Monday, October 26, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

OpenAI Bikin AI Musik: Bisa Dari Teks Saja?

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
October 28, 2025
in Berita
0
OpenAI Bikin AI Musik: Bisa Dari Teks Saja?
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

olympic.or.id — Hei, sobat tech enthusiasts! Bayangkan kalau kamu lagi malas bikin lagu tapi pengen soundtrack keren buat video vlog kamu. Cukup ketik “buat musik upbeat ala pop 80-an dengan gitar elektrik” atau bahkan rekam suara humming sederhana, dan voila! Musik jadi dalam sekejap. Kedengarannya seperti mimpi? Nah, ini lagi digarap sama OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT yang super hits itu. Mereka lagi ngegas kembangkan AI generatif khusus untuk musik. Penasaran kan gimana ceritanya? Yuk, kita kupas bareng di artikel ini.

Jadi, menurut laporan terbaru dari media tech seperti The Information, OpenAI nggak main-main nih. Mereka kolaborasi sama siswa-siswa dari Julliard School, sekolah seni top di New York yang terkenal banget sama musik klasik dan modern. Para siswa ini diminta bantu anotasi partitur musik, alias nambahin catatan detail ke lembaran nada, supaya AI bisa belajar lebih pintar. Hasilnya? Alat AI yang bisa bikin musik cuma dari perintah teks atau audio input. Simpel banget, kayak lagi pesan makanan via app, tapi ini pesan lagu!

Related posts

IESF Resmi Pilih ICE BSD Jadi Arena Utama World Esports Championship 2026

Table of Contents

Toggle
  • IESF Resmi Pilih ICE BSD Jadi Arena Utama World Esports Championship 2026
  • Capcom Alami Peretasan Massal: 11,7 Juta Data CAPCOM ID Sempat Diakses Pihak Luar

IESF Resmi Pilih ICE BSD Jadi Arena Utama World Esports Championship 2026

October 26, 2026
Capcom Alami Peretasan Massal: 11,7 Juta Data CAPCOM ID Sempat Diakses Pihak Luar

Capcom Alami Peretasan Massal: 11,7 Juta Data CAPCOM ID Sempat Diakses Pihak Luar

October 25, 2026

Fitur-fiturnya juga bikin ngiler. Misalnya, kamu punya video pendek tanpa backsound, tinggal upload, kasih instruksi, dan AI ini tambahin musik yang pas. Atau kalau kamu punya rekaman vokal mentah, dia bisa bikin instrumental pendukungnya. Bayangin deh, buat content creator atau musisi indie, ini bisa jadi game changer. Nggak perlu studio mahal atau tim produser. Cukup laptop dan ide kreatif. Tapi, pertanyaannya: apakah ini bakal jadi bagian dari Sora (AI video mereka) atau ChatGPT, atau malah rilis sebagai app mandiri? Sampai sekarang, OpenAI masih bungkam, jadi kita tunggu aja update-nya.

Sebenarnya, OpenAI bukan newbie di dunia musik. Dulu, tahun 2020, mereka pernah rilis Jukebox, AI yang bisa generate lagu dari berbagai genre seperti reggae, blues, bahkan rock. Jukebox ini bisa bikin lagu lengkap dengan lirik dan suara vokal mirip artis asli. Sayangnya, proyek itu nggak dilanjutkan. Mungkin karena teknologi saat itu masih mentah, atau ada isu hak cipta yang ribet. Sekarang, dengan kemajuan AI seperti yang ada di ChatGPT, kayaknya mereka lebih siap. Apalagi kompetitornya juga nggak kalah ganas. Meta (induk Facebook) punya MusicGen yang bisa bikin musik otomatis dari deskripsi. Jadi, OpenAI pasti pengen unggul di sini.

Tapi, tunggu dulu. Nggak semuanya indah-indah aja. Tren musik AI ini lagi bikin gaduh di industri hiburan. Bayangin, sejak tahun lalu, ada band virtual seperti The Velvet Sundown yang lagu-lagunya dibuat AI, tapi dikemas kayak band beneran. Mereka banjir views di Spotify dan YouTube, jutaan kali putar! Pendengarnya pada ketipu, kira ini musisi manusia. Ini bikin khawatir, soalnya bisa ngerusak pasar musik asli. Apalagi, ada penipu yang manfaatin AI buat spam lagu palsu ke platform streaming, demi raup royalti. Kasus kayak gini udah sering terjadi, dan platform seperti Spotify lagi struggle buat deteksi konten AI.

Lebih parah lagi, figur besar di musik kayak Paul McCartney (dari The Beatles, loh!) ikut kritik pedas. Dia bilang perusahaan AI sering ambil data dari karya musisi tanpa bayar kompensasi yang adil. “Ini kayak nyuri ide tanpa kredit,” katanya. Makanya, dia dorong pemerintah bikin undang-undang lebih ketat buat lindungi seniman manusia. Di AS dan Eropa, diskusi soal regulasi AI lagi panas. Misalnya, hak cipta: kalau AI dilatih pakai lagu-lagu existing, apakah pemilik asli dapet royalti? Atau, gimana kalau AI bikin lagu mirip banget sama hits lama? Ini bisa bikin gugatan hukum berantai.

kunjungi laman berita terbaru di Exposenews.id

Di Indonesia sendiri, meski belum sebesar di Barat, tren ini mulai merembet. Musisi lokal kayak Isyana Sarasvati atau Tulus mungkin bakal terdampak. Bayangin kalau AI bisa bikin lagu pop ala Indonesia dengan mudah, bisa-bisa pasar dibanjiri konten murah. Tapi di sisi positif, ini bisa jadi tools buat kolaborasi. Misalnya, produser muda pakai AI buat prototype lagu, lalu finishing manual. Atau buat pendidikan musik, siswa bisa eksperimen tanpa alat mahal. Di sekolah seperti Julliard, ini malah jadi peluang belajar baru.

Ngomongin implikasi lebih luas, AI musik ini bisa masuk ke berbagai sektor. Buat film atau game, bikin soundtrack cepat dan murah. Di olahraga, eh tunggu, kenapa olahraga? Nah, buat event seperti Olimpiade, bisa bikin anthem khusus atau musik latar buat highlight video. Bayangin Olimpiade Paris 2024 kemarin, kalau ada AI, mungkin lebih banyak variasi musik buat tiap cabang. Di Indonesia, untuk event nasional kayak PON atau Olimpiade Sains, AI bisa bantu bikin jingle motivasi. Tapi lagi-lagi, harus hati-hati soal orisinalitas.

OpenAI sendiri, dipimpin Sam Altman, selalu kontroversial. Dari ChatGPT yang bikin heboh soal pekerjaan hilang, sampe Sora yang bikin video dari teks. Ekspansi ke musik ini pasti bakal tambah daftar pro-kontra. Beberapa perusahaan AI lain, seperti yang bikin solusi musik bebas royalti, udah mulai adaptasi. Mereka tawarin library lagu AI buat bisnis, tanpa khawatir hak cipta. Jadi, kompetisi makin ketat.

Sampai saat ini, OpenAI belum konfirmasi resmi. Kita cuma bisa pantau dari sumber seperti PCMag atau KompasTekno. Yang pasti, ini bukti kalau AI lagi nyerbu dunia kreatif. Buat kamu yang suka musik, ini bisa jadi era baru: lebih mudah berkreasi, tapi juga lebih rawan penyalahgunaan. Jadi, gimana menurutmu? Siapkah kita sambut AI musik ini, atau lebih baik lindungi karya manusia dulu? Share pendapatmu di komentar ya!

Tags: aimusik
Previous Post

Semangat Pemuda yang Bikin Feed Sosmedmu !

Next Post

AI Bikin Kantor Jadi ‘Penjara’ Waktu?

Next Post
AI Bikin Kantor Jadi ‘Penjara’ Waktu?

AI Bikin Kantor Jadi 'Penjara' Waktu?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Mengenal Teknologi Hybrid+ pada MG ZS Hybrid+, Solusi Efisiensi dan Performa

Vivo S2 Hadir dengan Layar Curved 6,83 Inci dan Baterai 7.050 mAh, Ini Harganya

3 months ago

Ini Alasan Samsung Pakai Baterai Silikon-Karbon di Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8

3 months ago
Steam Autumn Sale 2025: Diskon Gila, Cyberpunk 2077 Cuma Rp245 Ribu!

Steam Autumn Sale 2025: Diskon Gila, Cyberpunk 2077 Cuma Rp245 Ribu!

1 year ago
Proyek Ambisius 2Africa Meta Tersendat Imbas Konflik Iran-AS

Instagram Hentikan Layanan Enkripsi End-to-End di Fitur Pesan Mulai Mei 2026

7 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI
  • 8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2
  • Absensi Massal Gamer AS Jelang Peluncuran GTA 6 Berpotensi Gerus Produktivitas Negara Rp 18 Triliun

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

October 26, 2026
8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2

8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2

October 26, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In