Olympic.or.id – Siap-siap bernostalgia dengan gaya baru! Pabrikan ponsel kenamaan asal Amerika Serikat, Motorola, benar-benar akan menggebrak pasar Tanah Air. Mereka segera melepas ponsel lipat terbaru andalannya, sang Motorola (Moto) Razr 60, ke hadapan konsumen Indonesia dalam hitungan hari. Bukan isapan jempol belaka, indikasi kuatnya sudah terpampang nyata. Kita bisa melihat sendiri laman penjualan Moto Razr 60 yang tiba-tiba muncul di salah satu marketplace favorit yang menjadi rekanan resmi Motorola di sini.
Saat kami menyusuri laman penjualan tersebut, Jumat (20/2/2026) pagi WIB, sebuah pengumuman cukup mencolok langsung menyita perhatian. Tertera jelas kalimat, “Dapat dibeli pada 25 Feb 2026 00:00”. Jadi, para penggemar gadget dan pecinta model lipat tidak perlu menunggu lama lagi. Ponsel dengan desain ikonik ini resmi bisa didapatkan mulai Rabu (25/2/2026) dini hari nanti, tepat ketika jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WIB. Motorola benar-benar memberi kejutan di awal pekan depan.
Harga dan Sertifikasi: Legalitas Mantap, Kantong pun Siap
Yang lebih membuat antusiasme memuncak, Motorola Indonesia ternyata sudah lebih dulu mengumbar banderol harganya. Masih di platform marketplace yang sama, harga Moto Razr 60 versi Indonesia dipatok normal Rp 11,9 juta. Dengan spesifikasi setinggi itu, angka ini terdengar cukup kompetitif untuk sebuah ponsel lipat berkelas. Tapi, jangan khawatir soal legalitasnya, karena perangkat ini sudah melalui serangkaian proses administrasi panjang.
Bicara soal kehadirannya di Indonesia, sebenarnya jejak Moto Razr 60 sudah terendus sejak beberapa bulan lalu. Perangkat dengan nomor model XT2553-9 ini pertama kali tercatat di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian pada November 2025. Kala itu, ponsel ini sukses mengantongi nilai TKDN sebesar 35,35 persen. Angka tersebut dengan nyaman melampaui ambang batas minimum 35 persen yang menjadi syarat mutlak bagi setiap ponsel 4G atau 5G untuk bisa beredar resmi di Indonesia.
Tak hanya sampai di situ, nomor model yang sama juga sudah terdaftar di laman pos dan telekomunikasi (postel) Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Januari 2026 lalu. Lolosnya kedua sertifikasi penting, yakni TKDN dan Postel, menjadi tiket emas yang wajib dimiliki sebelum suatu produk akhirnya bisa dipasarkan secara resmi di sini.
Kini, setelah semua persyaratan rampung dan jadwal penjualan sudah ditetapkan, konsumen Indonesia tinggal menghitung mundur. Ini saatnya kita mulai menabung atau menyiapkan dana, karena kita akan bernostalgia dengan ponsel model Razr yang dulu begitu populer di era 2000-an. Namun, bedanya, ponsel yang satu ini hadir dengan balutan desain masa depan dan teknologi yang jauh lebih canggih. Motorola berhasil menghidupkan kembali kenangan lama dengan sentuhan modern yang memikat.
Spesifikasi Gahar: Lipat Tapi Perkasa, Cocok untuk Generasi Kini
Nah, buat yang penasaran dengan kemampuan mesinnya, mari kita bedah spesifikasi yang ditawarkan oleh Motorola Razr 60 versi global. Perlu diingat, perangkat ini merupakan penerus dari Razr 50, mempertahankan desain lipat vertikal atau clamshell yang ringkas. Bentuknya sangat praktis, mirip dengan Samsung Galaxy Z Flip 7 atau Oppo Find N3 Flip yang juga laris manis.
Ketika kita buka lipatannya, ketebalan ponsel yang pertama kali debut secara global pada April 2025 ini hanya sekitar 7,3 mm. Bobotnya juga terbilang ringan, hanya 188 gram, sehingga nyaman digenggam sepanjang hari. Bagian layar utama, Motorola menyematkan panel foldable LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci. Resolusinya tajam, mencapai 1080 x 2640 piksel, dan sudah mendukung teknologi HDR10 Plus yang bikin konten makin hidup.
Yang menarik, ponsel ini juga punya layar eksternal berukuran 3,6 inci dengan resolusi 1056 x 1066 piksel. Layar kecil di bagian luar ini sangat fungsional. Kita bisa memakainya untuk mengecek notifikasi, membalas pesan singkat, atau bahkan membuka aplikasi ringan tanpa perlu repot-repot membuka lipatan ponsel. Praktis, bukan?
Untuk urusan dapur pacu, Moto Razr 60 tidak main-main. Mereka menanamkan chipset MediaTek Dimensity 7400X yang berbasis teknologi 4 nm. Jeroan ini kemudian dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Sayangnya, untuk tipe ini, mereka tidak menyediakan slot kartu microSD, jadi kita harus pintar-pintar mengelola memori.
Kamera dan Baterai: Hasil Jepretan Stabil, Daya Tahan Nendang
Beralih ke sektor fotografi, ponsel lipat ini cukup mengesankan. Kamera belakangnya mengandalkan lensa utama 50 MP yang sudah dilengkapi dukungan Optical Image Stabilization (OIS). Ada pula kamera ultra-wide 13 MP untuk menangkap pemandangan lebih luas. Sedangkan untuk selfie, kamera depannya beresolusi 32 MP dan sanggup merekam video hingga kualitas 4K. Hasil jepretan dijamin stabil dan jernih.
Soal daya tahan, Motorola membekalinya baterai berkapasitas 4.500 mAh. Kapasitas ini terbilang besar untuk ukuran ponsel lipat. Mereka juga mendukung pengisian cepat kabel 30 watt dan pengisian nirkabel 15 watt. Tak hanya itu, Razr 60 juga mengantongi sertifikasi ketahanan air IP48, jadi sedikit cipratan air atau debu tidak perlu ditakuti lagi.
Secara estetika, versi globalnya hadir dalam beberapa pilihan warna menarik, yaitu Lightest Sky, Gibraltar Sea, Spring Bud, dan Pafrait Pink. Pertanyaan besarnya sekarang, akankah spesifikasi dan varian warna Moto Razr 60 yang masuk ke Indonesia sama persis dengan versi global? Ataukah ada penyesuaian khusus? Semua itu masih menjadi misteri yang akan terjawab beberapa hari lagi. Yang jelas, kita tunggu saja kejutan dari Motorola Indonesia pada 25 Februari nanti. Siapa cepat, dia dapat!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id









