Monday, October 26, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

Smart TV LG Disebut Bisa Menangkap Audio Saat Standby, Benarkah?

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
September 11, 2026
in Teknologi
0
Motorola Razr with Crystals by Swarovski Resmi Meluncur, Ponsel Lipat dengan 35 Kristal Asli
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Jagat teknologi kembali dihebohkan oleh temuan yang bikin bulu kuduk merinding. Pasalnya, sebuah investigasi mendalam yang digarap Gamers Nexus bersama Level1Techs serta sejumlah peneliti keamanan mengungkap dugaan bahwa beberapa smart TV LG ternyata “menyimak” obrolan para penggunanya. Tentu saja, temuan ini langsung memicu kekhawatiran besar di kalangan konsumen.

The Verge melaporkan pada Rabu (9/9/2026) bahwa sejumlah unit LG OLED yang dibeli langsung dari toko ritel, termasuk seri LG G5, telah dianalisis menggunakan teknik packet capture. Lewat metode ini, para peneliti merekam dan memantau seluruh lalu lintas data yang mengalir antara televisi, jaringan rumah, hingga server milik LG. Hasilnya sungguh di luar dugaan.

Related posts

Infinix Resmi Masuk Pasar Portable Power Station, Rilis Seri XENERGY Mulai Rp2 Jutaan

Table of Contents

Toggle
  • Infinix Resmi Masuk Pasar Portable Power Station, Rilis Seri XENERGY Mulai Rp2 Jutaan
  • Cegah Tragedi JT610 Terulang, Boeing Resmi Perbarui Sistem AOA pada Armada 737 MAX
  • ACR Mampu Mengenali Apa yang Sedang Tayang di Smart TV LG
  • Benarkah TV LG Merekam Percakapan?
  • LG Siapkan Patch Keamanan?
    • Cara Amankan Privasi TV LG di Rumah

Infinix Resmi Masuk Pasar Portable Power Station, Rilis Seri XENERGY Mulai Rp2 Jutaan

October 25, 2026
Cegah Tragedi JT610 Terulang, Boeing Resmi Perbarui Sistem AOA pada Armada 737 MAX

Cegah Tragedi JT610 Terulang, Boeing Resmi Perbarui Sistem AOA pada Armada 737 MAX

October 23, 2026

Setelah menjalani rangkaian pengujian independen, TV tersebut terbukti melakukan pemindaian terhadap perangkat lain yang terhubung ke jaringan WiFi. Lebih jauh lagi, perangkat ini mengumpulkan data tontonan melalui teknologi Automatic Content Recognition (ACR), dan yang paling mengkhawatirkan—mampu menangkap audio meskipun dalam kondisi standby alias mati layar.

Menghadapi tuduhan tersebut, raksasa elektronik asal Korea Selatan itu langsung angkat bicara. LG membantah tegas bahwa TV buatan mereka merekam percakapan pengguna secara default. Mereka bersikeras tidak ada perekaman diam-diam seperti yang dituduhkan.

Dalam pengujian yang dilakukan, TV LG ternyata mampu mendeteksi berbagai perangkat lain yang tersambung ke jaringan yang sama. Mulai dari smartphone, komputer, smartwatch, hingga perangkat smart home semuanya terdeteksi. Tidak hanya itu, nama jaringan Wi-Fi di sekitar beserta kekuatan sinyalnya juga ikut terekam oleh sistem televisi.

Melalui pernyataan resmi kepada India Today Tech, pihak perusahaan menjelaskan bahwa kemampuan mencari dan terhubung ke perangkat lain di jaringan yang sama merupakan fungsi umum yang dimiliki smart TV dan perangkat smart home lainnya. Jadi, menurut mereka, hal ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

LG beralasan bahwa kemampuan tersebut dimanfaatkan untuk keperluan praktis, misalnya berbagi konten dari smartphone atau menyambungkan smart TV ke perangkat IoT ataupun sebaliknya. Tujuannya tidak lain untuk mempermudah hidup pengguna.

Meski secara teknis alasan tersebut masuk akal, pertanyaan yang lebih relevan sebenarnya bukanlah soal ada atau tidaknya fitur network discovery. Pertanyaan sesungguhnya adalah data apa saja yang disimpan dari proses tersebut, untuk tujuan apa data itu dimanfaatkan, dan seberapa jelas pengguna diberikan opsi untuk mematikannya.

ACR Mampu Mengenali Apa yang Sedang Tayang di Smart TV LG

Investigasi Gamers Nexus juga menyoroti keberadaan Automatic Content Recognition atau ACR. Teknologi ini berfungsi mengenali konten yang sedang tampil di layar dengan cara mengambil sampel audio atau gambar, lalu mencocokkannya dengan database tertentu.

Perlu diketahui, ACR bukanlah teknologi baru dan tidak hanya digunakan oleh LG. Teknologi serupa telah lama menjadi bagian dari ekosistem smart TV serta bisnis connected television advertising di berbagai belahan dunia.

Yang menarik, kemampuan pengenalan tersebut tidak terbatas pada aplikasi streaming yang berjalan langsung melalui sistem operasi TV. ACR juga bisa digunakan untuk mengenali konten yang masuk dari sumber eksternal seperti HDMI.

Dengan kata lain, entah smart TV sedang dipakai untuk bermain konsol game, PC, atau streaming box eksternal, aktivitas menonton tersebut tidak serta-merta luput dari pengenalan jika ACR pada TV masih aktif.

LG sendiri sebenarnya cukup terbuka mengenai pemanfaatan ACR melalui LG Ad Solutions. Mereka tidak menyembunyikan teknologi ini dari publik.

Pada 2022 silam, perusahaan mengumumkan perluasan teknologi ACR buatannya ke jutaan LG Smart TV di 27 negara. Data tersebut dimanfaatkan untuk membantu pengiklan memahami pola tontonan serta mengukur jangkauan dan efektivitas kampanye di televisi linear maupun layanan streaming.

Indonesia termasuk dalam daftar negara Asia-Pasifik yang menerima rollout tersebut, bersama Australia, India, Jepang, Singapura, dan Thailand. LG Ad Solutions menyebut data ACR digunakan dalam bentuk anonim untuk kebutuhan pengukuran dan periklanan.

Keberadaan ACR di Indonesia tentu tidak berarti semua temuan Gamers Nexus otomatis berlaku pada setiap LG Smart TV yang dijual di Tanah Air. Model televisi, versi webOS, firmware, konfigurasi, hingga kebijakan regional bisa saja berbeda.

Benarkah TV LG Merekam Percakapan?

Di sinilah kita perlu memisahkan dengan jelas antara dua hal yang berbeda: cara voice recognition bekerja dalam pemakaian normal, dan apa yang bisa terjadi setelah perangkat berhasil dibobol.

Menurut penjelasan LG kepada India Today Tech, TV mereka baru memproses audio ketika pengguna menekan-tahan tombol voice di remote, atau saat wake word “Hi LG” terdeteksi setelah fitur Far-Field Voice Recognition diaktifkan sendiri oleh pengguna.

Proses pengenalan wake word diklaim berjalan secara lokal di perangkat. Apabila wake word tidak cocok, audio disebut langsung dihapus tanpa dikirim ke server. Di luar dua kondisi tersebut, LG membantah TV-nya mengumpulkan atau merekam percakapan sekitar.

LG France memberikan pernyataan senada kepada Frandroid. Mereka menyebut klaim dalam video Gamers Nexus tidak akurat.

Namun investigasi Gamers Nexus tidak berhenti sampai di situ. Peneliti juga menemukan celah remote code execution (RCE) di webOS yang saat ini masih dalam proses responsible disclosure.

Melalui TV yang sudah dikompromikan menggunakan celah tersebut, tim berhasil mendemonstrasikan bahwa TV bisa dipakai menangkap audio saat layar standby, dan menyimpannya secara lokal ketika koneksi internet diputus, untuk diakses kembali setelah TV tersambung ke jaringan.

Perbedaannya sangat krusial. Bukti yang ada sejauh ini tidak menunjukkan seluruh TV LG diam-diam merekam percakapan dalam pemakaian normal. Yang ditunjukkan investigasi ini adalah apa yang bisa terjadi kalau fitur tertentu aktif, dan kalau sistem TV berhasil dieksploitasi lewat celah keamanan.

LG Siapkan Patch Keamanan?

Pernyataan LG cukup menjelaskan mekanisme voice recognition, network discovery, dan ACR. Tapi Frandroid mencatat LG belum memberikan detail soal celah RCE itu sendiri: apakah patch sudah tersedia, dan kapan update keamanan akan didorong ke pengguna.

LG hanya menyebut sedang bekerja sama dengan pakar keamanan independen untuk mengidentifikasi kerentanan dan menyiapkan pembaruan. Padahal risiko perekaman audio saat standby yang didemonstrasikan tim peneliti berakar langsung dari celah yang belum dijelaskan detailnya ini.

Cara Amankan Privasi TV LG di Rumah

  1. Buka pengaturan privasi dan matikan ACR atau pengumpulan viewing information kalau tidak dibutuhkan.
  2. Nonaktifkan personalisasi iklan di menu privasi TV.
  3. Matikan voice recognition (termasuk Far-Field Voice Recognition) kalau fitur itu jarang dipakai.
  4. Update webOS ke versi terbaru setiap kali TV tersambung internet — celah RCE yang ditemukan peneliti baru bisa ditutup lewat patch resmi.
  5. Pisahkan TV ke guest network atau jaringan IoT terpisah supaya akses ke perangkat lain di rumah lebih terbatas.
  6. Putuskan TV dari internet dan pakai streaming box eksternal sebagai opsi paling ketat — konsekuensinya, sebagian fungsi smart TV ikut hilang.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: SmartTV
Previous Post

Samsung Galaxy A07s Resmi Debut, Usung Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Generasi

Next Post

Xiaomi Pad 9 Pro Max Resmi Dirilis, Ini Deretan Spesifikasi dan Harganya

Next Post
Motorola Razr with Crystals by Swarovski Resmi Meluncur, Ponsel Lipat dengan 35 Kristal Asli

Xiaomi Pad 9 Pro Max Resmi Dirilis, Ini Deretan Spesifikasi dan Harganya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Pangsa Pasar Asus Tembus 39% di Gaming, TUF Gaming Jadi Kontributor Utama

Anil Chakravarthy Resmi Pimpin Adobe, Gantikan Shantanu Narayen yang Berkuasa 18 Tahun

2 months ago
Main Game Steam Jadi Lebih Smooth, Begini Rupa Baru Lenovo Legion Go 2 dengan SteamOS

Main Game Steam Jadi Lebih Smooth, Begini Rupa Baru Lenovo Legion Go 2 dengan SteamOS

9 months ago
Cloudflare Bakal ‘Mati’ di RI? Ancaman Komdigi

Cloudflare Bakal ‘Mati’ di RI? Ancaman Komdigi

11 months ago
Ubisoft Pangkas 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio demi Tekan Biaya Operasional

Segmen Powerbank Magnetik Kian Ramai, Baseus PicoGo Air Siap Bersaing dengan Xiaomi

4 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI
  • 8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2
  • Absensi Massal Gamer AS Jelang Peluncuran GTA 6 Berpotensi Gerus Produktivitas Negara Rp 18 Triliun

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

Akses Rekening Tanpa Izin, Bank Raksasa Amerika Mulai Batasi Gerak Agen AI

October 26, 2026
8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2

8BitDo Rilis Arcade Controller Pro: Stik All-Button Kelas Turnamen untuk PC dan Switch 2

October 26, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In