Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home hardware

Mini PC ASUS VM31 Resmi Meluncur, Bawa Chip AMD Rebrand untuk Produktivitas Sehari-hari

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
August 4, 2026
in hardware
0
OnePlus N6x Hadir dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh dan Chipset MediaTek Dimensity 6360
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – ASUS kembali mengguncang pasar PC kompak dengan meluncurkan VM31, sebuah mini PC berukuran saku yang volumenya cuma 0,55 liter. Bayangkan, perangkat sekecil ini ternyata dirancang khusus buat menyelinap ke ruang-ruang sempit, mulai dari meja kantor yang berantakan hingga rak TV minimalis, tentu saja dengan fokus utama pada kebutuhan produktivitas ringan sehari-hari. Menariknya, ASUS tidak main-main dalam memberikan pilihan, sebab mereka menyiapkan tiga varian prosesor AMD sekaligus.

Namun, perlu diketahui bahwa ketiga chip tersebut bukanlah generasi terbaru, melainkan prosesor lawas yang sudah di-rebrand ulang. Varian tersebut adalah Ryzen 3 30 yang merupakan daur ulang dari Ryzen 3 7320U, Ryzen 5 40 yang merupakan saudara kembar dari Ryzen 5 7520U, serta Athlon Silver 10 yang tidak lain adalah versi kemasan ulang dari Athlon Silver 7120U.

Related posts

The Blood of Dawnwalker Buktikan Daya Tariknya dengan 1 Juta Kopi dalam Waktu Singkat

Table of Contents

Toggle
  • Resolusi Full HD dengan Refresh Rate 1.000 Hz, Acer Predator XB253Q U1 Siap Dominasi IFA 2026
  • Dua Seri RAM DDR5 Terbaru dari KLEVV: CRAS V RGB dan URBANE V RGB, Siap untuk Gaming dan Kreator
  • Chip Lawas Berbalut Nama Baru: Strategi Hemat atau Jalan Pintas?
  • RAM Solder, SSD Cepat, dan Konektivitas Masa Kini
  • Port Super Lengkap di Tubuh Mungil, Siap Jadi Pusat Kendali Meja Kerja

Resolusi Full HD dengan Refresh Rate 1.000 Hz, Acer Predator XB253Q U1 Siap Dominasi IFA 2026

September 9, 2026
Landrush .ai.id 2026: Kesempatan Awal Rebut Identitas Digital AI Indonesia

Dua Seri RAM DDR5 Terbaru dari KLEVV: CRAS V RGB dan URBANE V RGB, Siap untuk Gaming dan Kreator

August 26, 2026

Chip Lawas Berbalut Nama Baru: Strategi Hemat atau Jalan Pintas?

Mari kita bedah lebih dalam soal jantung pacu dari VM31 ini. Untuk varian unggulan, Ryzen 3 30, ASUS mengandalkan chip berbasis desain Mendocino dengan fabrikasi 6nm. Meski mengusung embel-embel nama generasi terbaru, prosesor ini membawa arsitektur Zen 2 yang pertama kali diperkenalkan AMD pada tahun 2019. Ya, arsitektur yang sudah berusia lebih dari setengah dekade ini tetap diandalkan, namun jangan salah, ia masih mampu menggerakkan empat core dengan delapan thread yang bisa melesat hingga kecepatan 4,1GHz, didukung cache L3 sebesar 4MB dan grafis terintegrasi Radeon 610M. AMD sebenarnya sudah meluncurkan Ryzen 7000 series mobile sejak 2022, sehingga kehadiran chip ini di tahun 2026 memang terasa seperti memutar waktu ke masa lalu.

Meski begitu, ASUS tampaknya sangat sadar betul bahwa pasar yang mereka incar bukanlah para gamer haus performa atau kreator konten berat, melainkan kantoran dan pelajar yang hanya butuh perangkat mumpuni untuk tugas-tugas ringan. Ketiga pilihan prosesor tersebut dipatok dengan Thermal Design Power (TDP) sebesar 15 watt, sebuah angka yang tergolong standar dan efisien untuk menjaga suhu tetap adem serta tagihan listrik tetap rendah di kelas mini PC produktivitas.

RAM Solder, SSD Cepat, dan Konektivitas Masa Kini

Melanjutkan pembahasan ke sektor memori dan penyimpanan, VM31 menawarkan konfigurasi yang cukup menarik meskipun tetap mengusung semangat hemat biaya. ASUS membekali perangkat ini dengan dukungan RAM hingga 16GB LPDDR5-5500 yang sudah disolder langsung ke board. Karena memori sudah menyatu dengan papan sirkuit, pengguna tidak bisa melakukan upgrade atau ekspansi RAM tambahan di kemudian hari, sehingga pilihan kapasitas harus diputuskan sejak awal pembelian. Untuk urusan penyimpanan data, VM31 mengandalkan satu slot M.2 2280 NVMe SSD yang berbasis jalur PCIe 3.0. ASUS menyediakan opsi kapasitas yang beragam, mulai dari 128GB untuk pengguna yang super hemat, hingga 512GB bagi mereka yang membutuhkan ruang lebih luas untuk menyimpan dokumen dan file multimedia.

Sektor konektivitas nirkabel juga tidak kalah penting, dimana VM31 sudah dibekali dengan WiFi 6E dan Bluetooth 5.2. Standar koneksi ini tergolong masih sangat relevan dan modern, meskipun prosesor yang menggerakkannya terbilang kuno. Dengan kecepatan transfer data yang stabil dan jangkauan sinyal yang luas, pengguna tetap bisa menikmati pengalaman internet yang mulus tanpa hambatan berarti, baik untuk meeting virtual maupun streaming konten edukasi.

Port Super Lengkap di Tubuh Mungil, Siap Jadi Pusat Kendali Meja Kerja

Beralih ke sektor konektivitas fisik, ASUS VM31 benar-benar tampil mengesankan untuk ukuran bodi yang super mungil. Bagian depan perangkat ini tidak pelit port, karena ASUS menyematkan satu port USB 3.2 Gen 2 Type-C yang juga mendukung DisplayPort 1.4, dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A untuk aksesori cepat, serta jack audio 3,5mm yang masih setia menemani pengguna headphone kabel.

Di sisi belakang, kelengkapan port bahkan lebih melimpah; terdapat dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, satu USB 3.2 Gen 2 Type-C dengan dukungan DisplayPort 1.4, satu port USB 2.0 untuk perangkat lama seperti keyboard atau mouse, DisplayPort 1.4, HDMI 2.0 yang mampu mendukung resolusi 4K pada refresh rate 60Hz, port LAN 2.5 GbE untuk koneksi kabel super cepat, dan tentunya konektor daya. Dengan ragam port yang sangat lengkap ini, VM31 bisa dengan mudah dihubungkan ke dua monitor 4K sekaligus, menjadikannya solusi sempurna untuk pekerja kantoran yang membutuhkan tampilan layar guna mengelola data atau spreadsheet secara lebih efisien.

Spesifikasi Lengkap dan Pasar yang Dibidik ASUS VM31

Sekarang, mari kita lihat lebih detail mengenai dimensi dan target pasar yang ingin diserbu oleh ASUS melalui VM31. Perangkat ini tercatat memiliki ukuran fisik 135x115x35,8 mm dengan bobot hanya 330 gram. Angka ini menjadikan VM31 sebagai salah satu mini PC paling ringkas dan paling enteng di kelasnya. Berkat bobot yang sangat ringan, pengguna bisa dengan mudah membawanya berpindah-pindah ruangan atau bahkan memasukkannya ke dalam tas kerja tanpa merasa terbebani. Keunggulan lain yang patut diacungi jempol adalah dukungan VESA mount.

Dengan fitur ini, pengguna bisa memasang VM31 langsung di belakang monitor atau televisi. Solusi semacam ini sangat praktis untuk menciptakan ruang kerja yang bebas dari kabel berserakan di atas meja, sehingga suasana kantor atau ruang belajar terasa lebih rapi dan profesional. Tidak lupa, slot Kensington Lock yang tersemat di sisi kanan bodi juga menunjukkan bahwa ASUS benar-benar memikirkan aspek keamanan fisik perangkat. Fitur ini tentu menjadi nilai jual penting bagi lingkungan kantor kecil, toko ritel, atau ruang publik lain yang membutuhkan perlindungan ekstra agar perangkat tidak mudah dicuri.

Tidak bisa dipungkiri, pilihan AMD untuk mengusung chipset berbasis Zen 2 di tengah tahun 2026 memang terasa sedikit janggal dan ketinggalan zaman. Di saat yang bersamaan, kompetitor seperti Intel sudah gencar memasarkan generasi Wildcat Lake yang lebih efisien, sementara AMD sendiri sudah memiliki jajaran Hawk Point dan Strix Point dengan performa AI yang lebih dahsyat. Lantas, mengapa ASUS nekat menggunakan arsitektur Mendocino yang sudah berumur? Jawabannya jelas terletak pada strategi penekanan biaya produksi.

Dengan menggunakan chip lawas yang sudah mapan dan harga komponen yang lebih murah, ASUS bisa menawarkan VM31 di segmen harga yang sangat kompetitif. Segmen pasar yang dibidik oleh VM31 adalah pengguna kantoran yang kesehariannya hanya berkutat dengan aplikasi office seperti Microsoft Word, spreadsheet Excel, akses web browser, email, dan berbagai aplikasi bisnis ringan berbasis cloud. Perangkat ini jelas bukan untuk para kreator konten yang membutuhkan rendering video 3D, bukan pula untuk gamer yang haus akan frame rate tinggi di game-game AAA terbaru.

Persaingan di segmen mini PC budget saat ini memang sedang memanas dan semakin ramai dihuni oleh berbagai pemain besar. MSI misalnya, baru saja meluncurkan Cubi 5 1M yang dibekali prosesor Intel Core 3 dengan harga jual yang cukup agresif di angka USD 329,99. Selain itu, merek-merek seperti Chuwi dan Minisforum juga terus aktif berinovasi di kisaran harga yang serupa, menawarkan spesifikasi yang tidak kalah bersaing bahkan dengan fitur yang lebih variatif. Di tengah ketatnya persaingan ini, kehadiran VM31 dengan nama besar ASUS tentu menjadi magnet tersendiri.

Brand trust yang sudah terbangun puluhan tahun, ditambah dengan ekosistem layanan purna jual dan dukungan garansi yang luas, menjadi faktor penentu yang sangat krusial bagi pembelian korporat atau instansi pemerintah. Mereka biasanya tidak hanya melihat spesifikasi di atas kertas, tetapi juga mempertimbangkan aspek keandalan dan kemudahan servis ketika perangkat bermasalah. Dengan semua pertimbangan tersebut, ASUS VM31 tampaknya siap memainkan peran penting sebagai kuda hitam yang menantang dominasi para pemain lama di pasar mini PC murah.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Asus
Previous Post

Switch 2 Sudah Siap? Cek Dulu Kebutuhan Memori Final Fantasy 14 Sebelum Gembira Terlalu Cepat

Next Post

Hasselblad Luncurkan Phocus Mobile Android, Bawa Teknologi AI Penurun Noise dari Ratusan Ribu Data Foto

Next Post
OnePlus N6x Hadir dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh dan Chipset MediaTek Dimensity 6360

Hasselblad Luncurkan Phocus Mobile Android, Bawa Teknologi AI Penurun Noise dari Ratusan Ribu Data Foto

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Serangan Hacker ke Bank APAC Meningkat Drastis, Akamai Andalkan Edge Computing dan A

Google Perkenalkan Speaker Pintar Terbaru dengan Integrasi Penuh Gemini AI

3 months ago
Gunawan Susanto Ditunjuk Microsoft: Pimpin Percepatan Digital dan Kemitraan di Indonesi

Gunawan Susanto Ditunjuk Microsoft: Pimpin Percepatan Digital dan Kemitraan di Indonesi

3 months ago
Qi2 25W Resmi Diumumkan, ini speknya!

Qi2 25W Resmi Diumumkan, ini speknya!

1 year ago
Grab Resmi Akuisisi Perusahaan Investasi AS Stash Financial

Grab Resmi Akuisisi Perusahaan Investasi AS Stash Financial

7 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In