Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
September 18, 2026
in Berita
0
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Langkah mengejutkan kembali mengguncang industri teknologi setelah raksasa kecerdasan buatan dunia, OpenAI, dikabarkan resmi mencaplok perusahaan perintis teknologi kamera smartphone, Glass Imaging. Bahkan, nilai akuisisi fantastis ini diperkirakan menembus angka lebih dari 300 juta dollar AS, atau jika dikonversikan ke dalam mata uang lokal mencapai angka fantastis sekitar Rp 5,3 triliun (berdasarkan kalkulasi nilai tukar kurs sebesar Rp 17.600 per dollar AS).

Berdasarkan rincian laporan eksklusif yang dirilis oleh The Wall Street Journal, manuver bisnis bernilai triliunan rupiah ini sebenarnya menandai strategi besar perusahaan dalam mengakselerasi pengembangan ekosistem perangkat keras (hardware) masa depan yang terintegrasi secara mendalam dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
  • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
  • Video Hands-On Steam Frame Bocor, Perlihatkan Isi Dus hingga Baterai Controller Terbaru Valve
  • Sentuhan Dingin Eks Insinyur Apple di Balik Teknologi Kamera AI
  • Siasat Ambisius OpenAI Garap Perangkat Keras dan Akuisisi Jony Ive

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026
Video Hands-On Steam Frame Bocor, Perlihatkan Isi Dus hingga Baterai Controller Terbaru Valve

Video Hands-On Steam Frame Bocor, Perlihatkan Isi Dus hingga Baterai Controller Terbaru Valve

September 16, 2026

Bagi yang belum familier, Glass Imaging merupakan perusahaan pengembang teknologi mutakhir yang berfokus mendobrak efisiensi sistem kamera untuk perangkat ponsel pintar. Di samping itu, perusahaan rintisan berprospek cerah ini telah berdiri sejak tahun 2019 silam dan bermarkas pusat di kawasan teknologi Los Altos, California, Amerika Serikat.

Sebelum pada akhirnya resmi diakuisisi oleh sang pembuat ChatGPT, Glass Imaging tercatat sudah lebih dulu mengamankan suntikan modal segar senilai kurang lebih 30 juta dollar AS yang berhasil dihimpun dari deretan investor kelas atas yang sangat memercayai prospek cerah teknologi pemrosesan visual mereka.

Sentuhan Dingin Eks Insinyur Apple di Balik Teknologi Kamera AI

Di balik keunggulan teknologi tersebut, rupanya sosok dua pakar hebat bernama Ziv Attar dan Tom Bishop menjadi otak utamanya. Menariknya lagi, kedua pendiri ini merupakan mantan insinyur berpengalaman dari Apple yang dahulunya pernah memimpin secara langsung tim pengembang fitur legendaris Portrait Mode pada sistem kamera iPhone.

Oleh sebab itu, rekam jejak panjang serta pemahaman mendalam yang mereka dapatkan sewaktu menggarap optik premium Apple tersebut lantas dijadikan sebagai landasan utama dalam merancang seluruh arsitektur teknologi pemrosesan gambar di Glass Imaging.

Sebagai keunggulan utamanya, alih-alih cuma memanfaatkan teknologi AI sekadar untuk mengedit foto setelah pemotretan selesai, Glass Imaging justru menerapkan pemrosesan jaringan saraf buatan (neural networks) canggih untuk mendongkrak kualitas visual secara langsung (real-time) sejak momen pertama saat gambar diambil.

Lebih jauh lagi, arsitektur teknologi canggih ini dirancang secara spesifik agar mampu mempelajari dan memetakan karakteristik unik dari tiap sistem optik kamera, termasuk memahami secara mendalam perbedaan teknis kamera yang digunakan pada berbagai lini dan model ponsel pintar dari bermacam produsen.

Berkat hadirnya pendekatan pemrosesan berbasis neural network yang sangat presisi ini, algoritma AI secara cerdas sanggup membantu menutupi serta mengatasi berbagai hambatan maupun keterbatasan fisik yang selama ini membatasi kinerja optik kamera pada perangkat ponsel pintar.

Alhasil, rekayasa canggih buatan Glass Imaging ini memungkinkan modul kamera ponsel pintar menghasilkan kualitas foto jepretan yang luar biasa jernih serta tajam, tanpa perlu memaksa produsen smartphone memperbesar ukuran fisik komponen lensa atau sensor kamera yang dapat membuat bodi ponsel menjadi tebal.

Siasat Ambisius OpenAI Garap Perangkat Keras dan Akuisisi Jony Ive

Kendati kabar pengambilalihan ini telah beredar luas, pihak OpenAI sendiri sampai saat ini masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan komentar resmi apapun mengenai transaksi akuisisi tersebut. Namun, berbagai rumor industri justru makin meyakini bahwa pengembang ChatGPT ini memang sedang secara gencar menyiapkan beberapa proyek rahasia perangkat keras berbasis AI.

Tak hanya itu, keberanian OpenAI untuk mengarungi persaingan bisnis perangkat keras sebenarnya bukanlah hal baru yang pertama kali mereka lakukan dalam peta persaingan teknologi. Sebab, pada tahun 2025 lalu, CEO OpenAI Sam Altman bersama mantan perancang desain legendaris Apple (Chief Design Officer), Jony Ive, telah resmi mengumumkan kolaborasi akbar dalam mengembangkan lini perangkat keras pintar melalui perusahaan startup bentukan mereka yang bernama io.

Selanjutnya, OpenAI tanpa ragu-ragu langsung mengeksekusi aksi akuisisi penuh terhadap perusahaan milik Jony Ive tersebut dengan menyiapkan dana jumbo yang diperkirakan mencapai nilai fantastis sekitar 6,5 miliar dollar AS.

Maka dari itu, keputusan spektakuler ini secara otomatis tercatat sebagai salah satu pijakan paling monumental bagi perjalanan bisnis OpenAI dalam memperluas dominasi imperiumnya, bergerak dari sekadar pengembang perangkat lunak (software) berbasis AI menuju pemain utama di ranah hardware.

Kini, melalui keberhasilan mereka mencaplok Glass Imaging, OpenAI secara tidak langsung telah memperkuat amunisi dan menambah kapasitas keahlian baru di bidang pengolahan teknologi kamera ponsel pintar generasi mendatang.

Meskipun demikian, sebagaimana yang telah dihimpun dari laporan mendalam The Wall Street Journal, publik dunia sampai sekarang masih belum bisa mengetahui secara pasti mengenai bagaimana mekanisme persisnya teknologi buatan Glass Imaging ini akan diimplementasikan ke dalam produk fisik buatan OpenAI kelak.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: openai
Previous Post

Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

Next Post

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

Next Post
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Reddit Sudah Bisa Diakses Tanpa VPN, Pemerintah Jelaskan Alasan di Baliknya

RTX 3060 Kembali Dijual, Harganya Justru Melampaui RTX 5060 yang Lebih Baru

3 months ago
Roblox Rubah Aturan Konten Dewasa

Roblox Rubah Aturan Konten Dewasa

1 year ago
Rayakan Dua Dekade ASUS ROG, Zephyrus Duo 2026 Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

Google Gunakan Nyamuk Jantan Pembawa Wolbachia untuk Kurangi Populasi Aedes Aegypti

3 months ago
Fitur “Brain Health” Samsung untuk Deteksi Demensia Diperlihatkan di CES 2026

Fitur “Brain Health” Samsung untuk Deteksi Demensia Diperlihatkan di CES 2026

8 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In