Olympic.or.id — Nothing, perusahaan teknologi asal London yang didirikan oleh Carl Pei (ya, salah satu pendiri OnePlus yang dulu bikin heboh dunia gadget itu), secara resmi meluncurkan headphone over-ear terbaru mereka yang bernama Nothing Headphone (a). Perangkat anyar ini langsung mencuri perhatian karena posisinya sebagai alternatif yang jauh lebih terjangkau dibandingkan Headphone 1 yang meluncur pada Juli 2025 lalu. Bukan cuma itu, momen peluncurannya pun bertepatan dengan kemunculan seri Nothing Phone (4a), menjadikannya sebagai satu paket kejutan dari perusahaan yang konsisten menghadirkan produk dengan DNA desain futuristik.
Yang paling mencengangkan dan bikin geleng-geleng kepala adalah klaim daya tahan baterainya. Coba bayangkan, dalam sekali cas, headphone ini mampu menemani aktivitas dengerin musik, podcast, atau zoom-an hingga 135 jam pemutaran! Artinya, kalau kamu pakai rata-rata 8 jam sehari, kamu bisa ngecas cuma sekali dalam waktu lebih dari dua minggu. Gila banget, kan?
Desain Lebih Ekspresif, Bukan Sekadar Transparan
Secara tampilan, Nothing memang tidak membuang jauh-jauh bahasa desain khas mereka yang futuristik. Bentuk earcup yang kotak dan tegas masih jadi ciri khas utama. Namun, di sinilah letak perbedaan signifikan dengan pendahulunya. Jika Headphone 1 memamerkan panel luar transparan yang memperlihatkan komponen internal, Headphone (a) justru tampil lebih berani dan “bernyawa” dengan balutan warna-warna yang jauh lebih ekspresif.
Nothing menyadari bahwa tidak semua orang ingin terlihat seperti sedang membawa perangkat laboratorium di kepala. Karena itu, mereka menyuguhkan pilihan warna pink mencolok yang cocok buat kamu yang suka tampil beda, kuning ceria yang bikin suasana hati langsung terang, serta opsi aman yakni hitam dan putih bagi penggemar gaya minimalis. Perubahan ini terlihat seperti upaya Nothing untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama generasi muda yang menjadikan aksesori sebagai bagian dari fashion statement.
Baterai Tahan Sampai Lupa Jalan ke Colokan Listrik
Mari kita bahas lebih dalam soal daya tahan baterai yang jadi value proposition utama perangkat ini. Klaim 135 jam atau setara lima hari pemakaian non-stop itu benar-benar membuat produk kompetitor di kelas harga yang sama bergidik. Bayangkan skenario ini: kamu berangkat liburan akhir pekan selama tiga hari dua malam, kamu lupa bawa charger, tapi headphone ini tetap setia menemani perjalananmu hingga kamu pulang ke rumah. Inilah yang ditawarkan Nothing kepada konsumen.
Tidak berhenti di situ, fitur pengisian cepatnya juga patut diacungi jempol. Hanya dengan mencolokkan charger selama lima menit, kamu mendapatkan tambahan waktu putar hingga lima jam. Cocok banget buat kamu yang tipe orang suka terburu-buru dan baru ingat kalau headphone mau habis baterainya saat sudah di ambang pintu.
Kualitas Audio yang Tidak Main-Main
Nothing Headphone (a) tidak hanya mengandalkan baterai jumbo sebagai senjata utama. Di sektor audio, mereka membekalinya dengan driver berukuran 40 mm yang dilengkapi diafragma berlapis titanium. Pemilihan material ini bukan tanpa alasan. Lapisan titanium membuat struktur driver menjadi lebih kaku, sehingga mampu bergerak lebih presisi dan mengurangi distorsi suara. Hasilnya, suara yang dihasilkan terdengar lebih jernih dan detail, baik itu vokal, dentuman bass, maupun petikan gitar akustik.
Dukungan terhadap Hi-Resolution Audio Wireless dan codec LDAC menjadi bukti bahwa Nothing serius menghadirkan kualitas audio setara kelas atas. Buat kamu yang suka utak-atik suara, aplikasi Nothing X menyediakan equalizer delapan band. Kamu bisa mengatur frekuensi rendah biar lebih menggelegar atau menaikkan frekuensi tinggi untuk menonjolkan vokal, semua bisa dilakukan dengan mudah melalui ponsel.
Peredam Bising yang Bisa Disesuaikan Mood
Fitur peredam bising atau adaptive active noise cancellation (ANC) juga hadir dengan tiga tingkatan pengaturan. Kamu bisa memilih mode rendah untuk situasi kantor yang sedikit ramai, mode sedang untuk kafe, atau mode tinggi untuk membungkam total suara mesin pesawat. Jika kamu perlu berinteraksi dengan kasir atau sekadar mendengar pengumuman di stasiun, cukup aktifkan transparency mode. Suara dari luar akan masuk secara alami tanpa harus melepas headphone.
Tombol Fisik dan Fitur Unik “Channel Hop”
Salah satu hal yang membuat Headphone 1 disukai adalah kontrol fisiknya yang intuitif. Nothing tidak mengubah formula itu. Mereka tetap mempertahankan kombinasi roller, paddle, dan tombol pada ear cup. Kamu bisa menggulir roller untuk mengatur volume, menekan paddle untuk mengganti lagu, atau menekan tombol khusus untuk menjalankan fitur-fitur tertentu.
Bicara soal fitur, Nothing memperkenalkan sesuatu yang mereka sebut Channel Hop. Ini adalah fitur yang memungkinkan pengguna berpindah antar aplikasi atau fungsi cukup dengan satu kali tekan tombol. Misalnya, kamu lagi dengerin Spotify, tekan tombol, langsung bisa membuka TikTok tanpa menyentuh ponsel. Yang lebih keren lagi, tombol ini bisa difungsikan sebagai remote shutter kamera. Saat kamu lagi nge-grup dan mau foto bareng, tinggal pencet tombol di headphone, jepretan pun diambil. Praktis banget!
Meskipun didesain sebagai over-ear dengan earcup besar yang membungkus seluruh telinga, bobotnya hanya sekitar 310 gram. Dipadukan dengan bantalan telinga berbahan memory foam, kenyamanan dalam pemakaian jangka panjang terjamin. Sertifikasi IP52 juga menjadi nilai tambah, membuat headphone ini tahan terhadap debu dan percikan air ringan. Jadi, tidak perlu panik kalau tiba-tiba gerimis atau keringat saat dipakai olahraga ringan.
Harga dan Ketersediaan
Nothing Headphone (a) dibanderol dengan harga 199 dolar AS, atau jika dikonversikan sekitar Rp 3,3 juta. Bandingkan dengan Headphone (1) yang dijual di Indonesia dengan harga Rp 4,2 juta. Untuk selisih hampir satu juta rupiah, kamu mendapatkan desain baru yang lebih ekspresif dan baterai yang luar biasa tahan lama. Meski demikian, informasi mengenai ketersediaannya di Indonesia memang belum diumumkan. Namun, melihat Headphone (1) sudah masuk ke pasar tanah air melalui toko ritel, optimisme bahwa perangkat ini akan segera menyusul cukup besar. Yang jelas, dengan spesifikasi dan harga segini, Nothing Headphone (a) siap menjadi rebutan para pecinta audio yang mendambakan kebebasan tanpa perlu terus-menerus menempel ke colokan listrik. Tertarik untuk meminangnya?
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id









