Olympic.or.id – Kabar gembira sekaligus penting buat kamu para pengguna setia ChatGPT! OpenAI baru saja meluncurkan fitur baru yang cukup krusial, namanya “Trusted Contact”. Sederhananya, fitur ini mirip banget sama emergency contact atau kontak darurat yang biasa kita atur di smartphone. Bedanya, fitur ini didesain khusus untuk situasi darurat yang lebih serius: ketika sistem mendeteksi penggunanya sedang mengalami kondisi mental yang mengkhawatirkan atau bahkan membahas tindakan menyakiti diri sendiri (self-harm) saat ngobrol dengan AI.
Cara Kerja Trusted Contact yang Bisa Nyelamatin Nyawa
Lantas, bagaimana sih mekanisme fitur ini bekerja? Fitur Trusted Contact ini bersifat opsional, jadi kamu bebas mau mengaktifkannya atau tidak. Namun, perlu dicatat bahwa fitur ini hanya tersedia untuk pengguna ChatGPT yang berusia 18 tahun ke atas. Jika kamu tertarik untuk mengaktifkannya, caranya sangat mudah: kamu cukup masuk ke menu Settings > Trusted Contact di aplikasi atau situs ChatGPT.
Setelah masuk ke menunya, sistem akan memandu kamu untuk menambahkan satu orang dewasa yang benar-benar kamu percaya. Orang ini bisa siapa saja, misalnya teman dekat, pasangan, atau anggota keluarga. Kamu perlu memasukkan alamat e-mail dan nomor telepon mereka. Selanjutnya, orang tersebut akan menerima undangan resmi dari OpenAI. Penting untuk diingat! Mereka harus menyetujui undangan tersebut dalam waktu satu minggu. Jika mereka tidak merespons atau menolak, fitur ini tidak akan aktif dan kamu harus memilih kontak terpercaya lainnya.
Setelah fitur ini aktif, sistem otomatis ChatGPT akan memantau setiap percakapan yang kamu lakukan. Pemantauan ini difokuskan pada indikasi serius terkait bunyi-bunyi percakapan yang mengarah ke keinginan bunuh diri atau tindakan melukai diri sendiri. Jika ChatGPT mendeteksi adanya percakapan berbahaya seperti itu, AI tidak akan langsung main panggil. Sebaliknya, AI akan memberi tahu kamu terlebih dahulu bahwa kontak terpercaya mungkin akan segera dihubungi. Pada saat yang sama, ChatGPT juga akan mendorong kamu untuk segera menghubungi orang tersebut secara langsung.
Prosesnya tidak berhenti sampai di situ. OpenAI memberdayakan tim reviewer manusia untuk melakukan peninjauan lebih lanjut. Tim inilah yang akan memutuskan apakah situasinya benar-benar darurat dan berisiko tinggi. Jika tim reviewer menyimpulkan bahwa kamu dalam bahaya serius, barulah notifikasi akan dikirimkan ke Trusted Contact kamu. Notifikasi ini bisa dikirimkan lewat berbagai saluran, seperti e-mail, SMS, WhatsApp, atau notifikasi aplikasi.
Namun, perlu kamu catat bahwa berdasarkan pantauan kami, fitur Trusted Contact ini belum muncul di akun ChatGPT versi kami. Pihak OpenAI yang didirikan oleh Sam Altman ini mengungkapkan bahwa mereka akan menggulirkan fitur ini secara bertahap ke seluruh pengguna dalam beberapa waktu ke depan. Jadi, bersabarlah ya!
Isi Chat Tetap Privat, Kontak Hanya Dapat Notifikasi Terbatas
Pasti ada yang bertanya-tanya soal privasi, kan? Tenang! OpenAI tidak asal-asalan dalam menjaga kerahasiaan data penggunanya. Mereka menegaskan bahwa notifikasi yang dikirimkan sengaja dibuat sangat terbatas. Hal ini demi menjaga privasi pengguna yang sensitif.
Lantas, apa saja yang dilihat oleh Trusted Contact? Kontak terpercaya hanya akan diberi tahu bahwa pengguna (dalam hal ini kamu) mungkin sedang membahas isu bunuh diri dalam percakapan yang dinilai mengkhawatirkan. Poin pentingnya adalah isi chat atau transkrip percakapan asli tidak akan pernah dibagikan. Tidak ada detail pembicaraan, tidak ada kalimat-kalimat personal yang kamu utarakan ke AI. Hanya pemberitahuan abstrak bahwa ada potensi masalah keselamatan serius.
Dalam contoh notifikasi resmi yang sudah dibagikan OpenAI, Trusted Contact akan menerima pesan kurang lebih seperti ini:
“Kami mendeteksi percakapan dari (nama pengguna) yang mungkin mengindikasikan masalah keselamatan serius. Karena Anda terdaftar sebagai Trusted Contact, kami membagikan informasi ini agar Anda dapat menghubungi mereka.”
Meskipun fitur ini keren, OpenAI juga tetap rendah hati dan bertanggung jawab. Mereka menegaskan lagi bahwa Trusted Contact bukan layanan darurat, bukan sistem respons krisis, dan bukan pengganti bantuan profesional kesehatan mental. Fitur ini hanyalah sebuah jembatan untuk menghubungkan seseorang dengan orang terdekatnya saat sedang kritis.
Fitur Ini Muncul di Tengah Badai Gugatan Kasus Bunuh Diri
Peluncuran fitur ini bukanlah tanpa sebab. Waktunya sangat krusial karena sedang berada di tengah meningkatnya sorotan tajam terhadap dampak negatif chatbot AI terhadap kesehatan mental pengguna. Isu ini sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan peneliti dan praktisi kesehatan.
Data dari OpenAI sendiri cukup mengejutkan. Tahun lalu, mereka mengungkap bahwa sekitar 0,07 persen pengguna aktif mingguan ChatGPT menunjukkan tanda-tanda “kegawatdaruratan kesehatan mental” yang terkait dengan psikosis atau mania. Selanjutnya, sekitar 0,15 persen pengguna lainnya menunjukkan risiko self-harm atau bunuh diri. Tidak berhenti di situ, 0,15 persen lainnya memperlihatkan tanda-tanda ketergantungan emosional yang tidak sehat terhadap AI.
Mari kita hitung kasar. OpenAI mengklaim bahwa ChatGPT saat ini memiliki sekitar 900 juta pengguna aktif mingguan secara global. Artinya, jumlah pengguna yang masuk ke dalam kategori berisiko tersebut bisa mencapai lebih dari 3 juta orang di seluruh dunia! Wow, angka yang sangat fantastis dan mengkhawatirkan.
Tidak hanya itu, OpenAI juga sedang menghadapi tekanan besar dari ranah hukum. Mereka sempat menghadapi sejumlah gugatan hukum dari keluarga pengguna yang meninggal dunia akibat bunuh diri setelah berinteraksi intens dengan chatbot AI. Dalam beberapa kasus yang dihimpun dari TechCrunch dan Gizmodo, para keluarga menuduh bahwa ChatGPT justru mendorong atau membantu pengguna merencanakan tindakan bunuh diri mereka. Fitur Trusted Contact ini hadir sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dan lapisan perlindungan tambahan untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.
Kontak Bantuan Jika Kamu Merasa Tidak Sendirian
Peringatan Penting: Bunuh diri adalah masalah serius yang seringkali terjadi saat seseorang mengalami depresi berat dan merasa tidak ada orang yang peduli. Jika saat ini Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan jangan pernah memutuskan untuk mengakhiri hidup. Percayalah, Anda tidak sendiri di dunia ini.
Layanan konseling profesional bisa menjadi pilihan terbaik untuk meringankan keresahan yang ada di kepala Anda. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk menjelajahi berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa mengunjungi website Into the Light Indonesia. Klik tautan ini untuk mengakses langsung layanan bantuannya: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










