Olympic.or.id – Kabar gembira datang dari jagat teknologi! Huawei secara resmi memperkenalkan tablet generasi terbaru mereka, MatePad Air (2026), untuk konsumen global pada Selasa (14/7/2026) kemarin. Kehadiran perangkat ini jelas bukan main-main, karena mereka langsung menyuntikkan segudang peningkatan yang bikin para pecinta gadget penasaran, mulai dari layar OLED beresolusi tajam dengan refresh rate 144 Hz yang mulus luar biasa, hingga desain bodi yang berhasil dibuat jauh lebih ramping dan ringan dibanding pendahulunya. Generasi baru ini hadir untuk menegaskan posisinya sebagai tablet produktivitas andalan yang tetap mengutamakan mobilitas tinggi.
Secara garis besar, Huawei masih setia mempertahankan konsep inti MatePad Air sebagai perangkat produktivitas yang ringan dan praktis. Tablet ini tetap dirancang untuk menjadi teman setia dalam menunjang berbagai aktivitas, baik itu bekerja di kantor, mengerjakan tugas kuliah, maupun sekadar mengisi waktu luang dengan konten kreatif. Dukungan aksesori seperti keyboard dan stylus canggih pun masih menjadi nilai jual utama, memastikan pengguna bisa mendapatkan pengalaman yang mendekati laptop tanpa harus membawa beban berat ke mana-mana.
Spesifikasi Huawei MatePad Air (2026): Siap Bikin Tablet Lain Gigit Jari!
Peningkatan paling kentara dan paling bikin mata terbelalak ada pada sektor layar. Jika tahun lalu Huawei masih mengandalkan panel IPS LCD, kini mereka berani melompat jauh dengan membenamkan panel OLED yang kualitas visualnya jauh lebih superior. Bayangkan, layar seluas 12 inci ini menyajikan resolusi 2.800 x 1.840 piksel yang begitu tajam dan jernih, dipadukan dengan kecepatan refresh rate hingga 144 Hz. Hasilnya? Setiap gerakan di layar terasa sangat halus dan responsif, sehingga aktivitas seperti bermain game dengan grafis tinggi, menonton film HDR, atau sekadar scrolling media sosial akan terasa lebih menyenangkan dan memanjakan mata.
Tidak cukup sampai di situ, Huawei juga memberikan opsi menarik bagi para pengguna yang menginginkan pengalaman visual lebih nyaman, yaitu layar dengan teknologi PaperMatte. Tablet ini tersedia dalam dua varian; versi reguler dan versi PaperMatte yang dibanderol dengan harga sedikit lebih tinggi. Lapisan PaperMatte ini bekerja secara cerdik untuk mengurangi pantulan cahaya berlebih, membuat layar tetap terbaca dengan sempurna bahkan saat digunakan di bawah terik matahari. Lebih dari itu, lapisan ini memberikan sensasi sentuhan yang lebih mirip dengan kertas saat digoreskan bersama stylus Huawei M-Pencil Pro, sehingga aktivitas menggambar atau menulis catatan terasa lebih natural dan presisi.
Beralih ke sektor desain, Huawei berhasil menyuguhkan perangkat yang lebih ringkas dari pendahulunya. Ketebalan tablet ini kini hanya 5,3 mm dengan bobot sekitar 509 gram. Angka ini berarti tablet ini berhasil dibuat sekitar 0,6 mm lebih tipis dan 46 gram lebih ringan dibanding MatePad Air generasi sebelumnya. Dengan ukuran sekurus itu, pengguna pasti akan lebih betah membawanya bepergian atau menatap layarnya berjam-jam tanpa merasa pegal.
Untuk sektor kamera, meski bukan fokus utama sebuah tablet, Huawei tetap membekalinya dengan spesifikasi yang mumpuni. Di bagian belakang, terdapat kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8 yang didukung autofocus dan LED flash. Kamera ini sudah cukup canggih untuk mengabadikan momen atau mendokumentasikan dokumen, serta mampu merekam video hingga resolusi 1080p. Sementara di bagian depan, Huawei menanamkan kamera 12 MP fixed focus yang dirancang khusus untuk kebutuhan komunikasi, mulai dari video conference penting, mengikuti kelas online, hingga kebutuhan swafoto sehari-hari.
Dapur Pacu dan Sistem Operasi
Dari sisi performa, Huawei menyematkan chipset andalan Kirin T93C untuk menggerakkan seluruh sistem. Chipset ini kemudian dipadukan dengan pilihan RAM 8 GB atau 12 GB, serta penyimpanan internal 256 GB yang lega untuk menampung berbagai aplikasi dan file. Tablet ini berjalan di atas sistem operasi HarmonyOS 4.3 buatan Huawei sendiri.
Namun, ada satu hal penting yang perlu dicatat oleh calon pembeli. Sama seperti lini smartphone Huawei terbaru, tablet ini tidak menjalankan sistem operasi Android dan tidak dilengkapi dengan layanan serta aplikasi Google (Google Mobile Services/GMS). Konsekuensinya, pengguna tidak akan bisa mengunduh aplikasi secara langsung dari Play Store, menonton video dari aplikasi YouTube resmi, menjelajahi peta di Google Maps, mengedit dokumen melalui Google Drive, atau mengakses berbagai layanan Google lainnya secara bawaan. Meski begitu, Huawei telah menyediakan toko aplikasi AppGallery sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan aplikasi sehari-hari.
Ketahanan Baterai dan Fitur Hiburan
Huawei benar-benar serius menghadirkan tablet yang tahan banting. Mereka membekali MatePad Air (2026) dengan baterai berkapasitas 10.100 mAh yang sangat besar, didukung teknologi fast charging 66 watt yang mampu mengisi daya dengan sangat cepat. Dengan kapasitas sebesar itu, Huawei mengklaim tablet ini mampu bertahan hingga 16 jam untuk pemutaran video lokal, atau sekitar 10 jam untuk streaming video HDR secara terus menerus. Pengguna tidak perlu lagi khawatir kehabisan daya di tengah aktivitas padat.
Bicara soal hiburan, MatePad Air (2026) juga dilengkapi dengan sistem audio premium berupa enam speaker Huawei Sound yang menghasilkan suara imersif, ditambah dua mikrofon untuk menangkap suara dengan jernih. Untuk konektivitas, tablet ini sudah dilengkapi dengan WiFi 7 tercepat, Bluetooth 5.2, NearLink, OTG, port USB-C USB 3.1 Gen 1, serta dukungan codec audio SBC, AAC, LDAC, dan L2HC. Huawei juga menyediakan aksesori keyboard pelengkap agar tablet dapat digunakan layaknya laptop, meskipun keyboard tersebut belum dilengkapi dengan touchpad.
Harga dan Ketersediaan
Tablet canggih ini akan tersedia dalam tiga pilihan warna yang elegan, yaitu Light Blue, Cherry Blossom Pink, dan Pure White. Untuk pasar Eropa, Huawei telah membanderol MatePad Air (2026) dengan harga sebagai berikut:
- MatePad Air (2026) 8/256 GB + Keyboard: dibanderol 849 euro (sekitar Rp 17,5 juta).
- MatePad Air (2026) PaperMatte Edition 8/256 GB + Keyboard/M-Pencil Pro: dibanderol 899 euro (sekitar Rp 18,5 juta).
- MatePad Air (2026) PaperMatte Edition 12/256 GB + Keyboard: dibanderol 999 euro (sekitar Rp 20,6 juta).
Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi apakah tablet spektakuler ini bakal ikut diboyong ke pasar Indonesia atau tidak.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










