Saturday, October 31, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Gadget

iPhone Duo Dibanderol Hingga Rp 85 Juta di India, Ini Penyebab Utama Kenaikannya

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
September 14, 2026
in Gadget
0
iPhone Duo Dibanderol Hingga Rp 85 Juta di India, Ini Penyebab Utama Kenaikannya
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Apple resmi merilis iPhone Duo dengan harga yang menembus angka fantastis Rp 85 juta di India. Oleh karena itu, para penggemar gadget langsung kaget ketika melihat varian memori tertinggi dari ponsel lipat perdana buatan raksasa Cupertino tersebut dibanderol sedemikian mahal. Di samping itu, Apple juga mematok iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan harga yang jauh lebih melambung drastis ketimbang generasi terdahulu.

Berdasarkan pantauan langsung dari situs resmi Apple Store India, mereka menjual iPhone Duo varian termurah 256 GB mulai harga 299.900 Rupee India—atau setara Rp 56,7 juta jika dihitung memakai kurs Rp 189. Selanjutnya, harga tersebut merangkak naik secara signifikan hingga menyentuh angka 449.900 Rupee India (sekitar Rp 85 juta) untuk varian tertinggi berkapasitas 2 TB.

Related posts

Redmi Book 2027 Resmi Dirilis Berbekal Baterai Badak, Akankah Diboyong Xiaomi ke Indonesia?

Table of Contents

Toggle
    • Redmi Book 2027 Resmi Dirilis Berbekal Baterai Badak, Akankah Diboyong Xiaomi ke Indonesia?
    • Honor Pad X10 Mini Tiba: Tablet Ramping Snapdragon 685 dengan Durabilitas Bintang Lima SGS
  • Biang Kerok di Balik Lonjakan Harga: Pajak dan Bea Masuk
  • Efek Domino AI: Harga RAM Melonjak Tak Terkendali

Redmi Book 2027 Resmi Dirilis Berbekal Baterai Badak, Akankah Diboyong Xiaomi ke Indonesia?

October 30, 2026
Honor Pad X10 Mini Tiba: Tablet Ramping Snapdragon 685 dengan Durabilitas Bintang Lima SGS

Honor Pad X10 Mini Tiba: Tablet Ramping Snapdragon 685 dengan Durabilitas Bintang Lima SGS

October 28, 2026

Sesuai dengan jadwal resmi perusahaan, pihak Apple membuka keran pemesanan awal (pre-order) iPhone Duo di kawasan India mulai 16 Oktober mendatang. Sementara itu, penjualan secara fisik di toko resmi bakal mereka mulai secara serentak pada 23 Oktober.

Selain varian lipat, Apple menetapkan harga iPhone 18 Pro mulai dari 164.900 Rupee India (sekitar Rp 31,2 juta) bagi opsi 256 GB. Lebih lanjut, varian 2 TB dari seri Pro tersebut menyentuh harga puncak 314.900 Rupee India (sekitar Rp 59,6 juta). Di sisi lain, pembeli harus merogoh kocek Rp 34 juta (179.900 Rupee India) sampai Rp 62,4 juta (329.900 Rupee India) jika menginginkan iPhone 18 Pro Max.

Mengenai ketersediaan unit, konsumen India sebenarnya sudah bisa memesan iPhone 18 Pro maupun Pro Max sejak 12 September. Alhasil, pengiriman unit dan penjualan perdana di toko fisik secara resmi baru bergulir mulai 18 September.

Lonjakan harga pada generasi terbaru ini memang sangat kentara apabila kita membandingkannya dengan seri pendahulu. Padahal tahun lalu, konsumen masih bisa memboyong iPhone 17 Pro dengan harga awal 134.900 Rupee India (sekitar Rp 25 juta) saja saat baru rilis. Dengan kata lain, Apple menaikkan banderol harga lini iPhone Pro di pasar India sebesar 20 hingga 22 persen hanya dalam tenggat waktu setahun.

Agar memberikan gambaran lebih transparan, riset data yang terhimpun langsung dari portal resmi Apple Store India merinci daftar harga lengkap seluruh varian kapasitas penyimpanan iPhone Duo beserta iPhone 18 Pro Series berikut ini.

Harga iPhone Duo

  • 256 GB: 299.900 Rupee India (sekitar Rp 56,7 juta)
  • 512 GB: 324.900 Rupee India (sekitar Rp 61,4 juta)
  • 1 TB: 374.900 Rupee India (sekitar Rp 70,8 juta)
  • 2 TB: 449.900 Rupee India (sekitar Rp 85 juta)

Harga iPhone 18 Pro

  • 256 GB: 164.900 Rupee India (sekitar Rp 31,2 juta)
  • 512 GB: 189.900 Rupee India (sekitar Rp 35,9 juta)
  • 1 TB: 239.900 Rupee India (sekitar Rp 45,3 juta)
  • 2 TB: 314.900 Rupee India (sekitar Rp 59,5 juta)

Harga iPhone 18 Pro Max

  • 256 GB: 179.900 Rupee India (sekitar Rp 34 juta)
  • 512 GB: 204.900 Rupee India (sekitar Rp 38,7 juta)
  • 1 TB: 254.900 Rupee India (sekitar Rp 48,2 juta)
  • 2 TB: 329.900 Rupee India (sekitar Rp 62,3 juta)

Biang Kerok di Balik Lonjakan Harga: Pajak dan Bea Masuk

Berdasarkan analisis pakar industri, sebagian besar pembengkakan harga ini terjadi akibat jeratan pajak tinggi serta bea masuk negara setempat. Mengenai hal tersebut, Tarun Pathak selaku Direktur Riset di Counterpoint Research membeberkan analisis mendalamnya kepada Times of India. Menurut kalkulasinya, bea masuk sendiri menyedot sekitar 17 persen dari total harga jual unit. Selain itu, Pajak Barang dan Jasa (GST) menambah beban sebesar 18 persen, ditambah lagi fluktuasi nilai tukar mata uang Rupee sebesar lima hingga enam persen. Imbasnya, total biaya tambahan tersebut melonjak lebih dari 40 persen di atas harga dasar unit sebelum Apple menyisipkan margin keuntungan perusahaan.

Bahkan selisih angka tersebut terlihat sangat timpang apabila kita menyejajarkan harganya dengan pasar Amerika Serikat. Pasalnya, Apple hanya mematok iPhone Duo sebesar 1.999 dolar AS (sekitar Rp 36 juta) di AS. Namun, harga barang yang sama meroket gila-gilaan hingga 299.900 Rupee India (sekitar Rp 56,68 juta) saat menembus pasar India.

Perbedaan harga yang mencolok ini berakar dari fakta bahwa Apple masih mengimpor unit iPhone Duo secara utuh tanpa proses perakitan lokal. Sebaliknya, skenario tersebut tidak berlaku bagi iPhone 18 Pro karena unit ponsel ini sudah dirakit langsung di pabrik lokal India, sehingga selisih harganya dengan pasar Amerika Serikat tidak terlalu ekstrem.

Meskipun demikian, regulasi perpajakan berlapis di India sebenarnya sudah berjalan sejak kurun waktu yang cukup lama. Buktinya, skema aturan perpajakan serupa pada tahun lalu masih memungkinkan iPhone 17 meluncur santai di angka 82.900 Rupee India (sekitar Rp 15,7 juta). Oleh karena itu, letak persoalan utamanya bukan berada pada perubahan regulasi pajak pemerintah, melainkan pada lonjakan biaya komponen internal yang tertanam di dalam ponsel.

Efek Domino AI: Harga RAM Melonjak Tak Terkendali

Komponen vital yang menjadi pemicu utama melambungnya harga ini tidak lain adalah chip RAM. Mengenai fenomena langka ini, CEO Apple Tim Cook sebenarnya sudah memberikan sinyal peringatan serius sejak bulan Juni lalu. Bahkan dalam sebuah sesi wawancara khusus, Cook mengibaratkan kondisi krisis memori kali ini bagaikan “bencana banjir sekali dalam seratus tahun”. Lebih lanjut, Cook mengaku belum pernah menyaksikan gejolak rantai pasok se-ekstrem ini sepanjang 40 tahun kariernya di industri elektronik dunia.

Biang keladi utamanya berakar pada meledaknya permintaan chip memori berkecepatan tinggi atau High-Bandwidth Memory (HBM). Sebab, seluruh produsen komponen memori global kini memprioritaskan pasokan chip HBM tersebut untuk menopang peladen (server) pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dampaknya, Apple yang biasanya memegang kendali atas harga pemasok kini harus ikut mengantre layaknya produsen perangkat lainnya. Maka dari itu, daya tawar Apple yang tadinya begitu perkasa terpaksa melunak akibat kelangkaan komponen global ini.

Lagipula, badai kenaikan harga ini bukan hanya menyerang Apple seorang. Di saat yang sama, Google juga menaikkan harga peluncuran Pixel 11 menjadi 899 dolar AS (sekitar Rp 16,2 juta), melonjak drastis dibanding Pixel 10 yang dulu dijual 799 dolar AS (sekitar Rp 14,4 juta). Bahkan di India, harga Google Pixel 11 dipatok menyentuh 89.999 Rupee India (sekitar Rp 17 juta).

Tak mau ketinggalan, Samsung pun terpaksa menyesuaikan banderol lini ponsel lipat flagship mereka. Oleh sebab itu, Samsung melepas Galaxy Z Fold 8 Ultra di angka 200.000 Rupee India (sekitar Rp 37,8 juta) di India. Sementara itu, varian Galaxy Z Fold 8 reguler mereka lego sebesar 179.999 Rupee India (sekitar Rp 34 juta)—mencatatkan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah penjualan ponsel lipat Samsung di negara tersebut.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: smartphoneTeknologi
Previous Post

Anthropic Rilis Laporan Intelijen: Claude Disalahgunakan untuk Serangan Siber dan Riset Patogen

Next Post

Google Boyong Aplikasi AI Gemini ke Windows, Akses Cepat Langsung dari Desktop

Next Post
Google Boyong Aplikasi AI Gemini ke Windows, Akses Cepat Langsung dari Desktop

Google Boyong Aplikasi AI Gemini ke Windows, Akses Cepat Langsung dari Desktop

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Data 13 TB dari Infrastruktur Lama Steam Terpapar ke Publik, Banyak Aset Game Pihak Ketiga Ikut Tersebar

Data 13 TB dari Infrastruktur Lama Steam Terpapar ke Publik, Banyak Aset Game Pihak Ketiga Ikut Tersebar

2 months ago
Gamer Harus Bersabar, RTX 5000 Super Tertunda Akibat Harga Memori yang Terus Naik

Qwen3.8 Max Hadir, Alibaba Klaim Kemampuannya Setara Frontier AI Global

3 months ago
Super Ringkas! Gamepad Baru Xbox Ini Bisa Langsung Diselipkan ke Kantong Celana

Super Ringkas! Gamepad Baru Xbox Ini Bisa Langsung Diselipkan ke Kantong Celana

2 weeks ago
Sora 2 ‘Dikandangin’ OpenAI? Ada apa??

Sora 2 ‘Dikandangin’ OpenAI? Ada apa??

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Kode Etik Pemain Rasional Membaca Slot PG Soft Tanpa Terhipnotis Angka Volatilitas Itu Ritme Bukan Ramalan Cara Menyesuaikan Ekspektasi di PG Soft Simulasi Sebelum Eksekusi Menjadikan Mode Demo sebagai Cermin Gaya Bermain Duel Mekanik Mahjong Ways dan Wild Bandito di Mata Pemain yang Disiplin Kantong Aman Kepala Dingin Merancang Batas Sesi yang Tidak Menyesatkan Spin Cepat Keputusan Lambat Menguji Mitos Efisiensi di Tombol Turbo Matematika Bonus Mengapa Multiplier Besar Tak Selalu Sering Hadir Layar Sunyi Bukan Undangan Balas Dendam Latihan Mental di Fase Kering Ilusi Pola Gacor Cara Berpikir Kritis Saat RNG Bicara Lewat Statistik Ritme Jam Durasi dan Fokus Membangun Sesi Main yang Sadar Waktu RTP Tinggi Bukan Jaminan Menang Cara Membaca Peluang di Slot PG Soft Secara Rasional Volatilitas Dinamis Antara Sensasi dan Statistik di Game PG Soft Terbaru Dari Mode Demo ke Taruhan Nyata Checklist Temperamen Game PG Soft Sebelum Mulai Mahjong Ways vs Wild Bandito Peta Mekanik Simbol dan Ritme Permainan Manajemen Amunisi Rumus Sederhana Batas Kalah dan Target Menang di Slot PG Soft Fast Spin Efisiensi atau Jebakan Membaca Dampaknya pada Keputusan Bermain Free Spin dan Multiplier Mitos Untung Besar vs Realita Frekuensi Bonus Fase Kering dan Psikologi Pemain Cara Tetap Tenang Tanpa Mengejar Kerugian Membongkar Pola Gacor Mengapa Pola Tidak Mengalahkan RNG dan RTP Jam Main Durasi dan Fokus Membangun Sesi Bermain yang Lebih Terkendali di PG Soft Batas Antara Hobi dan Kebiasaan Membaca Slot PG Soft dengan Kepala Dingin RNG Bukan Dukun Menakar Mitos Pola Gacor dengan Logika Statistik Demo Bukan Jalan Pintas Membaca Pola Diri Sebelum Bertaruh Nyata Turbo Spin Keputusan Lambat Mengapa Kecepatan Tidak Sama dengan Efisiensi Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Mekanik Bukan Duel Keberuntungan Saat Layar Sepi Latihan Mental Menghadapi Fase Kering Tanpa Balas Dendam Multiplier Besar Ekspektasi Kecil Matematika Bonus yang Jarang Dibicarakan Jam Durasi dan Fokus Merancang Sesi Main yang Tidak Menelan Waktu Volatilitas sebagai Ritme Menyesuaikan Ekspektasi Bukan Meramal Hasil Kantong Aman Kepala Tenang Aturan Sesi yang Menjaga Keputusan Tetap Rasional
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lewati Generasi M5, Apple Luncurkan iMac Terbaru Bertenaga Chip M6 Berteknologi 2nm
  • Xiaomi Mijia Shoe Washer 3kg: Mesin Pencuci Sepatu dengan 8 Mode Pembersihan
  • Pokemon Unite Siap Tutup Server Secara Permanen Mulai 23 Maret 2027

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Auto Draft

Lewati Generasi M5, Apple Luncurkan iMac Terbaru Bertenaga Chip M6 Berteknologi 2nm

October 31, 2026
Auto Draft

Xiaomi Mijia Shoe Washer 3kg: Mesin Pencuci Sepatu dengan 8 Mode Pembersihan

October 31, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In