Monday, October 26, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home AI

Studio Ghibli ‘Geram’ ke OpenAI, Simak Detailnya

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
November 5, 2025
in AI
0
Studio Ghibli ‘Geram’ ke OpenAI, Simak Detailnya
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

olympic.or.id — Hei, sobat pembaca Olympic.or.id! Bayangkan kalau karakter favoritmu dari Spirited Away atau My Neighbor Totoro tiba-tiba muncul di video AI yang dibuat sembarangan. Keren? Eits, tunggu dulu. Studio Ghibli, si raja animasi Jepang yang bikin kita nangis bahagia lewat film-filmnya, lagi ribut besar sama OpenAI. Mereka bilang, “Stop! Jangan pakai karya kami buat latih AI tanpa izin!” Ini bukan cuma gosip biasa, tapi isu panas yang lagi bikin dunia kreatif heboh. Mau tahu detailnya? Yuk, kita kupas bareng dalam gaya santai ala kita.

Jadi, ceritanya dimulai dari surat resmi yang dikirim oleh Content Overseas Distribution Association (CODA), organisasi yang ngewakilin para penerbit dan studio besar di Jepang, termasuk Studio Ghibli. Surat ini ditujukan langsung ke OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT yang lagi hits banget. Isinya? Permintaan tegas agar OpenAI berhenti gunakan karya berhak cipta mereka untuk melatih model AI. “Ini pelanggaran hukum!” kata CODA. Mereka nggak main-main, loh. Menurut mereka, proses machine learning yang nyontek karya asli bisa dianggap sebagai pencurian hak cipta, apalagi kalau hasilnya mirip banget sama aslinya.

Related posts

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

Table of Contents

Toggle
  • Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI
  • Transformasi Meta Muse: Dari Chatbot Biasa Menjadi Agen AI Multitasking di Connect 2026

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

October 26, 2026
Transformasi Meta Muse: Dari Chatbot Biasa Menjadi Agen AI Multitasking di Connect 2026

Transformasi Meta Muse: Dari Chatbot Biasa Menjadi Agen AI Multitasking di Connect 2026

September 26, 2026

Studio Ghibli sendiri emang ikonik abis. Siapa yang nggak kenal film-film mereka? Dari Spirited Away yang menang Oscar, sampe The Boy and the Heron yang baru aja rilis. Karakter-karakternya yang imut dan cerita yang penuh fantasi bikin jutaan orang jatuh cinta. Tapi sekarang, gaya animasi khas mereka lagi dimanfaatin pengguna ChatGPT buat edit foto. Misalnya, foto selfie atau gambar hewan peliharaan diubah jadi ala Ghibli. Bahkan, CEO OpenAI, Sam Altman, pernah ganti foto profilnya di X (dulu Twitter) dengan versi “Ghiblified” dirinya sendiri. Lucu? Bagi Ghibli, ini malah bikin khawatir.

Kenapa sih mereka panik? Karena tren ini meledak sejak OpenAI luncurin generator gambar di ChatGPT Maret lalu. Banyak orang yang bikin ulang foto mereka dalam style Spirited Away atau My Neighbor Totoro. Bayangin, foto Albert Einstein aja bisa diedit jadi ala Ghibli, lengkap dengan elemen magisnya. Ilustrasi seperti itu lagi viral di media sosial, tapi bagi pemilik hak cipta, ini kayak nyuri resep rahasia tanpa bayar royalti. CODA bilang, ini bukan cuma soal gambar statis, tapi bisa meluas ke video.

Nah, yang bikin situasi makin tegang adalah peluncuran Sora, model AI baru dari OpenAI yang bisa bikin video realistis dari teks sederhana. Sora ini pintar banget, bahkan paham hukum fisika dasar, jadi videonya keliatan nyata. Tapi CODA takut kalau Sora dipake buat niru karakter Ghibli atau bahkan manipulasi figur publik yang udah meninggal. “Bayangin kalau tokoh kartun legendaris dimanfaatin tanpa izin,” kata mereka. Ini bisa bikin konten baru yang mirip banget, tapi tanpa kredit ke pencipta asli. Serem, kan? Apalagi di era di mana AI lagi booming, tapi etikanya masih abu-abu.

Ini bukan kasus pertama, loh. Dunia lagi rame perdebatan soal hak cipta dan AI. Banyak kreator, dari penulis sampe musisi, yang protes karena karya mereka dipake buat latih AI tanpa kompensasi. Di Jepang, yang budayanya kental dengan animasi dan manga, isu ini sensitif banget. CODA mewakili bukan cuma Ghibli, tapi juga penerbit besar lain yang takut industri kreatif mereka tergeser oleh mesin pintar. “Kami nggak anti-AI, tapi harus ada aturan main yang adil,” kurang lebih gitu pesan mereka.

kunjungi laman berita terbaru di Exposenews.id

Sekarang, gimana respons OpenAI? Sampai sekarang, mereka belum komentar resmi. Surat CODA ini cuma surat terbuka, jadi OpenAI bisa cuekin atau patuhi. Kalau nggak, Studio Ghibli dan kawan-kawan bisa ajuin gugatan hukum. Tapi, di Amerika Serikat—markas OpenAI—aturan hak cipta masih kuno, terakhir update tahun 1976. Belum ada undang-undang spesifik soal AI. Ada satu kasus mirip: Startup AI Anthropic digugat karena pakai buku berhak cipta buat latih modelnya. Hasilnya? Mereka cuma didenda karena dapet data secara ilegal, bukan karena proses latihannya. Jadi, presedennya masih tipis, dan hakim harus kreatif nafsirkan hukum lama buat teknologi baru.

Ini bikin kita mikir: Seberapa jauh AI boleh “belajar” dari karya manusia? Di satu sisi, AI kayak ChatGPT atau Sora bikin hidup lebih mudah—bisa edit foto instan atau bikin video tanpa syuting mahal. Tapi di sisi lain, kalau nggak ada batas, industri kreatif bisa ambruk. Bayangin animator Ghibli yang capek-capek bikin frame per frame, tapi AI bisa tiru dalam detik. Nggak adil, kan? Di Jepang, pemerintah lagi dorong regulasi lebih ketat, sementara di AS, perusahaan tech kayak OpenAI lagi lobi agar aturan longgar.

Buat kita di Indonesia, isu ini relevan banget. Kita punya banyak kreator lokal yang bikin animasi atau konten digital. Kalau AI bebas nyontek, bisa-bisa karya asli kita kalah saing. Mungkin saatnya kita dukung gerakan seperti CODA, biar AI berkembang tapi tetap hormati hak cipta. Siapa tahu, besok-besok ada kolaborasi resmi antara studio animasi dan AI, di mana keduanya saling untung.

Intinya, pertarungan Studio Ghibli vs OpenAI ini kayak film Ghibli sendiri: Penuh fantasi, tapi ada pesan moral di baliknya. Jangan sampai teknologi maju tapi etika ketinggalan. Kalau kamu penggemar Ghibli, yuk dukung mereka dengan nonton film asli, bukan yang AI-generated. Dan buat OpenAI, semoga mereka dengar suara ini sebelum jadi perang besar. Stay tuned di Olympic.or.id buat update selanjutnya—siapa tahu ada twist menarik! Apa pendapatmu soal ini? Share di komentar, ya!

Tags: aianime
Previous Post

WAH! Siri Mau Pakai Otak Google Gemini?

Next Post

Rahasia Kuliner Korea Pake AI Jadi Guidemu!

Next Post
Fangirling BTS di Seoul yang Bikin ARMY Gila!

Fangirling BTS di Seoul yang Bikin ARMY Gila!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Microsoft Ganti Nama! Aplikasi Office di Windows 11 Kini Jadi…

Microsoft Ganti Nama! Aplikasi Office di Windows 11 Kini Jadi…

1 year ago
Era GPT-4o Berakhir, Pengguna Diajak Beralih ke Generasi AI Terbaru

Era GPT-4o Berakhir, Pengguna Diajak Beralih ke Generasi AI Terbaru

9 months ago
Polemik Rating Usia Game di Steam Memanas, Kemkomdigi Tegaskan Itu Bukan Hasil Verifikasi Resmi IGRS

Cara Efektif Mengatasi WiFi yang Sering Ngadat Pas Meeting Online

7 months ago
OpenAI Resmi Masuki Bisnis Konsultasi dan Implementasi AI, Setelah Anthropic Lebih Dulu Melangkah

Piala Asia 2027 Akan Dimainkan di EA Sports FC, Timnas Indonesia Berpeluang Besar Masuk

6 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI
  • 8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2
  • Absensi Massal Gamer AS Jelang Peluncuran GTA 6 Berpotensi Gerus Produktivitas Negara Rp 18 Triliun

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

October 26, 2026
8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2

8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2

October 26, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In