Olympic.or.id – Persaingan kecerdasan buatan kian memanas! Raksasa teknologi asal China, Alibaba, baru saja meluncurkan versi pratinjau dari senjata terbarunya, model AI bernama Qwen3.8 Max. Langkah ini langsung menyedot perhatian industri teknologi global.
Model anyar ini diposisikan sebagai AI kelas flagship dalam keluarga Qwen. Yang membuat heboh, Alibaba dengan percaya diri mengklaim bahwa Qwen3.8 Max memiliki kemampuan yang sebanding dengan deretan model AI tercanggih atau frontier AI yang saat ini tersedia di pasar. Klaim ini tentu saja membuat banyak pihak penasaran.
Lebih mengejutkan lagi, perusahaan menyebut bahwa kemampuan model ini hanya berada di bawah Claude Fable 5 buatan Anthropic. Meski demikian, Alibaba tetap optimistis karena Qwen3.8 Max diklaim mampu menyaingi model-model AI terkemuka lainnya secara kompetitif. Namun, perlu diingat bahwa klaim-klaim menggiurkan ini masih berasal dari pengujian internal Alibaba sendiri. Artinya, kita masih perlu menunggu verifikasi dari pihak ketiga.
Kekuatan Dahsyat di Balik 2,4 Triliun Parameter
Apa yang membuat Qwen3.8 Max begitu istimewa? Jawabannya terletak pada jumlah parameternya yang mencapai 2,4 triliun. Secara sederhana, parameter bisa diibaratkan sebagai komponen-komponen yang dipelajari model selama proses pelatihan. Komponen inilah yang kemudian digunakan untuk mengenali pola dan menghasilkan respons yang akurat.
Meskipun para ahli kerap mengingatkan bahwa jumlah parameter tidak selalu mencerminkan kualitas model secara langsung, angka 2,4 triliun tetaplah pencapaian yang spektakuler. Jumlah ini menjadikan Qwen3.8 Max sebagai salah satu model AI terbesar yang pernah diperkenalkan oleh Alibaba sepanjang sejarah.
Shuai Bai, pengembang utama Qwen, mengungkapkan kebanggaannya. Menurutnya, Qwen3.8 Max merupakan model multimodal pertama dari timnya yang memiliki lebih dari satu triliun parameter. Kemampuan multimodal ini menjadi nilai jual utama karena memungkinkan model untuk memproses berbagai jenis masukan, bukan hanya teks biasa. Model ini bisa memahami gambar, video, dan dokumen secara bersamaan. Inilah yang membedakannya dari model-model sebelumnya.
Dioptimalkan untuk Coding dan Pekerjaan Kantor
Alibaba tidak main-main dalam mengembangkan Qwen3.8 Max. Perusahaan menyatakan bahwa model ini membawa peningkatan kemampuan yang signifikan dibandingkan pendahulunya, Qwen3.7 Max. Peningkatan ini terutama difokuskan untuk menangani pekerjaan-pekerjaan kompleks yang membutuhkan kecerdasan tingkat tinggi.
Bidang-bidang yang menjadi target utama antara lain penulisan kode pemrograman, pembangunan aplikasi secara menyeluruh atau full-stack development, analisis data yang rumit, hingga otomatisasi alur kerja perkantoran. Semua ini menjadi bukti bahwa Alibaba serius ingin menggarap pasar profesional dan korporasi.
Yang lebih menarik, model ini juga diarahkan sebagai fondasi untuk agen AI. Berbeda dengan chatbot biasa yang hanya menjawab pertanyaan, agen AI merupakan sistem cerdas yang dapat menjalankan serangkaian tugas secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai alat atau aplikasi lain. Ini menjadi gambaran masa depan AI yang lebih otonom dan bermanfaat.
Akses Terbatas dengan Harga Spesial
Bagi para pengembang yang tidak sabar mencoba, kabar baiknya adalah mereka untuk sementara sudah dapat mengakses Qwen3.8 Max melalui sejumlah platform Alibaba. Akses ini tersedia melalui layanan berlangganan Token Plan serta perangkat coding berbasis AI Qoder dan QoderWork.
Sebagai strategi pemasaran yang cerdas, selama periode pratinjau ini, Alibaba menawarkan akses ke model tersebut dengan harga sekitar 10 persen dari tarif normal. Ini tentu menjadi kesempatan emas bagi para pengembang untuk menguji kemampuan model ini tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Alibaba belum mengungkap informasi teknis lengkap mengenai Qwen3.8 Max. Perusahaan juga belum menerbitkan tabel pengujian, model card, maupun laporan teknis yang dapat digunakan untuk membandingkan kemampuannya secara independen dengan model lain. Dengan demikian, klaim bahwa Qwen3.8 Max hanya kalah dari Fable 5 masih perlu dibuktikan melalui pengujian pihak ketiga yang independen dan kredibel.
Janji Open-Weight yang Dinanti
Kabar menggembirakan datang dari Alibaba yang memastikan bahwa Qwen3.8 Max nantinya akan dirilis sebagai model open-weight. Apa artinya? Artinya, bobot atau parameter yang sudah dilatih akan tersedia untuk umum sehingga para pengembang dapat mengunduh, menjalankan, dan menyesuaikannya di infrastruktur mereka sendiri.
Kebijakan ini tentu sangat dinantikan oleh komunitas pengembang karena memberikan fleksibilitas dan kontrol penuh. Namun, perusahaan hanya mengatakan bahwa bobot model akan tersedia “segera”, tanpa menyebutkan jadwal peluncuran yang pasti. Untuk saat ini, Qwen3.8 Max baru tersedia melalui layanan yang disediakan Alibaba. Jadi, kita masih harus bersabar menunggu kehadiran versi open-weight-nya.
Persaingan Semakin Sengit di China
Peluncuran Qwen3.8 Max terjadi hanya beberapa hari setelah startup China lainnya, Moonshot AI, memperkenalkan Kimi K3. Menariknya, Kimi K3 memiliki 2,8 triliun parameter dan diperkenalkan sebagai model open-weight terbesar di kategorinya. Model ini juga diklaim mampu bersaing dengan model buatan OpenAI dan Anthropic, terutama untuk tugas coding, penalaran, dan pekerjaan agen AI.
Kehadiran dua model raksasa ini secara bersamaan menunjukkan bahwa persaingan AI di China semakin ketat dan panas. Perusahaan-perusahaan teknologi di negara Tirai Bambu tersebut tidak hanya berlomba menciptakan model berukuran besar dengan parameter triliunan. Mereka juga saling bersaing menawarkan akses yang lebih terbuka serta harga lebih rendah untuk menarik para pengembang dari seluruh dunia.
Alibaba sendiri terus memperkuat bisnis AI dan komputasi awannya sebagai prioritas utama. Teknologi Qwen telah digunakan dalam berbagai layanan perusahaan, mulai dari solusi perusahaan, perdagangan elektronik, hingga platform internet milik Alibaba. Dengan kehadiran Qwen3.8 Max, semakin jelas bahwa Alibaba berambisi menjadi pemain utama dalam ekosistem AI global.
Satu hal yang pasti, persaingan ini pada akhirnya akan menguntungkan konsumen dan pengembang. Kita akan menyaksikan inovasi-inovasi baru yang semakin canggih, akses yang semakin mudah, dan harga yang semakin terjangkau. Masa depan AI memang semakin menarik untuk dinantikan
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









