Olympic.or.id – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) kenamaan, Anthropic, baru saja meluncurkan project Glasswing yang bikin heboh jagat maya. Mereka berani bertindak tegas untuk mencegah serangan siber berbasis AI dengan cara yang genius—memanfaatkan teknologi AI itu sendiri sebagai tameng! Wah, keren banget, kan?

Project Glasswing hadir tepat di saat kekhawatiran global melonjak tinggi. Banyak pihak mulai resah karena kemajuan AI tidak hanya membawa segudang manfaat manis, tapi juga membuka pintu lebar-lebar bagi ancaman baru yang mengerikan di ranah keamanan siber. Nah, Anthropic pun sigap ambil tindakan.
Fokus utamanya apa, sih?
Anthropic dengan jelas menjelaskan bahwa digagasnya Project Glasswing bertujuan utama untuk mengamankan perangkat lunak paling krusial. Bayangkan, software-software inilah yang menjadi fondasi kokoh berbagai layanan digital di dunia AI saat ini. Jadi, kalau fondasinya rapuh, bisa ambruk semua!
Perusahaan AI berbasis di San Fransisco, Amerika Serikat (AS) ini bahkan sampai menggandeng jajaran raksasa teknologi lain sebagai mitra strategis Project Glasswing. Mantap, ya!
Sebut saja nama-nama beken seperti Amazon Web Services, Apple, Google, Microsoft, Nvidia, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, JPMorgan Chase, Linux Foundation, dan Palo Alto Networks. Mereka semua kompak bergandengan tangan melawan ancaman siber dari AI jahat.
Sikap terbuka dan berbagi hasil temuan
Yang bikin makin simpatik, Anthropic sendiri menyatakan akan membagikan seluruh temuan dari proyek Glasswing secara cuma-cuma. Tujuannya jelas: agar seluruh industri dapat memanfaatkannya untuk keamanan bersama. Gak pelit ilmu, deh!
Selain itu, mereka juga sudah memperluas akses ke lebih dari 40 organisasi tambahan yang saat ini tengah membangun atau memelihara infrastruktur perangkat lunak penting. Jadi, dampaknya bakal terasa luas banget.
“Tidak ada satu organisasi pun yang dapat melakukan ini sendirian,” tegas Anthropic dalam pernyataan resminya. “Pengembang AI terdepan, perusahaan perangkat lunak, peneliti keamanan, pengelola open source, dan pemerintah—semuanya memiliki peran penting untuk dimainkan.” Nah, ini baru namanya gotong royong digital!
Mengandalkan model AI terbaru: Claude Mythos Preview
Dalam proyek Glasswing yang super ambisius ini, seluruh mitra menggunakan model AI terbaru buatan Anthropic, yaitu Claude Mythos Preview. Model canggih ini siap mendukung upaya keamanan sistem pertahanan mereka dengan maksimal.
Apa hebatnya Claude Mythos Preview? Model AI serbaguna ini diklaim sebagai yang paling canggih untuk tugas pemrograman dan sistem berbasis agen (agentic tasks). Wah, bahasanya keren, ya!
Yang lebih mencengangkan, model ini disebut mampu memahami dan memodifikasi perangkat lunak yang kompleks dengan mudah. Kemampuan luar biasa inilah yang memungkinkan AI mendeteksi dan memperbaiki celah keamanan secara cepat dan tepat.
Anthropic mengeklaim bahwa Claude Mythos Preview telah menemukan ribuan kerentanan berbahaya, termasuk celah zero-day yang tersembunyi di berbagai infrastruktur penting, sistem operasi, hingga browser web. Bayangkan, celah yang sebelumnya gak diketahui siapa pun, kini bisa dideteksi lebih awal!
Sayangnya, untuk saat ini, model canggih tersebut baru tersedia dalam tahap research preview terbatas. Jadi belum semua orang bisa mencicipi kehebatannya.
Bagi peserta Project Glasswing yang beruntung, Claude Mythos Preview dapat dimanfaatkan dengan biaya 25 dolar AS (sekitar Rp 426.442) per satu juta token input. Sementara untuk output, dikenakan 125 dolar AS (sekitar Rp 2,1 jutaan) per satu juta token output. Cukup terjangkau untuk teknologi secanggih ini!
Bisa diakses di mana saja?
Model keren ini dapat diakses melalui berbagai platform ternama, seperti Claude API, Amazon Bedrock, Google Cloud Vertex AI, dan Microsoft Foundry. Fleksibel banget, kan?
Yang bikin makin meriah, Anthropic juga menyediakan total kredit penggunaan senilai 100 juta dolar AS (sekitar Rp 1,7 triliun) untuk mendukung proyek ini dan peserta lainnya selama fase penelitian. Wow, nominal yang gak main-main! Informasi ini berhasil dihimpun langsung dari situs resmi Anthropic.
Dengan langkah berani ini, Anthropic menunjukkan bahwa melawan AI jahat tidak perlu pakai cara kuno. Mereka justru memanfaatkan kekuatan AI sendiri untuk melindungi dunia digital. Didukung dana melimpah dan mitra raksasa teknologi, Project Glasswing layak dinantikan hasilnya. Siapa tahu, ini jadi game-changer sejati di dunia keamanan siber global!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










