Olympic.or.id – Produsen chip raksasa, Qualcomm, baru saja melancarkan serangan dahsyat ke pasar smartphone kelas terbawah! Mereka secara resmi meluncurkan dua senjata andalan baru, yaitu Snapdragon 6s 4G Gen 2 dan Snapdragon 4 Gen 4. Pokoknya, kedua chip ini siap membuat ponsel entry-level dan mid-range berubah menjadi monster kecepatan dengan harga yang pasti tetap bikin senyum. Namun, ada perbedaan utama yang harus kamu catat! Snapdragon 6s 4G Gen 2 sengaja dibatasi hanya untuk jaringan 4G/LTE, sementara si adik, Snapdragon 4 Gen 4, sudah siap membawamu menjelajah jaringan super cepat 5G.

Snapdragon 6s 4G Gen 2: Raja 4G yang Dikemas Ulang dengan Kekuatan Baru
Mari kita bahas Snapdragon 6s 4G Gen 2 lebih dalam! Chip ini menghadirkan peningkatan yang benar-benar signifikan dibanding pendahulunya. Secara mengejutkan, Qualcomm mengklaim performa CPU-nya melonjak drastis hingga 51 persen! Bayangkan, kecepatan clock-nya sekarang bisa mencapai 2,9 GHz. Selain itu, dari sisi grafis, GPU Adreno di dalamnya juga diklaim 20 persen lebih gesit. Akibatnya, chip ini dengan mudah mendukung layar beresolusi Full HD Plus yang super jernih dengan refresh rate super halus hingga 120 Hz.
Hebatnya lagi, Qualcomm memproduksi chip ini dengan proses fabrikasi 6 nm yang jauh lebih modern. Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya masih menggunakan proses 11 nm yang sudah ketinggalan zaman. Nah, untuk kamu yang hobi fotografi, chip ini juga punya kejutan! Ia mendukung kamera utama hingga resolusi monster 108 MP dan sudah dibekali dengan triple ISP 12-bit. Artinya, ponsel murah pun kini bisa mengolah konfigurasi tiga kamera sekaligus dengan lancar, serta merekam video Full HD yang smooth pada 60 fps.
Bukan hanya itu, Snapdragon 6s 4G Gen 2 ini ternyata ditenagai oleh RAM tipe LPDDR5 yang cepat, dengan kapasitas hingga 8GB! Penyimpanannya juga sudah memakai UFS 3.1 yang biasanya hadir di ponsel kelas menengah. Untuk urusan baterai, Qualcomm menyematkan teknologi Quick Charge 3. Teknologi ini diklaim mampu mengisi 80 persen daya baterai hanya dalam waktu sekitar 35 menit! Namun, untuk konektivitas, chip ini memang fokus pada 4G dengan kecepatan yang cukup, plus dukungan WiFi 5 dan Bluetooth 5.2.
Snapdragon 4 Gen 4: Gerbang Menuju 5G dengan Harga Semua Kalangan
Sekarang, kita beralih ke bintang berikutnya: Snapdragon 4 Gen 4! Chip ini hadir sebagai jawaban untuk membuat ponsel 5G menjadi sangat terjangkau. Yang paling menggiurkan, ia sudah dibekali dengan modem 5G sub-6 GHz generasi Release 16 yang canggih. Modem ini konon mendukung kecepatan unduh data hingga 2,5 Gbps! Untuk mendukung efisiensi, Qualcomm memproduksi chipset ini dengan proses fabrikasi 4 nm yang super modern dan hemat daya.
Meski harganya murah, dapur pacunya tidak main-main! Chip ini terdiri dari dua inti performa Kryo berkecepatan hingga 2,3 GHz dan enam inti efisiensi hingga 2,0 GHz. GPU Adreno di dalamnya juga dikabarkan mampu menangani layar Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Bahkan, keunggulan lain yang mengejutkan terletak pada dukungan memorinya. Chip ini sudah mendukung RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1—fitur premium yang biasanya ditemukan di ponsel kelas lebih tinggi!
Qualcomm juga tak lupa menyematkan teknologi pengisian daya cepat, yaitu Quick Charge 4+. Teknologi ini diklaim bisa mengisi 50 persen baterai hanya dalam waktu sekitar 15 menit! Di sisi kamera, Snapdragon 4 Gen 4 masih mendukung kamera hingga 108 MP dengan dual ISP dan perekaman video Full HD 60 fps. Memang, beberapa dukungan konektivitas lain seperti WiFi 5 dan Bluetooth 5.1 bisa dibilang agak lawas, tetapi hal ini jelas menjadi trade-off untuk menghadirkan 5G dengan harga yang sangat bersaing.
Lantas, kapan kita bisa membeli ponsel dengan chip keren ini? Kabarnya, ponsel pertama yang ditenagai Snapdragon 6s 4G Gen 2 dan Snapdragon 4 Gen 4 kemungkinan besar akan mulai membanjiri pasar global pada tahun depan. Informasi terpercaya ini berhasil dihimpun dari sumber terkemuka seperti GSMArena. Jadi, bersiaplah! Era ponsel murah dengan performa tinggi dan akses 5G yang terjangkau sebentar lagi akan dimulai. Pasar entry-level diprediksi akan menjadi semakin panas dan menarik untuk ditunggu.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews.or.id










