Saturday, October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

GoPro Lakukan Efisiensi Besar-besaran, 23% Karyawan Dunia Terdampak PHK

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
April 11, 2026
in Berita
0
Google Chrome Update: Tab Vertikal Siap Memudahkan Navigasi Puluhan Halaman Sekaligus
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Kabar mengejutkan datang dari raksasa kamera aksi asal Amerika Serikat, GoPro! Perusahaan yang identik dengan petualangan ekstrem ini secara mengejutkan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari seperlima karyawannya di seluruh dunia hingga penghujung tahun 2026. Langkah drastis ini tentu saja langsung mengundang tanda tanya besar dari para penggemar dan pelaku industri.

Ternyata, di balik keputusan kontroversial ini, GoPro tengah menjalankan strategi restrukturisasi besar-besaran. Perusahaan berambisi untuk menekan biaya operasional yang membengkak sekaligus berupaya keras memperbaiki kinerja keuangan yang terus tertekan selama beberapa tahun belakangan. Dengan kata lain, ini adalah upaya mati-matian agar GoPro tetap bisa bertahan di tengah badai persaingan.

Related posts

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Table of Contents

Toggle
    • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
    • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Angka Fantastis di Balik Pemangkasan Massal
  • Jadwal dan Biaya yang Menguras Kantong
  • Mengapa GoPro Terpaksa Ambil Langkah Berat?
  • Senjata Baru GoPro untuk Bangkit dari Kubur
  • Bukan Pertama Kalinya, GoPro Sudah Punya Catatan Kelam

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026

Angka Fantastis di Balik Pemangkasan Massal

Berdasarkan dokumen resmi yang diajukan ke regulator Amerika Serikat, Mereka secara terbuka menyebut akan memangkok sekitar 145 posisi pekerja. Angka ini sungguh fantastis karena setara dengan sekitar 23 persen dari total tenaga kerja perusahaan! Bayangkan, hampir seperempat karyawan harus rela kehilangan pekerjaan mereka.

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, sebelum pemangkasan massal ini dilakukan, jumlah karyawan GoPro secara global tercatat hanya sekitar 631 orang. Jadi, perusahaan yang dulu pernah berjaya ini kini sedang menjalani diet ekstrem dengan memotong hampir seperempat dari seluruh personelnya.

Jadwal dan Biaya yang Menguras Kantong

Lalu, kapan mimpi buruk ini mulai berlangsung? Manajemen GoPro telah menjadwalkan proses pemangkasan tenaga kerja ini dimulai pada kuartal kedua tahun 2026. Mereka pun menargetkan sebagian besar proses PHK ini sudah selesai sebelum tahun 2026 berakhir. Jadi, bagi karyawan yang terdampak, sisa waktu menanti kepastian nasib yang sungguh mencekam.

Tidak berhenti di situ, GoPro juga memperkirakan biaya restrukturisasi yang harus mereka tanggung mencapai angka fantastis, yaitu sekitar 11,5 juta dolar AS hingga 15 juta dolar AS. Dalam rupiah, jumlah itu setara dengan sekitar Rp 195 miliar hingga Rp 255 miliar! Dana sebesar itu pun disiapkan khusus untuk membayar pesangon serta memberikan manfaat kesehatan bagi para karyawan yang terkena PHK.

Mengapa GoPro Terpaksa Ambil Langkah Berat?

Pertanyaan besarnya, mengapa GoPro sampai nekat mengambil langkah seberat ini? Ternyata, efisiensi ini diambil di tengah tekanan bisnis yang luar biasa berat yang dihadapi GoPro dalam beberapa tahun terakhir, seperti yang dilansir oleh San Francisco Chronicle. Perusahaan pendobrak pasar kamera aksi ini ternyata sedang kewalahan menghadapi badai persaingan yang semakin sengit.

Coba bayangkan, di satu sisi, GoPro harus bertarung sengit di pasar kamera aksi melawan para pesaing tangguh seperti DJI dan Insta360. Kedua produsen ini secara agresif meluncurkan produk-produk inovatif yang tak kalah canggih. Di sisi lain, kemampuan kamera pada smartphone modern pun meningkat drastis dan menjadi alternatif serius bagi sebagian besar pengguna kasual. Mereka pun merasa tidak perlu lagi membeli kamera aksi terpisah.

Senjata Baru GoPro untuk Bangkit dari Kubur

Namun, jangan dulu mengubur GoPro terlalu dalam! Untuk memulihkan pertumbuhan yang sempat tersendat, perusahaan berencana meluncurkan generasi kamera baru yang lebih berfokus pada kebutuhan para profesional. Mereka sepertinya sadar bahwa pasar konsumen biasa telah banyak beralih ke ponsel pintar. Oleh karena itu, mereka berani mengubah haluan dengan menargetkan pembuat konten profesional.

Yang lebih menarik lagi, produk anyar tersebut akan ditenagai oleh prosesor GP3 terbaru buatan mereka sendiri. GoPro dengan percaya diri mengklaim chip terbaru ini mampu meningkatkan kualitas gambar dan performa perangkat secara signifikan. Apakah ini akan menjadi senjata rahasia mereka untuk bangkit kembali? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Bukan Pertama Kalinya, GoPro Sudah Punya Catatan Kelam

Perlu diketahui pula, bahwa pemutusan hubungan kerja kali ini bukanlah yang pertama bagi GoPro. Sebelumnya, perusahaan yang didirikan oleh Nick Woodman ini sudah beberapa kali melakukan pengurangan tenaga kerja. Sebagai contoh, pada tahun 2024, mereka juga telah memangkas sekitar 15 persen karyawan sebagai bagian dari upaya efisiensi biaya. Jadi, pola ini sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu.

Sebagai kilas balik, GoPro pertama kali didirikan pada tahun 2002 oleh seorang pengusaha visioner bernama Nick Woodman. Berkantor pusat di San Mateo, California, perusahaan ini dikenal sebagai pelopor kamera aksi yang sangat populer. Para penggunanya kerap menggunakan kamera ini untuk meregangkan adrenalin melalui olahraga ekstrem, mengabadikan perjalanan epik, hingga berbagai kegiatan luar ruang yang seru. Namun, kini sang pelopor harus berjuang ekstra keras untuk tidak tersingkir oleh zamannya sendiri.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Gopro
Previous Post

Project Glasswing: Inisiatif Baru Anthropic dalam Mengamankan Infrastruktur Digital dengan AI

Next Post

Muse Spark, Langkah Perdana Meta dalam Membangun Ekosistem AI Generasi Baru

Next Post
Google Chrome Update: Tab Vertikal Siap Memudahkan Navigasi Puluhan Halaman Sekaligus

Muse Spark, Langkah Perdana Meta dalam Membangun Ekosistem AI Generasi Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Menggunakan AI untuk Memahami Bahasa Satwa: Akankah Komunikasi Dua Arah Menjadi Nyata?

Menggunakan AI untuk Memahami Bahasa Satwa: Akankah Komunikasi Dua Arah Menjadi Nyata?

1 month ago
IFA 2026 Jadi Panggung Transformasi Anker: Dari Charger Menuju Solusi Rumah Pintar Berbasis AI dan Robot Cerdas

IFA 2026 Jadi Panggung Transformasi Anker: Dari Charger Menuju Solusi Rumah Pintar Berbasis AI dan Robot Cerdas

1 month ago
Poco M7 Plus 5G: Baterai Raksasa 7000mAh Cuma 13 Juta?

Poco M7 Plus 5G: Baterai Raksasa 7000mAh Cuma 13 Juta?

1 year ago
Vivo X Fold 6 Meluncur Global: Usung Kamera ZEISS 200 MP dan Baterai 6.900 mAh

Vivo X Fold 6 Meluncur Global: Usung Kamera ZEISS 200 MP dan Baterai 6.900 mAh

2 weeks ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
  • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Unik dan Modular, CMF Hadirkan Speaker Bluetooth Bergaya Kotak Susu dengan Tampilan Bongkar-Pasang

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In