Olympic.or.id – Tunggu apa lagi? Apple baru saja melakukan gebrakan luar biasa dengan merombak total asisten virtual mereka, dan mereka pun mengubah nama Siri menjadi Siri AI, kabar ini langsung menghentak dunia teknologi. Perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan transformasi besar-besaran ini dalam gelaran Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 yang digelar pada Senin (8/6/2026) waktu Amerika Serikat—atau tepatnya Selasa (9/6/2026) dini hari waktu Indonesia. Dengan pembaruan ini, Apple dengan berani mengajak Siri naik ke level yang jauh lebih tinggi karena tujuannya jelas: menantang langsung para raksasa chatbot AI populer seperti ChatGPT buatan OpenAI dan Gemini milik Google. Jelas sekali, Apple tidak mau ketinggalan kereta AI!

Lantas, apa saja yang bisa dilakukan Siri AI? Dalam demonstrasi yang memukau, Apple langsung menunjukkan berbagai kemampuan baru yang sebelumnya hanya mimpi, mulai dari mencari informasi supercepat, merencanakan kegiatan liburan, membantu berbelanja daring, hingga mengatur agenda harian secara cerdas. Wakil Presiden Apple untuk rekayasa Siri, Mike Rockwell, dengan percaya diri menjelaskan bahwa Siri AI akan memanfaatkan berbagai sumber informasi untuk menjawab pertanyaan dan menyelesaikan tugas pengguna. “Siri kini menjadi asisten yang jauh lebih mumpuni yang membantu Anda menemukan apa yang Anda butuhkan dan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan,” ujar Rockwell tegas, seperti dikutip dari CNBC. Artinya, tidak ada lagi alasan untuk mengeluh!
Lebih Pintar Berkat Integrasi Data
Terlebih lagi, menurut penjelasan Apple, Siri AI dapat mengakses data pribadi yang tersimpan di perangkat pengguna. Ya, dia bisa membaca foto, pesan, kalender, hingga pengingat Anda! Namun, bukan hanya itu karena asisten virtual pintar ini juga dapat memanfaatkan informasi mutakhir dari internet untuk memberikan jawaban yang lebih lengkap dan relevan. Integrasi yang lebih dalam dengan sistem operasi pun diklaim oleh Apple sebagai salah satu keunggulan utama Siri AI dibandingkan chatbot AI pihak ketiga. Berkat kemampuan canggih tersebut, Siri AI dengan mudah membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas tanpa perlu repot-repot berpindah aplikasi. Sebagai contoh, pengguna cukup meminta Siri AI mencari informasi tertentu dari foto atau pesan, kemudian langsung membuat pengingat, hingga menjadwalkan acara di kalender dengan lebih cepat. Semua mengalir begitu mulus!
Perlu dicatat, perombakan ini menjadi perubahan paling dramatis yang pernah dialami Siri sejak pertama kali diakuisisi oleh Apple pada 2010 dan mulai disematkan ke perangkat iPhone pada 2011. Oleh karena itu, langkah ini juga menandai keseriusan Apple yang luar biasa dalam mengejar para pesaingnya di industri AI. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan dari Cupertino ini dinilai tertinggal jauh dari OpenAI, Google, dan Anthropic dalam pengembangan chatbot berbasis AI generatif. Sebelumnya, integrasi ChatGPT ke Siri baru dihadirkan oleh Apple pada 2024—dua tahun setelah chatbot tersebut pertama kali diluncurkan. Namun, sekarang mereka membalikkan keadaan!
Dalam proses pengembangannya, Apple pun tidak bergerak sendirian karena mereka secara strategis bekerja sama dengan Google. Pada Januari lalu, kemitraan kuat yang memungkinkan model AI Gemini digunakan untuk mendukung kemampuan generasi terbaru diumumkan oleh perusahaan tersebut. Meskipun demikian, Apple tetap menegaskan bahwa Siri AI akan menawarkan pengalaman yang lebih terintegrasi dengan ekosistem perangkat Apple dibandingkan layanan AI lainnya. Dengan kata lain, Anda tetap mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia: kecerdasan Gemini yang dioptimalkan secara sempurna di iPhone, iPad, dan Mac Anda.
Kapan Bisa Dicoba? Catat Tanggalnya!
Apple kemudian menyebut bahwa Siri AI siap digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, mulai dari mencari rekomendasi wisata terbaik, meminta saran olahraga yang dipersonalisasi, hingga membantu mencari ide kreatif untuk konten atau pekerjaan. Semua dilakukan dengan bahasa yang alami dan respons yang cepat. Tentu saja, pengguna akhirnya bisa bernapas lega karena asisten suara bawaan Apple benar-benar menjadi “pintar” setelah sekian lama.
Kabar baik lainnya datang dari Wakil Presiden Senior Rekayasa Perangkat Lunak Apple, Craig Federighi, karena dia mengonfirmasikan bahwa Siri AI akan mulai tersedia untuk iPhone, iPad, dan Mac pada akhir tahun ini. Namun, perlu diingat: pada tahap awal hanya akan mendukung bahasa Inggris. Meskipun begitu, dukungan untuk bahasa lain akan ditambahkan secara bertahap setelah peluncuran perdana. Jadi, bagi yang berbahasa Indonesia, kita masih harus bersabar sedikit lebih lama.
Di sisi lain, sebuah informasi penting perlu disampaikan di sini. Apple dengan jujur mengatakan bahwa belum akan tersedia di Uni Eropa dan China. Mengapa? Karena perusahaan tersebut masih sibuk menyesuaikan layanan canggih ini dengan persyaratan regulasi yang cukup ketat di kedua wilayah tersebut. Jadi, sementara pengguna di AS dan beberapa negara lain bisa langsung mencicipi Siri AI, pengguna di Eropa dan China harus menunggu hingga Apple merampungkan urusan birokrasi. Namun, semuanya tetap terasa menjanjikan karena Siri AI akhirnya siap mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat Apple—dan itu adalah kabar yang sangat dinantikan oleh para penggemar teknologi di seluruh dunia!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









