Olympic.or.id – Bayangin, lo rela keluar duit hampir 23 juta rupiah cuma buat beli mouse? Mungkin dulu pertanyaan itu cuma guyonan. Tapi sekarang, Razer beneran mewujudkannya! Vendor perangkat gaming premium ini baru saja bikin heboh jagat maya. Mereka secara resmi melepas mouse edisi terbatas yang dinamain Razer Boomslang 20th Anniversary Edition. Bukan sembarang mouse, karena banderolnya sukses bikin banyak orang terbelalak, bahkan lebih tinggi dari harga ponsel premium sekelas iPhone 17!
Razer memang sengaja mendesain ulang si legenda. Mereka membuat perangkat ini sebagai bentuk penghormatan manis untuk seri Boomslang generasi perdana yang meluncur pertama kali di tahun 1999 silam. Buat yang belum familiar, Boomslang itu bukan kaleng-kaleng. Di era awal PC gaming dulu, mouse ini punya pengaruh super besar dan dianggap sebagai salah satu pionir yang mengubah cara orang main game di komputer. Kini, mereka menghidupkan kembali sang legenda dengan sentuhan modern yang ekstrem.
Nah, yang paling menyedot perhatian publik tentu bukan cuma urusan spesifikasi teknisnya saja. Harga si tikus digital ini benar-benar menjadi pusat perbincangan. Pabrikan asal Amerika Serikat itu memasang banderol gila, yakni 1.337 dollar AS. Jika kita konversikan dengan kurs Rp 16.800 per dollar, angkanya tembus sekitar Rp 22.461.600! Coba lo bayangin, dengan uang segitu, lo bisa bawa pulang satu unit iPhone 17 yang kabarnya dibanderol sekitar Rp 21 jutaan. Jadi, jelas sudah, harga mouse ini secara nominal berhasil mengungguli ponsel flagship incaran banyak orang. Gila, kan?
Bukan Sekadar Mouse Biasa, Ini Spesifikasi Razer Boomslang
Beranjak ke urusan tampilan, Boomslang edisi ultah ke-20 ini tetap setia pada akarnya. Mereka mempertahankan desain ikonik yang dulu bikin versi 1999 mudah dikenali. Bentuknya yang khas langsung membawa nostalgia buat para gamer senior. Tapi jangan salah, meski tampangnya lawas, jantung pacunya sudah dirombak total. Razer menyuntikkan teknologi mutakhir di dalam tubuh mungilnya.
Razer membekali mouse ini dengan sensor optik Razer Focus Pro generasi kedua. Kemampuan sensor ini bener-bener gila, karena sensitivitasnya bisa lo naikkan sampai 45.000 DPI. Buat lo yang doyan main game tembak-tembakan atau butuh gerakan presisi, performa ini dijamin sangar. Selain itu, polling rate-nya mencapai 8.000 Hz. Artinya, mouse ini lapor posisi ke komputer setiap 0,125 milidetik sekali. Hasilnya, gerakan cursor terasa super luwes dan responsif tanpa ada jeda.
Dari sisi ketahanan, Razer juga nggak main-main. Mereka menggunakan switch optik generasi keempat. Pabrikan mengklaim switch ini sanggup bertahan hingga 100 juta klik. Jadi, meski lo jari-jari lo lagi panas dan sering nge-klik terus pas main game, lo nggak perlu khawatir mouse-nya cepat rusak. Selain itu, perangkat ini dilengkapi delapan tombol yang bisa lo program sesuai kebutuhan. Desainnya juga unik, karena dirancang nyaman untuk gamer kidal maupun yang tidak kidal.
Cuma 1.337 Unit di Dunia, Lo Siap Berebut?
Tapi, ada satu hal yang bikin perangkat ini makin spesial dan langka. Razer ternyata nggak berniat memproduksi mouse ini secara massal buat gamer umum. Mereka justru mengincar para kolektor. Buktinya, mereka hanya membuat 1.337 unit saja untuk dipasarkan ke seluruh dunia. Jumlah itu bukan angka acak, melainkan merujuk pada kata “leet” yang populer di budaya gaming dan teknologi. Informasi ini mereka rangkum dari laporan MacRumours.
Dengan harga selangit dan produksi super terbatas, paket penjualannya pun dibuat eksklusif. Jadi, uang Rp 22 juta yang lo keluarkan itu nggak cuma buat mouse doang. Di dalam kotaknya, Razer sudah menyertakan Razer Mouse Dock Pro buat ngecas, kabel, serta tas jinjing bermerk. Yang paling keren, mereka juga memberi sebuah pajangan unik dengan layar LED. Pajangan ini berisi komponen-komponen asli mouse, mirip seperti memajang fosil dinosaurus di museum. Cocok banget buat dipamerin di meja kerja.
Buat yang penasaran dan punya dompet tebal, penjualan perangkat edisi terbatas ini sudah mereka buka. Sistemnya pre-order melalui situs resmi Razer. Jadi, siap-siap aja kalau lo mau jadi salah satu dari 1.337 orang di dunia yang berhasil membawa pulang sepotong sejarah gaming ini.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










