Thursday, October 8, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Huawei dan Qualcomm Satukan Kekuatan Lewat Perjanjian Paten 5G dan AI

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
October 8, 2026
in Berita
0
Huawei dan Qualcomm Satukan Kekuatan Lewat Perjanjian Paten 5G dan AI
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Di tengah situasi politik global yang terus memanas, jagat teknologi mendadak gempar luar biasa pada Senin (5/10/2026). Pasalnya, dua raksasa teknologi yang kerap dianggap berseberangan—Huawei dari China dan produsen chip kenamaan asal Amerika Serikat, Qualcomm—secara mengejutkan mengumumkan kesepakatan lisensi paten multi-tahun yang sangat fenomenal. Selain bikin publik terperangah, peristiwa bersejarah ini mencatatkan rekor baru sebagai perjanjian lisensi paten pertama di antara Huawei dan Qualcomm yang akhirnya secara langsung mencakup cakupan teknologi jaringan 5G paling krusial.

Tak sekadar mengunci urusan konektivitas 5G saja, ternyata cakupan kerja sama spektakuler antara kedua entitas ini merambah amat luas ke sektor-sektor penopang masa depan. Oleh karena itu, kesepakatan berbobot ini turut melingkupi pilar-pilar penting dalam lanskap teknologi digital masa kini, mulai dari arsitektur komputasi canggih, ekosistem kecerdasan buatan (AI) yang kian cerdas, hingga infrastruktur sistem jaringan secara menyeluruh.

Related posts

YouTube Tekan Peredaran Video Hasil Repost dan Clipper di Lini Masa Shorts

Table of Contents

Toggle
    • YouTube Tekan Peredaran Video Hasil Repost dan Clipper di Lini Masa Shorts
    • Ancaman Kelangkaan RAM Belum Berakhir, Industri Memori Proyeksikan Tekanan Sampai 2028
  • Bawa-Bawa Prinsip FRAND, Bos Huawei dan Qualcomm Akhirnya Buka Suara!
  • Bocor ke Publik! Nilai Transaksi Ditaksir Tembus Rp 123 Triliun di Tengah Panasnya Blokade AS

YouTube Tekan Peredaran Video Hasil Repost dan Clipper di Lini Masa Shorts

October 7, 2026
Ancaman Kelangkaan RAM Belum Berakhir, Industri Memori Proyeksikan Tekanan Sampai 2028

Ancaman Kelangkaan RAM Belum Berakhir, Industri Memori Proyeksikan Tekanan Sampai 2028

October 6, 2026

Melalui pengumuman resmi yang tayang simultan di blog resmi masing-masing perusahaan, Huawei dan Qualcomm mengonfirmasi bahwa mereka telah secara bulat menyepakati skema lisensi silang (cross license). Dengan mekanisme saling berbagi ini, maka kedua raksasa teknologi tersebut kini resmi mengantongi hak legal untuk saling mengoptimalkan portofolio paten raksasa milik satu sama lain di ranah-ranah strategis yang sudah disepakati sebelumnya.

Di samping mengaktifkan skema lisensi silang tersebut, Qualcomm ternyata mengambil langkah yang lebih bernyali dengan memborong sejumlah paten berharga milik Huawei yang terdaftar resmi di Amerika Serikat. Dalam aksi akuisisi kepemilikan aset intelektual ini, Qualcomm secara khusus mencaplok paten-paten penting yang meliputi sektor komputasi performa tinggi, teknologi kecerdasan buatan, infrastruktur jaringan, beserta deretan inovasi kunci lainnya.

Bawa-Bawa Prinsip FRAND, Bos Huawei dan Qualcomm Akhirnya Buka Suara!

Kesepakatan mengejutkan yang memicu sorotan tajam ini, sebagaimana ditegaskan oleh pimpinan Huawei maupun Qualcomm, memantulkan komitmen teguh kedua belah pihak terhadap penghormatan atas hak kekayaan intelektual. Terlebih lagi, mereka memastikan bahwa seluruh mekanisme transaksi dan pertukaran teknologi ini telah berjalan sesuai jalur etika lisensi yang berlaku di tingkat global, yaitu berlandaskan prinsip FRAND (fair, reasonable and non-discriminatory).

Sebagai informasi bagi Anda, FRAND sejatinya bertindak sebagai fondasi pedoman internasional yang mewajibkan penyedia teknologi esensial agar membagikan lisensi paten mereka dengan syarat yang adil, masuk akal, serta tanpa diskriminasi kepada siapapun. Oleh sebab itu, penerapan prinsip FRAND ini secara efektif mencegah dominasi sepihak sekaligus memastikan iklim industri komunikasi global tetap terbuka dan bersaing secara sehat.

Menanggapi tercapainya kesepakatan monumental ini, Chief Intellectual Property Officer Huawei, Alan Fan, menyampaikan apresiasi mendalam dan menegaskan betapa berharganya inovasi yang telah mereka bangun. Alan Fan menyatakan bahwa kesepakatan ini tidak hanya menjadi cermin nyata atas nilai tinggi dari inovasi buatan Huawei, namun juga menjadi bentuk pengakuan jujur atas dedikasi serta kontribusi raksasa Qualcomm terhadap perkembangan teknologi komunikasi modern.

Selaras dengan nada optimis tersebut, Executive Vice President sekaligus General Manager Qualcomm Technology Licensing, John Han, turut melontarkan kalimat bernada sanjungan atas tercapainya kompromi ini. John Han menekankan bahwa kesepakatan bersejarah ini memperlihatkan pengakuan tulus dari pihak Qualcomm terhadap keunggulan portofolio inovasi serta hak kekayaan intelektual yang dimiliki Huawei, khususnya di ranah 5G dan sektor teknologi mutakhir lainnya.

Bocor ke Publik! Nilai Transaksi Ditaksir Tembus Rp 123 Triliun di Tengah Panasnya Blokade AS

Meskipun kabar transaksi ini langsung menyita perhatian dunia, sayangnya Huawei dan Qualcomm memilih untuk menutup rapat informasi mengenai nominal pasti pembelian paten Huawei di AS oleh Qualcomm. Bahkan, tidak ada satupun pihak yang membeberkan secara detail berapa sesungguhnya nilai ekonomis total dari kerja sama lisensi silang yang menghebohkan ini, sehingga memicu berbagai spekulasi panas di kalangan pengamat pasar.

Kendati demikian, kebocoran data dari laporan eksklusif Reuters akhirnya berhasil memberikan gambaran fantastis mengenai besaran angka di balik layar. Huawei memperkirakan bahwa nilai akumulasi bersih dari keseluruhan portofolio lisensi paten miliknya diproyeksikan akan menembus lebih dari 6,9 miliar dollar AS—atau setara dengan Rp 123 triliun rupiah—segera setelah seluruh proses administrasi kesepakatan ini resmi ditandatangani dan ditutup.

Biarpun potensi angka monetisasinya menyentuh level yang luar biasa besar, transaksi mega-bintang antara dua kekuatan teknologi ini tentu saja tidak bisa langsung berjalan mulus begitu saja tanpa hambatan. Sebab, seluruh rangkaian kesepakatan bisnis ini wajib mengantongi lampu hijau serta persetujuan mengikat dari lembaga regulator antimonopoli dan pemerintah yang berwenang.

Proses penyaringan oleh pihak regulator ini tergolong sangat krusial dan mendebarkan jika kita melihat peta persaingan geopolitik saat ini. Pasalnya, kesepakatan raksasa ini secara langsung menghubungkan dua korporasi paling berpengaruh yang berasal dari dua negara rival utama dunia, yakni Amerika Serikat dan China.

Sensitivitas kabar ini makin membumbung tinggi mengingat rekam jejak kelam Huawei di mata otoritas Paman Sam, di mana Huawei secara resmi telah dimasukkan ke dalam daftar hitam (entity list) oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat sejak tahun 2019 lalu.

Penerapan blokade dagang tersebut, sebagaimana diulas kembali oleh media teknologi terkemuka GSMArena, secara efektif melumpuhkan ruang gerak Huawei serta menyulitkan mereka untuk mengakses komponen keras, perangkat lunak, maupun teknologi krusial dari vendor-vendor asal Amerika Serikat hingga saat ini.

Akan tetapi, bukannya menyerah pada keadaan yang menghimpit, sanksi berat dari AS tersebut justru berhasil memicu ambisi Huawei untuk membakar modal secara masif demi meningkatkan alokasi anggaran penelitian dan pengembangan (R&D) dalam tempo beberapa tahun terakhir.

Sebagai buah manis dari investasi R&D yang teramat agresif tersebut, Huawei dengan bangga membuktikan bahwa unit bisnis lisensi kekayaan intelektual mereka telah sukses mencetak profitabilitas tinggi sejak tahun 2021. Menariknya jika kita memutar kembali lembaran sejarah, Huawei pertama kali harus membayarkan royalti lisensi kepada Qualcomm pada tahun 2001, sebelum akhirnya berhasil membalikkan posisi sejarah dengan menerima pendapatan lisensi perdana mereka dari Motorola pada tahun 2011 silam.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: huaweiQualcomm
Previous Post

Mengenal Fitur Restricted Chat WhatsApp Beta dan Cara Kerja Proteksinya

Next Post

Resmi Dirilis, Oppo F35 Series Bawa Peningkatan Baterai Jumbo dan Fitur Kamera

Next Post
Resmi Dirilis, Oppo F35 Series Bawa Peningkatan Baterai Jumbo dan Fitur Kamera

Resmi Dirilis, Oppo F35 Series Bawa Peningkatan Baterai Jumbo dan Fitur Kamera

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Huawei Pura 80 Meluncur di Indonesia Segini Harganya!

Huawei Pura 80 Meluncur di Indonesia Segini Harganya!

1 year ago
China Dominasi Olimpiade Robot Humanoid di Dunia

China Dominasi Olimpiade Robot Humanoid di Dunia

1 year ago
Anthropic Luncurkan Claude Sonnet 5.5, Makin Tangkas Menyusun Dokumen dan Presentasi

Anthropic Luncurkan Claude Sonnet 5.5, Makin Tangkas Menyusun Dokumen dan Presentasi

1 week ago
Samsung Klaim Produk Wearable-nya Mampu Deteksi Tanda Pingsan 5 Menit Lebih Cepat

Andalkan Sistem Anti-Sadap, Mode Incognito WhatsApp Diklaim Lebih Tertutup dari ChatGPT

5 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lomography Kembali Berkreasi, Rilis Kamera Format 110 Edisi Spesial Lomomatic Ladybug
  • TikTok Luncurkan Shopping Assistant, Asisten AI yang Siap Bantu Belanja Hingga Transaksi
  • Resmi Dirilis, Oppo F35 Series Bawa Peningkatan Baterai Jumbo dan Fitur Kamera

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Lomography Kembali Berkreasi, Rilis Kamera Format 110 Edisi Spesial Lomomatic Ladybug

Lomography Kembali Berkreasi, Rilis Kamera Format 110 Edisi Spesial Lomomatic Ladybug

October 8, 2026
TikTok Luncurkan Shopping Assistant, Asisten AI yang Siap Bantu Belanja Hingga Transaksi

TikTok Luncurkan Shopping Assistant, Asisten AI yang Siap Bantu Belanja Hingga Transaksi

October 8, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In