, SMS, dan lampu senter super terang. Baterai tahan 10 hari standby! Di Korea Utara, ini populer di desa-desa, di mana listrik sering mati. Bayangin atlet angkat besi pakai ini – gak perlu charger fancy, langsung charge manual kalau perlu. Harganya cuma 50 ribu rupiah, bikin iri deh sama HP kita yang boros daya.
Jangan lewatin Kim Il-sung Series. Ini tribute buat pemimpin legendaris mereka. Rilis edisi khusus 2014, dengan logo bergambar pemimpin di belakang. Fitur? Suara ringer khusus lagu nasional, dan storage buat simpan foto-foto resmi. Kamera 5MP, lumayan buat era itu. Yang lucu, ada mode “silent” otomatis pas jam kerja pemerintah. Buat kita yang suka sejarah Olimpiade, ini kayak medali emas ala propaganda – unik, tapi bikin mikir.
Ada juga Taedonggang, dinamai sungai di Pyongyang. HP ini fokus multimedia: pemutar MP3 buat lagu-lagu rakyat, dan speaker stereo. Layar QVGA, baterai 2000mAh. Cocok buat atlet basket yang suka dengerin playlist motivasi sebelum pertandingan. Desainnya colorful, gak monoton kayak HP lain.
Chollima ambil nama dari kuda mitos yang bisa terbang. Ini HP 4G pertama mereka, rilis 2018 – wow, maju banget! Kecepatan download 20Mbps, tapi cuma di jaringan lokal. Kamera 8MP, app kamera dengan filter patriotik. Buat gamer ringan, ada game sederhana built-in. Harganya 300 ribu, investasi bagus buat masa depan.
Manbang unik karena terkoneksi langsung ke TV nasional. Bisa streaming berita 24/7 tanpa internet. Layar 2,8 inci, dual camera. Ini kayak HP pintar ala 1984, tapi berguna buat update skor Olimpiade secara real-time (kalau ada siaran, tentu saja).
kunjungi laman berita terbaru di Exposenews.id
Terakhir, Huruya. Merek premium, dengan casing kulit imitasi dan tombol emas. Fitur NFC buat pembayaran lokal, dan enkripsi super ketat. Harga 500 ribu, buat elite sana. Bayangin, atlet Olimpiade pakai ini – keliatan mewah, tapi fungsional.
Wah, dari 10 merek ini, keliatan banget gimana Korea Utara beradaptasi dengan keterbatasan mereka. Ponsel-ponsel ini gak canggih kayak flagship global, tapi tangguh, murah, dan penuh karakter. Bikin kita sadar, inovasi bisa lahir dari mana aja – bahkan di tengah sanksi. Siapa tau, suatu hari ada kolaborasi Olimpiade dengan tech ala Utara: HP tahan hantaman bola voli!
Buat teman-teman Olympic.or.id, ini reminder: di balik setiap medali, ada cerita perjuangan. Sama kayak ponsel-ponsel ini, yang bertahan meski dunia bilang mustahil. Kalau kamu penasaran, yuk share pendapat di komentar: HP mana yang pengen kamu coba? Atau ada gadget misterius lain yang wajib dibahas? Sampai jumpa di artikel selanjutnya!








