Olympic.or.id — Industri teknologi global mendadak gempar setelah MediaTek secara meyakinkan meluncurkan karya terbesarnya pekan ini, yakni sebuah chipset flagship revolusioner yang mereka juluki Dimensity 9600 Pro.
Menariknya, monster System-on-Chip (SoC) ini langsung mencatatkan sejarah baru bagi industri karena Dimensity 9600 Pro resmi menjadi prosesor smartphone pertama besutan MediaTek yang menerapkan arsitektur fabrikasi canggih 2 nanometer (nm).
Langkah raksasa ini jelas menandai lompatan teknis yang sangat signifikan jika kita bandingkan dengan generasi pendahulunya, Dimensity 9500, yang dahulu masih mengandalkan teknologi proses fabrikasi 3 nm.
Secara teoritis, pengecilan ukuran transistor ke tingkat 2 nm ini secara dramatis memangkas kebocoran arus listrik, sehingga mampu membuat chipset jauh lebih hemat energi sembari memompa performa puncak agar tetap melesat kencang tanpa kompromi.
Bahkan yang membuat gempar, MediaTek secara tegas mengeklaim bahwa pengujian internal mereka membuktikan konsumsi daya CPU multi-core pada Dimensity 9600 Pro berhasil dipangkas drastis hingga 61 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Membahas jeroan pemroses utamanya, MediaTek membekali Dimensity 9600 Pro ini dengan arsitektur CPU delapan inti (octa-core) yang dirancang sangat agresif demi melibas beban kerja paling berat sekalipun.
Secara terperinci, kedelapan inti super tersebut memadukan dua core gahar Arm C2-Ultra berkecepatan fantastis hingga 4,55 GHz, disokong oleh tiga core Arm C2-Pro hingga 4,35 GHz, serta ditopang oleh tiga core efisiensi Arm C2-Pro berkecepatan 3,1 GHz.
Hasilnya luar biasa, di mana MediaTek dengan bangga mengklaim lonjakan performa single-core Dimensity 9600 Pro mampu meloncat hingga 17 persen dibanding pendahulunya, sementara kemampuan komputasi multi-core turut terkerek naik hingga 15 persen.
Gaming dan AI
Berpindah ke sektor pemrosesan grafis dan gaming, MediaTek menyematkan unit pengolah grafis monster bernama GPU Arm Mali-G2 Ultra NX ke dalam Dimensity 9600 Pro.
Hebatnya lagi, GPU gahar ini diklaim sanggup menyemburkan performa puncak hingga 27 persen lebih tinggi, sembari secara mengejutkan menekan konsumsi daya pada tingkat performa maksimal tersebut hingga 24 persen lebih irit.
Oleh sebab itu, MediaTek optimistis menegaskan bahwa chipset flagship ini sanggup memuntahkan visual game berat dengan smooth hingga 185 FPS, di samping menggenjot kemampuan pemrosesan ray tracing yang makin realistis hingga 18 persen.
Sementara itu ketika kita menyoroti bidang kecerdasan buatan (AI), MediaTek membenamkan kombinasi komputasi canggih berupa MediaTek NPU 1090 bersama Super Efficient NPU 2.0.
Kehadiran NPU 1090 ini secara langsung mendukung pemrosesan Generative AI serta Agentic AI yang sangat kompleks secara on-device di dalam perangkat, bahkan sanggup mengeksekusi model bahasa raksasa (LLM) hingga kapasitas 30 miliar parameter.
Tak heran jika MediaTek berani mengeklaim bahwa performa LLM prefill pada prosesor ini meroket tajam hingga 51 persen, plus mendongkrak efisiensi daya pada pemrosesan token generation hingga 55 persen per watt.
Spesifikasi Dimensity 9600 Pro
Di samping keunggulan CPU, GPU, dan NPU yang bikin melongo, Dimensity 9600 Pro nyatanya masih menyimpan rentetan spesifikasi monster lainnya yang wajib Anda ketahui.
Terkait ranah memori utama, SoC gahar ini secara penuh sudah mendukung standar modul RAM LPDDR6 terbaru dengan transfer rate gila-gilaan mencapai 10.667 Mbps, di samping tetap mempertahankan fleksibilitas dukungan RAM LPDDR5X pada kecepatan setara.
Lalu guna mengimbangi kecepatan memori tersebut, MediaTek menyelaraskan dukungan media penyimpanan internal generasi paling gress berstandar UFS 5.0 yang memiliki kecepatan baca-tulis super cepat.
Bahkan untuk meminimalkan bottleneck arus data, chipset flagship ini secara khusus dipersenjatai dengan kapasitas memori simpan sementara alias cache L3 jumbo sebesar 16 MB serta System Level Cache (SLC) seluas 10 MB.
Beralih ke ranah fotografi, Dimensity 9600 Pro sanggup mengangkut modul kamera dengan resolusi monster hingga mencapai 200 megapiksel (MP) tanpa hambatan sedikit pun.
Bukan hanya foto, chipset canggih ini juga memfasilitasi perekaman video berkualitas sinematik hingga resolusi 8K pada kecepatan 60 FPS, serta siap memanjakan kreator konten lewat fitur gerak lambat (slow motion) beresolusi 4K hingga 240 FPS.
Selanjutnya, MediaTek memastikan pengambilan video beresolusi 4K 60 FPS sanggup menyajikan rentang dinamis HDR yang memukau, plus opsi rekaman video 4K 120 FPS yang super stabil berkat dukungan Electronic Image Stabilization (EIS).
Menatap aspek konektivitas seluler, Dimensity 9600 Pro secara penuh mendukung integrasi jaringan 5G Sub-6 GHz serta fitur teknologi 5G Carrier Aggregation guna menjamin koneksi internet yang sangat stabil.
Di samping jaringan seluler, chipset flagship ini melengkapi kinerjanya dengan dukungan koneksi nirkabel Wi-Fi 7 yang sanggup melesat hingga kecepatan 7,3 Gbps serta menyertakan standar Bluetooth 6.2 terbaru.
Sementara untuk urusan visual layar, chipset teranyar besutan MediaTek ini siap mentenagai panel visual tajam beresolusi WQHD Plus dengan tingkat penyegaran layar (refresh rate) ultra mulus hingga 180 Hz.
Mediatek Dimensity 9600M
Di samping menggebrak panggung dengan meluncurkan Dimensity 9600 Pro, MediaTek rupanya juga diam-diam memperkenalkan saudara kandungnya yang tidak kalah menarik, yakni Dimensity 9600M.
Secara cerdik, chipset ini sengaja dihadirkan untuk memboyong deretan teknologi canggih dari platform flagship Dimensity 9600 Pro menuju lini perangkat smartphone premium yang berada persis satu tingkat di bawah kelas ultimate flagship.
Mengenai struktur utamanya, Dimensity 9600M mengandalkan racikan CPU octa-core berkinerja tinggi yang memadukan satu core utama Arm C1-Ultra, tiga core kencang C1-Premium, serta empat core efisiensi C1-Pro.
Selanjutnya, chip ini menyokong penggunaan memori RAM LPDDR5X dengan kecepatan kilat hingga 10.667 Mbps serta dipadukan dengan media penyimpanan internal UFS 4.1 berbasis empat jalur (4-lane) yang sangat gesit.
Adapun untuk pengolahan fitur cerdas berbasis AI, Dimensity 9600M dibekali oleh MediaTek NPU 990 yang siap menjalankan pemrosesan Generative AI dan Agentic AI, serta turut mendukung jaringan Wi-Fi 7 dengan kecepatan fantastis 7,3 Gbps.
Bahkan di sektor fotografi secara mengejutkan, Dimensity 9600M sanggup menangani sensor kamera ekstrem beresolusi hingga 320 megapiksel sekaligus memfasilitasi rekaman video kualitas tinggi hingga 8K 60 FPS.
Tak cuma itu, chipset ini juga sanggup memaksimalkan performa layar WQHD Plus hingga refresh rate 180 Hz berkat sokongan pemroses grafis andal berupa GPU Arm Mali-G1 Ultra MC12.
Sebagai penutup, pihak MediaTek secara resmi mengonfirmasi bahwa deretan smartphone perdana yang bakal ditenagai oleh Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600M ini diperkirakan akan menyapa konsumen secara global pada kuartal III 2026 mendatang.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









