Jakarta, Olympic.or.id – WhatsApp diketahui tengah menguji coba fitur baru yang diberi nama Close Friends (Teman Terdekat) untuk fitur Status. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan pembaruan Status hanya kepada kontak tertentu, yaitu orang-orang terdekat. Langkah ini diambil WhatsApp sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan pengguna akan privasi yang lebih granular dalam berbagi konten sehari-hari.
Konsep yang diusung dalam fitur ini memiliki kemiripan yang signifikan dengan fitur Close Friends yang telah lebih dulu hadir dan populer di Instagram Stories. Dengan menghadirkan fitur tersebut, pengguna kini dapat membatasi siapa saja yang berhak melihat unggahan Status tanpa perlu mengubah pengaturan privasi secara manual setiap kali akan membagikan konten terbaru. Dengan kata lain, fitur ini memberikan efisiensi sekaligus kenyamanan ekstra bagi pengguna aktif WhatsApp.
Berdasarkan temuan dari situs pembocor fitur WhatsApp yang memiliki reputasi tinggi, yaitu WABetaInfo, fitur yang masih dalam tahap pengembangan ini saat ini baru tersedia untuk sebagian kecil pengguna beta. Pihak pengembang WhatsApp telah berjanji secara resmi akan memperluas ketersediaan fitur secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Oleh karena itu, pengguna yang belum melihat fitur tersebut di perangkatnya diminta untuk bersabar karena proses peluncuran bertahap merupakan prosedur standar dalam pengembangan aplikasi berskala global.
Fitur Close Friends pada Status WhatsApp tersebut tercatat sedang diuji pada dua platform utama secara simultan, yaitu pada aplikasi WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.19.11 dan WhatsApp beta untuk iOS versi 26.19.10.72. Uji coba pada kedua sistem operasi ini menunjukkan komitmen WhatsApp untuk menghadirkan fitur yang merata dan stabil di semua perangkat penggunanya.

Status untuk Teman Terdekat Dilengkapi dengan Penanda Visual Khusus
WhatsApp juga secara sengaja menambahkan penanda visual khusus pada Status yang dibagikan ke daftar Close Friends atau audiens tertentu. Penanda ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Status yang masuk dalam kategori terbatas tersebut kemudian akan ditandai dengan lingkaran berwarna ungu yang melingkari indikator Status biasa. Dengan penanda visual ini, pengguna lain yang masuk dalam daftar Close Friends dapat dengan mudah mengetahui bahwa pembaruan tersebut hanya dibagikan kepada kalangan terbatas, bukan untuk publik.
Selain fitur Close Friends, WhatsApp juga dikabarkan tengah menyiapkan fitur yang lebih fleksibel lagi, yaitu fitur daftar audiens khusus. Melalui terobosan ini, pengguna dapat secara bebas membuat berbagai kelompok audiens untuk setiap jenis unggahan Status yang berbeda. Pendekatan ini memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas distribusi konten mereka.
Sebagai ilustrasi konkret, pengguna dapat membuat daftar berlabel “Keluarga” untuk mengunggah Status yang bersifat pribadi dan hanya pantas diketahui anggota keluarga. Di sisi lain, pengguna juga dapat membuat daftar “Rekan Kantor” untuk membagikan informasi yang terkait dengan tugas profesional, proyek bersama, atau sekadar pembaruan seputar lingkungan kerja. Fleksibilitas ini menjadikan WhatsApp lebih dari sekadar aplikasi pesan instan.
Pengguna dapat dengan mudah memilih daftar audiens tersebut pada saat akan membagikan Status. Proses pemilihan ini dirancang sesederhana mungkin agar tidak mengganggu alur berbagi konten. Dengan demikian, pengguna dapat lebih mudah mengontrol siapa saja yang memiliki akses untuk melihat konten-konten tertentu yang diunggah ke dalam Status WhatsApp.
WhatsApp juga memberikan kemudahan tambahan karena memungkinkan pengguna untuk menambah atau menghapus anggota dari setiap daftar audiens kapan saja, langsung dari pengaturan privasi Status. Apabila daftar tersebut mengalami perubahan, WhatsApp telah merancang sistem sehingga perubahan hanya akan berlaku untuk Status berikutnya dan tidak akan memengaruhi pembaruan yang telah diunggah sebelumnya. Kebijakan ini melindungi privasi konten lama pengguna.
Sebagaimana dihimpun secara cermat dari laporan WABetaInfo, Status yang dibagikan ke Close Friends maupun ke daftar audiens lain yang telah dibuat tidak akan dapat dilihat oleh siapa pun yang berada di luar daftar yang dipilih. Hanya kontak yang secara eksplisit dimasukkan ke dalam kelompok tersebut yang dapat melihat pembaruan Status. Orang yang tidak termasuk dalam daftar tidak akan menerima notifikasi apa pun, juga tidak akan melihat Status tersebut dalam bentuk apa pun, baik di daftar Status maupun di bagian pembaruan lainnya. Hal ini memastikan bahwa privasi pengguna tetap terjaga sepenuhnya.
Pengguna Dapat Mempersonalisasi Daftar Audiens
Selain dapat membuat daftar Close Friends secara default, WhatsApp juga memberikan ruang yang luas bagi pengguna untuk mempersonalisasi setiap daftar audiens yang dibuat. Pengguna nantinya dapat memberi nama yang unik dan emoji yang ekspresif untuk setiap daftar kontak khusus tersebut. Personalisasi ini bertujuan agar setiap daftar lebih mudah dikenali dan dibedakan satu sama lain.
Secara default, WhatsApp akan secara otomatis memberikan emoji bintang sebagai ikon untuk daftar Close Friends. Nama daftar dan emoji yang telah dipilih oleh pengguna juga akan turut ditampilkan kepada para penerima Status. Dengan demikian, kontak yang masuk dalam daftar tertentu mengetahui bahwa mereka dipilih secara spesifik untuk menerima pembaruan Status tersebut.
Adapun untuk kondisi saat ini, fitur Close Friends dan fitur daftar audiens khusus untuk Status WhatsApp masih berada dalam tahap uji coba terbatas atau limited beta testing. Uji coba ini berlangsung pada platform Android dan iOS versi beta. Belum dapat dipastikan secara resmi kapan fitur tersebut akan dirilis secara luas untuk seluruh pengguna WhatsApp di berbagai belahan dunia. Masyarakat pengguna layanan ini diharapkan untuk terus memantau pembaruan resmi dari WhatsApp dan menantikan pengumuman lebih lanjut mengenai jadwal peluncuran global fitur-fitur tersebut.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









