Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

Kecepatan Super! DiffusionGemma dari Google Mampu 700 Token per Detik di RTX 5090

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
June 13, 2026
in Teknologi
0
Este Ecosystem: Senjata Baru XLSmart Gabungkan AI, Cloud, dan 5G demi Percepat Transformasi Digital Korporasi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Google baru saja melepas monster AI terbarunya yang bikin merinding. Rabu (10/6/2026), raksasa teknologi itu secara resmi meluncurkan DiffusionGemma, model kecerdasan buatan yang katanya ngebut banget!

Model ini bukan sembarangan loh. DeepMind, divisi AI andalan Google yang super jenius, yang mengembangkan DiffusionGemma sebagai penerus dari jajaran AI open-source populer, Gemma 4. Tapi jangan salah sangka, meski satu keluarga, cara kerja DiffusionGemma benar-benar beda total. Ia tidak menghasilkan output secara berurutan kayak model AI kebanyakan.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
    • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
    • Hemat Listrik Hingga 30 Persen, China Sulap Temperatur Dingin Samudra Jadi Pendingin Server Raksasa
  • Bukan Autoregresif Biasa, Ini Dia Teknik Terbaru!
  • Ngebutnya Gila-gilaan! 4 Kali Lebih Cepat!
  • Bukan Cuma Cepat, Tapi Jago Memecahkan Masalah Rumit!
  • Sayangnya, Bukan Tanpa Kekurangan
  • Siap Download? Tersedia untuk Pengembang!

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Hemat Listrik Hingga 30 Persen, China Sulap Temperatur Dingin Samudra Jadi Pendingin Server Raksasa

Hemat Listrik Hingga 30 Persen, China Sulap Temperatur Dingin Samudra Jadi Pendingin Server Raksasa

September 17, 2026

Bukan Autoregresif Biasa, Ini Dia Teknik Terbaru!

Seperti yang sudah kita tahu, mayoritas model AI saat itu menghasilkan teks dengan metode autoregresif. Mereka bekerja dengan rapi, langkah demi langkah, token demi token dari kiri ke kanan. Metode ini memang sudah terbukti handal, tapi agak lambat dan mirip robot yang bicara satu per satu.

Nah, Di sinilah letak gebrakannya! DiffusionGemma memilih jalur yang radikal. Alih-alih bekerja sendiri-sendiri, ia menggunakan teknik diffusion. Tenang, istilah keren ini gak sesulit kedengarannya, kok. Intinya, model ini menghasilkan seluruh blok teks secara paralel alias barengan, persis seperti cara kerja AI pembuat gambar.

Bayangkan saja, daripada menulis kata demi kata seperti pelan-pelan, DiffusionGemma langsung menulis satu paragraf penuh sekaligus. Setelah itu, barulah ia menyempurnakan jawabannya secara bertahap hingga menjadi hasil akhir yang utuh dan memuaskan. Keren, kan?

Ngebutnya Gila-gilaan! 4 Kali Lebih Cepat!

Menurut Google langsung, pendekatan unik ini membuat kinerja DiffusionGemma lebih cepat dan jauh lebih efisien. Efeknya paling terasa ketika kamu menjalankannya secara lokal, misalnya di GPU Nvidia DGX canggih atau bahkan di GPU gaming kelas menengah milikmu.

Secara teknis, kita perlu sedikit membedah spesifikasi sang monster. DiffusionGemma mengusung arsitektur Mixture of Experts (MoE) dengan total 26 miliar parameter. Wow, besar banget? Tunggu dulu. Jangan buru-buru khawatir RAM-mu meletup. Faktanya, hanya sekitar 3,8 miliar parameter yang aktif bekerja saat proses inferensi berlangsung.

Hasilnya? Kamu tetap bisa menjalankan model ini di perangkat dengan RAM sekitar 18 GB, termasuk GPU gaming kelas atas sekalipun. Jadi, para gamer yang hobi ngoding AI, kalian patut bersorak!

Google dengan percaya diri membagikan hasil uji performa DiffusionGemma di blog resmi mereka. Coba simak angkanya: Ketika diuji menggunakan kartu grafis Nvidia RTX 5090, DiffusionGemma mampu menghasilkan sekitar 700 token per detik!

Gila, kan? Tapi tunggu dulu, itu belum seberapa. Begitu dijalankan menggunakan akselerator AI super canggih Nvidia H100, kecepatannya langsung menembus 1.000 token per detik. Ya, benar! Empat kali lebih cepat dibandingkan model Gemma autoregresif dengan ukuran yang sebanding. Ini bukan sekadar peningkatan, ini lompatan besar!

Google menjelaskan, pencapaian gila ini bisa terwujud karena DiffusionGemma dengan cerdik menggeser beban kerja dari bandwidth memori ke komputasi. Alhasil, model ini dapat menghasilkan hingga 256 token secara paralel dalam satu proses. Hemat waktu dan tenaga!

Bukan Cuma Cepat, Tapi Jago Memecahkan Masalah Rumit!

Kecepatan luar biasa ini mendapat dukungan penuh untuk berbagai tugas yang tidak bersifat linier. Jadi, DiffusionGemma tidak hanya jago nulis teks biasa, tapi juga sangat cocok untuk pekerjaan-pekerjaan kompleks seperti:

  • Pengeditan teks langsung tanpa perlu nunggu loading.
  • Penyusunan urutan molekul yang pastinya rumit bagi AI biasa.
  • Pembuatan grafik matematika yang presisi.
  • Pemecahan teka-teki Sudoku yang selama ini bikin banyak AI pusing tujuh keliling.

Ngomongin Sudoku, ini memang musuh bebuyutan model AI konvensional. Mengapa? Karena setiap angka yang kamu masukkan sangat bergantung pada angka lain yang belum tentu sudah dihasilkan. Hubungannya saling terkait dan kompleks. Kalau pakai model biasa, bisa-bisa mati kutu.

Namun, dengan kemampuan memperbaiki banyak token secara bersamaan, DiffusionGemma dinilai lebih mudah menemukan pola dan solusi yang konsisten. Google bahkan dengan berani menunjukkan demonstrasi langsung bagaimana model tersebut dapat menyelesaikan puzzle Sudoku. Caranya? Dengan melakukan koreksi berulang pada seluruh papan permainan hingga menemukan jawaban yang tepat. Mantap!

Sayangnya, Bukan Tanpa Kekurangan

Meskipun segudang keunggulan telah dipamerkan, Google dengan jujur mengakui bahwa teknik diffusion pada DiffusionGemma juga menyimpan sejumlah keterbatasan. Sifatnya eksperimental untuk saat ini, jadi jangan berharap sempurna.

Beberapa kelemahannya antara lain tingkat kesalahan yang lebih tinggi dibandingkan model AI autoregresif. Pada model pembuat gambar, kesalahan pada beberapa piksel biasanya masih bisa ditoleransi dan tidak terlalu mengganggu hasil akhir. Soalnya mata manusia juga kurang teliti.

Namun dalam teks, ceritanya lain. Satu kesalahan token saja dapat mengubah makna kalimat secara signifikan. Bisa-bisa artinya jadi kacau balau.

Selain itu, pendekatan diffusion juga kurang efisien untuk menghasilkan jawaban yang sangat pendek. Kenapa? Karena model tetap harus menjalankan proses paralel yang cukup besar, meskipun output yang diinginkan hanya sedikit. Jadinya malah boros.

Karena alasan-alasan inilah Google masih sebatas menempatkan DiffusionGemma sebagai eksperimen. Mereka belum mengadopsi teknologi ini ke Gemini yang digunakan secara luas lewat cloud. Jadi buat yang sudah jatuh cinta dengan asisten AI Google di ponsel, jangan berharap ada perubahan drastis dalam waktu dekat, ya.

Siap Download? Tersedia untuk Pengembang!

Kabar baiknya, meskipun masih eksperimental, DiffusionGemma sudah tersedia untuk diunduh oleh para pengembang yang penasaran dan ingin menjajal kehebatannya. Kamu bisa langsung mengaksesnya melalui platform Hugging Face, surganya para machine learning engineer.

Google dengan murah hati merilis model ini dengan lisensi Apache 2.0, sama seperti model Gemma generasi keempat lainnya. Artinya, kamu bisa menggunakan, memodifikasi, bahkan mendistribusikan ulang dengan bebas, tanpa perlu takut masalah hukum. Lengkap sudah, informasi ini dihimpun langsung dari Ars Technica.

Kesimpulannya? DiffusionGemma memang belum sempurna, tapi potensinya luar biasa. Kecepatan 4 kali lipat dan kemampuan memecahkan masalah kompleks seperti Sudoku adalah bukti nyata bahwa masa depan AI tidak hanya autoregresif. Siap-siap, inovasi berikutnya pasti bakal lebih gila lagi!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Este Ecosystem: Senjata Baru XLSmart Gabungkan AI, Cloud, dan 5G demi Percepat Transformasi Digital Korporasi

Next Post

Insta360 Luncurkan Luna Ultra Secara Resmi, Kamera Saku yang Punya Kamera Utama dan Telefoto

Next Post
Este Ecosystem: Senjata Baru XLSmart Gabungkan AI, Cloud, dan 5G demi Percepat Transformasi Digital Korporasi

Insta360 Luncurkan Luna Ultra Secara Resmi, Kamera Saku yang Punya Kamera Utama dan Telefoto

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Vivo V70 dan V70 Elite Resmi, Desain Mirip, Baterai Sama, Chipset Beda Kelas

Microsoft Akui Copilot Bisa Akses Email Rahasia Akibat Bug

7 months ago
Xiaomi 17 Pro: Layar Belakang yang Bikin Lo Ketagihan!

Xiaomi 17 Pro: Layar Belakang yang Bikin Lo Ketagihan!

1 year ago
Proyek Ambisius 2Africa Meta Tersendat Imbas Konflik Iran-AS

Teknik Zombie ZIP: Saat File Rusak Jadi Celah Masuk Malware ke Komputer

6 months ago
INFO: Google Ungkap Aplikasi Penjahat Baterai di Play Store!

INFO: Google Ungkap Aplikasi Penjahat Baterai di Play Store!

10 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In