Friday, October 2, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Insta360 Layangkan Gugatan Balik ke DJI di Tengah Sengketa Desain Kamera

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
June 28, 2026
in Berita
0
Sakana AI Rilis Fugu, Alternatif Pengganti Claude Fable 5 yang Diblokir AS
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Persaingan sengit antara dua raksasa kamera populer, DJI dan Insta360, kini memasuki babak baru yang semakin panas. Setelah DJI melayangkan gugatan pertama terhadap Insta360 atas dugaan pelanggaran paten terkait kamera genggam Luna Ultra, kini giliran Insta360 yang tak tinggal diam dan membalas serangan dengan kekuatan penuh.

Perusahaan teknologi asal China tersebut dengan berani mengumumkan telah mengajukan dua gugatan balik terhadap DJI di pengadilan Amerika Serikat. Dalam langkah strategis ini, Insta360 dengan tegas menuduh DJI telah melanggar sejumlah paten penting yang berkaitan erat dengan teknologi gimbal dan kamera 360 derajat.

Related posts

Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li

Table of Contents

Toggle
    • Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li
    • Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta
  • Bermula dari Peluncuran Insta360 Luna Ultra
  • Insta360 Bantah Semua Tuduhan dengan Tegas
  • Perseteruan Semakin Memanas

Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li

October 1, 2026
Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

September 29, 2026

Menurut keterangan resmi Insta360, teknologi yang dipersengketakan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari sistem stabilisasi gimbal yang canggih, kontrol arah gimbal yang presisi, teknologi stabilisasi kamera mutakhir, tampilan data telemetri atau telemetry overlay yang informatif, hingga stabilisasi video panorama yang mulus. Teknologi-teknologi canggih ini, menurut klaim Insta360, telah digunakan secara luas di berbagai lini produk unggulan DJI, mencakup seri Osmo Pocket yang populer, lini Ronin/RS untuk pembuatan film profesional, Osmo Mobile untuk pengguna ponsel, hingga kamera 360 derajat terbaru mereka, DJI Osmo 360.

“Di Insta360, kami sebenarnya lebih suka membiarkan produk-produk inovatif kami yang berbicara melalui kualitas dan performa,” ujar pendiri Insta360, JK Liu, dengan penuh keyakinan sebagaimana dilansir dari GSMArena. “Namun, kami sama sekali tidak gentar menghadapi pertarungan hukum apabila kami ditantang. Kami berkomitmen penuh untuk melindungi setiap inovasi yang telah kami hasilkan dan akan mengambil langkah-langkah tegas guna mempertahankan hak kekayaan intelektual kami dari segala bentuk pelanggaran,” lanjut Liu dengan nada mantap.

Bermula dari Peluncuran Insta360 Luna Ultra

Konflik panas antara dua perusahaan teknologi ini sebenarnya berakar pada momen krusial tanggal 10 Juni lalu, yang bertepatan dengan peluncuran produk terbaru Insta360, Luna Ultra. Di hari yang sama, DJI dengan sigap mengajukan dua gugatan terpisah di pengadilan Amerika Serikat, yang pada intinya menuduh bahwa Luna Ultra memiliki kemiripan yang mencolok dengan kamera gimbal terbaru mereka, Osmo Pocket 4P.

Kedua produk ini memang sama-sama hadir sebagai kamera saku atau pocket yang dirancang khusus untuk kebutuhan vlogging, dengan keunggulan dilengkapi dua kamera yang mumpuni. DJI berpendapat bahwa desain Luna Ultra telah melanggar paten desain yang telah mereka miliki.

Dalam dokumen gugatan yang diajukan, DJI secara rinci menyebut sejumlah elemen desain yang dianggap memiliki kemiripan substansial. Mulai dari bentuk bodi yang memanjang khas, leher penghubung ke gimbal, modul kamera yang terletak di bagian atas, layar putar yang fleksibel, hingga tata letak tombol dan roda kontrol yang dinilai memiliki kesamaan signifikan. Tidak hanya mengklaim pelanggaran pada aspek desain fisik, DJI juga menuduh Insta360 melanggar empat paten teknologi yang berkaitan erat dengan sistem pelacakan subjek dan kontrol gimbal otomatis yang canggih.

Melalui gugatan tersebut, DJI meminta pengadilan untuk mengeluarkan perintah permanen yang dapat menghentikan penjualan Luna Ultra di pasar Amerika Serikat, sebuah langkah yang tentunya akan berdampak besar pada bisnis Insta360.

Insta360 Bantah Semua Tuduhan dengan Tegas

Menghadapi tuduhan serius dari DJI, Insta360 sama sekali tidak tinggal diam. Perusahaan yang bermarkas di Shenzhen, China ini dengan lantang menolak semua tuduhan yang dilayangkan DJI. Mereka menegaskan bahwa Luna Ultra merupakan hasil penelitian dan pengembangan independen yang telah dimulai sejak tahun 2020, jauh sebelum DJI memperkenalkan Osmo Pocket 4P ke publik.

Menurut penjelasan Insta360, berbagai produk terdahulu yang telah mereka kembangkan turut menjadi fondasi kuat dalam pengembangan Luna Ultra. Produk-produk tersebut mencakup kamera modular ONE R yang inovatif, webcam Link Series yang berkualitas, hingga gimbal Flow Series yang telah terbukti handal di pasaran.

“Luna Ultra adalah buah dari bertahun-tahun riset dan pengembangan independen yang kami lakukan, bukan sekadar respons terhadap produk kompetitor,” tegas Liu dengan nada bersemangat.

Ia bahkan dengan tajam menyebut bahwa keputusan DJI menggugat tepat pada hari peluncuran Luna Ultra menunjukkan betapa khawatirnya DJI terhadap kehadiran pesaing baru yang dinilai sangat kompetitif dan mengancam posisi mereka di pasar.

Perseteruan Semakin Memanas

Konflik hukum ini menjadi babak terbaru dalam rivalitas DJI dan Insta360 yang semakin agresif dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, awal tahun ini DJI juga telah menggugat Insta360 di pengadilan China. Saat itu, DJI menuduh Insta360 merekrut mantan karyawannya dan menggunakan hasil riset serta pengembangan yang diduga dicuri untuk mengajukan paten terkait teknologi drone.

Dalam tanggapan yang diunggah di media sosial Weibo, Liu menegaskan bahwa Insta360 tidak pernah menyembunyikan karyawan penemu paten, sebagaimana tudingan DJI. Menurutnya, yang dilakukan perusahaan hanyalah perlindungan standar sebagaimana praktik umum yang dilakukan berbagai perusahaan di industri teknologi. Bahkan Liu menyatakan bahwa perusahaannya belum banyak memakai paten yang diperkarakan karena dinilai sudah lawas atau tidak lagi relevan dengan teknologi terkini.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana hasil akhir gugatan dari kedua belah pihak. Namun satu hal yang pasti, perang paten sengit antara DJI dan Insta360 ini diprediksi masih akan berlangsung panjang dan semakin menarik untuk diikuti. Kedua raksasa teknologi ini sama-sama menunjukkan gigi mereka dalam mempertahankan hak kekayaan intelektual masing-masing, membuktikan bahwa inovasi di dunia kamera dan gimbal adalah medan pertempuran yang tak pernah sepi dari persaingan.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

POCO Pad C1 Resmi di Indonesia, Diskon Spesial Selama Masa Pre-Sale

Next Post

OpenAI Pamerkan Chip AI Jalapeño dengan 6 Modul Memori HBM, Ukuran Mendekati Maksimal EUV

Next Post
Sakana AI Rilis Fugu, Alternatif Pengganti Claude Fable 5 yang Diblokir AS

OpenAI Pamerkan Chip AI Jalapeño dengan 6 Modul Memori HBM, Ukuran Mendekati Maksimal EUV

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

iMac G3 Klasik Dihidupkan Kembali dalam Bentuk Lego!

iMac G3 Klasik Dihidupkan Kembali dalam Bentuk Lego!

1 year ago
Rayakan Dua Dekade ASUS ROG, Zephyrus Duo 2026 Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

Rayakan Dua Dekade ASUS ROG, Zephyrus Duo 2026 Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

3 months ago
Cloudflare Bakal ‘Mati’ di RI? Ancaman Komdigi

Cloudflare Bakal ‘Mati’ di RI? Ancaman Komdigi

11 months ago
Nutanix NAI 2.8 Hadirkan Kemudahan Perusahaan Jalankan Agentic AI Tanpa Migrasi Ulang Sistem

Hisense Tambah Jajaran Ponsel E-Ink dengan A10 Pro dan A10 Ultra, Kini Disertai Layar LCD Magnetis Berwarna

1 month ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem
  • Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra
  • Bawa Racikan Kamera ARRI, Honor Magic 9 Pro Max Resmi Debut dengan Baterai Jumbo

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem

Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem

October 2, 2026
Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra

Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra

October 2, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In