Olympic.or.id – Setelah enam tahun lamanya pengguna Android harus gigit jari melihat eksklusivitas Phocus Mobile 2 hanya untuk perangkat iOS sejak 2019, kini kabar menggembirakan datang dari Hasselblad. Raksasa kamera medium format asal Swedia itu akhirnya merilis Phocus Mobile untuk Android versi 1.0.0 secara resmi. Bayangkan, penantian selama enam tahun bukanlah waktu yang singkat, tetapi Hasselblad membuktikan bahwa mereka serius menghadirkan pengalaman mobile editing terbaik bagi para pengguna setianya.
Aplikasi companion resmi untuk kamera medium format Hasselblad ini kini dapat dinikmati oleh pemilik X2D II 100C, X2D 100C, dan 907X & CFV 100C di perangkat Android, dan yang lebih membahagiakan lagi, semua ini tersedia secara gratis melalui Google Play Store. Tentunya, langkah besar ini disambut meriah oleh komunitas fotografer profesional di Indonesia yang selama ini merasa kurang terakomodasi oleh ekosistem Android.
Fitur Lengkap yang Tak Kalah dari Versi iOS
Begitu mengunduh aplikasi ini, pengguna akan langsung disuguhi dengan perangkat editing yang sangat komprehensif dan tak kalah canggih dari versi iOS-nya. Phocus Mobile Android membawa serta kelengkapan fitur editing yang mencakup exposure, curves, white balance, koreksi monokrom, koreksi lensa, noise reduction, sharpening, cropping, rotasi, hingga keystone correction.
Dengan kata lain, semua kebutuhan dasar hingga lanjutan untuk mengolah foto medium format telah tersedia dalam genggaman. Yang membuatnya semakin istimewa, pengaturan edit yang telah dibuat dapat disalin dan diterapkan secara batch atau sekaligus ke banyak foto. Fitur ini tentu menjadi penyelamat bagi fotografer yang harus mengolah volume tinggi, seperti dalam sesi pemotretan wedding atau produk, karena mereka tidak perlu mengulangi pengaturan yang sama untuk setiap foto secara manual. Dengan demikian, alur kerja menjadi jauh lebih efisien dan menghemat waktu berharga.
Kemudahan Impor dengan Wi-Fi dan USB-C
Proses impor foto pun dibuat semudah mungkin oleh Hasselblad. Pengguna dapat mengimpor foto melalui koneksi Wi-Fi yang stabil, atau bagi pemilik X2D II 100C dengan firmware 1.3.16.1 atau yang lebih baru, mereka juga bisa menggunakan kabel USB-C untuk transfer data yang lebih cepat dan andal. Setelah foto-foto berhasil diimpor ke dalam aplikasi, pengguna dapat langsung memberikan rating bintang dan menandai foto favorit mereka sebagai bagian dari proses kurasi awal.
Langkah selanjutnya, foto-foto tersebut dapat diekspor dalam berbagai format fleksibel seperti Ultra HDR JPEG, HDR TIFF, JPEG, TIFF, HEIF, atau bahkan 3FR RAW yang merupakan format RAW native Hasselblad. Dengan pilihan format yang beragam ini, fotografer memiliki kebebasan penuh untuk menentukan kualitas akhir yang diinginkan, apakah untuk keperluan cetak besar, tampilan layar HDR, atau sekadar berbagi cepat di media sosial.
Warna Natural Khas Hasselblad dan AI Noise Reduction yang Revolusioner
Salah satu keunggulan utama yang dibawa oleh Phocus Mobile Android adalah pengalaman Hasselblad Natural Colour Solution atau HNCS yang end-to-end. Hasselblad dengan percaya diri mengklaim bahwa aplikasi ini menghadirkan warna dan gradasi tonal yang konsisten mulai dari preview hingga file akhir diekspor, persis seperti yang dirasakan saat mengedit di desktop. Bagi pengguna yang sering bekerja dengan file HDR dari X2D II 100C di perangkat Android yang mendukung HDR, aplikasi ini juga menyediakan penyesuaian highlight presisi yang sangat berguna untuk gambar dengan kontras tinggi. Namun yang paling menarik perhatian adalah kehadiran fitur baru bernama Hasselblad Natural Noise Reduction atau HNNR.
Fitur ini merupakan noise reduction berbasis AI yang diklaim oleh Hasselblad dilatih dari ratusan ribu foto Hasselblad dan dikalibrasi secara khusus untuk sensor medium format 100MP. Bayangkan, kecerdasan buatan ini mampu mereduksi noise pada file RAW 100MP hanya dalam waktu sekitar 15 sampai 20 detik saja. Pengguna dapat memilih antara dua mode yang tersedia: Purity Mode untuk hasil paling bersih, dan Detail Mode yang secara cerdas mempertahankan micro-texture serta detail halus. Fitur ini menjadi sangat krusial terutama untuk 907X & CFV 100C yang tidak memiliki stabilisasi gambar dalam bodi atau in-body image stabilisation, sehingga noise reduction ini secara efektif memperluas kemungkinan pemotretan handheld di kondisi minim cahaya yang sebelumnya sulit dilakukan.
Spesifikasi Perangkat yang Menuntut Performa Tinggi
Tentunya, kemampuan mengolah file RAW berukuran hingga 100MB tidak datang tanpa konsekuensi. Phocus Mobile Android memiliki syarat perangkat keras yang cukup tinggi, yaitu minimal RAM 12GB dan sistem operasi Android 12 ke atas. Bahkan, Hasselblad merekomendasikan Android 16 ke atas dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3 atau yang lebih baru untuk pengalaman terbaik.
Khusus untuk fitur HNNR yang canggih, saat ini hanya didukung oleh perangkat berbasis Snapdragon 8 Gen 3 ke atas. Meskipun persyaratan ini terbilang berat, hal ini bukanlah masalah besar mengingat pengguna yang mampu membeli kamera Hasselblad yang harganya fantastis hampir dipastikan akan memiliki ponsel pintar kelas atas. Namun tetap perlu dicatat bahwa tidak semua HP Android bisa menjalankan aplikasi ini dengan lancar, jadi calon pengguna perlu memeriksa spesifikasi perangkat mereka terlebih dahulu sebelum mengunduh.
Langkah Strategis Hasselblad Menjawab Permintaan Pasar
Hasselblad Phocus Mobile untuk Android akhirnya mewujudkan permintaan lama komunitas Hasselblad yang selama ini merasa terpinggirkan oleh ekosistem iOS. Dengan membawa alur kerja mobile lengkap yang mencakup HNCS dan noise reduction berbasis AI ke ekosistem Android, Hasselblad menunjukkan komitmen mereka untuk melayani seluruh basis pengguna tanpa kecuali. Aplikasi yang gratis ini menjadi bukti bahwa Hasselblad mendengarkan keluhan dan harapan para fotografer di seluruh dunia.
Meskipun syarat RAM 12GB dan rekomendasi chipset Snapdragon 8 Gen 3 ke atas berarti tidak semua HP Android bisa menjalankannya dengan lancar, hal ini tentunya tidak akan menjadi masalah karena pengguna yang mampu membeli kamera Hasselblad hampir dipastikan akan memiliki ponsel kelas atas. Dengan dirilisnya aplikasi ini, Hasselblad tidak hanya memperluas jangkauan ekosistemnya tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam industri fotografi medium format yang terus beradaptasi dengan era digital dan kebutuhan pengguna modern.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










