Olympic.or.id – Jika kamu selama ini menanti-nanti prosesor gaming terkencang di pasaran, bersiaplah untuk tercengang. Intel akhirnya membuka tabir dua jagoan desktop terbaru mereka dari keluarga Core Ultra seri K Plus. Mereka adalah Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus. Bukan sekadar ganti nama, Intel benar-benar menyuntikkan nyawa baru ke dalam lini prosesor gaming “Arrow Lake” yang sebelumnya sudah hadir lewat model Core Ultra 7 265K dan Core Ultra 5 245K.
Yang bikin gempar, klaim performanya sungguh gila-gilaan. Secara umum, Intel menyatakan bahwa Core Ultra 7 270K mampu melesatkan performa gaming hingga 39 persen pada beberapa judul game tertentu. Hebatnya lagi, rata-rata peningkatan di semua game mencapai 15 persen jika dibandingkan dengan model pendahulunya. Sementara itu, sang adik, Core Ultra 5 250K Plus, juga tak mau kalah. Performa gamingnya disebut-sebut bisa terdongkrak hingga 24 persen di game-game spesifik, dengan rata-rata lompatan performa sekitar 13 persen dari generasi sebelumnya. Angka-angka ini jelas bukan sekadar gimmick pemasaran, melainkan lompatan teknis yang serius.
Spesifikasi Gahar Intel Core Ultra 7 270K Plus
Intel menempatkan Core Ultra 7 270K Plus sebagai model tertinggi dalam lini “Plus” kali ini. Prosesor ini membawa konfigurasi inti yang jauh lebih padat. Intel mendongkrak jumlah core-nya hingga mencapai 24 inti dengan 24 threads. Sebagai perbandingan, pendahulunya hanya memiliki 20 core dan 20 threads. Nah, rahasia dari penambahan ini terletak pada Efficient Cores atau E-Cores. Jumlahnya kini melonjak menjadi 16 inti. Sementara itu, Performance Cores atau P-Cores-nya tetap di angka 8 inti.
Desain hybrid ini memungkinkan prosesor untuk membagi tugas secara cerdas. P-Cores akan bekerja ekstra keras saat kamu bermain game atau rendering video, sedangkan E-Cores akan mengambil alih tugas-tugas ringan di latar belakang. Untuk urusan kecepatan, CPU ini mampu mencapai clock tertinggi hingga 5,5 GHz. Base clock-nya sendiri berada di angka 3,2 GHz untuk E-Cores dan 3,7 GHz untuk P-Cores.
Intel juga membekalinya dengan Intel Smart Cache sebesar 36 MB. Ini akan memastikan data yang sering diakses oleh prosesor bisa didapatkan dengan sangat cepat. Soal konsumsi daya, TDP-nya berada di angka 125 watt. Namun, ketika mode boost atau turbo aktif, konsumsi dayanya bisa melonjak hingga 250 watt. Tentunya, dukungan memori terkini juga ia usung, yaitu DDR5-7200, yang akan memastikan aliran data dari RAM ke CPU tidak tersendat.
Intel Core Ultra 5 250K Plus: Si “Middle Child” yang Mematikan
Pindah ke lini kelas menengah, Intel Core Ultra 5 250K Plus hadir dengan segudang kejutan. Prosesor ini kini memiliki 18 inti dan 18 threads. Jumlah ini naik signifikan dari model sebelumnya yang hanya 14 core. Sama seperti kakaknya, penambahan ini juga bersumber dari Efficient Cores (E-Cores) yang kini berjumlah 12 inti. Sementara itu, jumlah Performance Cores (P-Cores) tetap di angka 6 inti.
Dengan komposisi ini, prosesor ini menjadi pilihan sangat menarik bagi gamer yang juga sering melakukan aktivitas produktif seperti editing video atau streaming. Kecepatan clock tertingginya mencapai 5,3 GHz. Untuk base clock, ia berjalan di 3,5 GHz untuk E-Cores dan 4,2 GHz untuk P-Cores. Artinya, bahkan dalam keadaan standar pun, ia sudah sangat responsif.
Intel membenamkan Smart Cache sebesar 30 MB pada model ini. Tingkat konsumsi daya dasarnya juga 125 watt. Yang menarik, saat mode boost, konsumsi daya maksimumnya hanya mencapai 159 watt. Ini menandakan bahwa efisiensi daya pada model ini cukup terjaga, sehingga tidak akan terlalu membebani pendingin atau tagihan listrik. Dukungan memorinya pun tak main-main, sama-sama bisa menggunakan DDR5-7200.
Harga dan Ketersediaan: Siapkan Dana Mulai 3 Jutaan!
Kabar baiknya, kita tak perlu menunggu terlalu lama. Intel, sebagaimana dilansir dari PCGuide, memastikan kedua prosesor Core Ultra K Plus ini akan mulai menghiasi rak-rak toko pada 26 Maret 2026 mendatang. Jadi, hitung mundur pun bisa dimulai.
Soal harga, Intel membanderolnya cukup kompetitif. Intel Core Ultra 5 250K Plus dijual dengan harga rekomendasi (MSRP) mulai dari 199 dollar AS atau setara dengan sekitar Rp 3,3 jutaan. Angka ini terbilang sangat menarik untuk sebuah prosesor dengan 18 core yang sanggup ngebut hingga 5,3 GHz.
Sementara itu, bagi mereka yang mengincar performa tertinggi, Intel Core Ultra 7 270K Plus dibanderol mulai dari 299 dollar AS, atau kira-kira Rp 5 jutaan. Dengan harga segitu, kamu membawa pulang prosesor 24 core dengan clock 5,5 GHz yang siap melibas game-game berat dan aplikasi profesional.
Hanya saja, Intel belum mengumbar informasi lebih lanjut mengenai harga spesifik untuk pasar Indonesia. Seperti biasa, kita harus bersabar menunggu distribusi resmi masuk ke Tanah Air. Tapi melihat tren sebelumnya, kehadirannya di toko online tanah air biasanya tak akan lama setelah rilis global. Jadi, pantau terus dan siapkan dompetmu!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









