Saturday, October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Review

Review Nothing Ear (3a): Suara Jernih, ANC Cukup, dan Fitur Audio Snapshot yang Bikin Penasaran

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
September 2, 2026
in Review
0
Data 13 TB dari Infrastruktur Lama Steam Terpapar ke Publik, Banyak Aset Game Pihak Ketiga Ikut Tersebar
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Olympic.or.id — Di tengah lautan earphone TWS yang desainnya nyaris identik satu sama lain, Nothing Ear (3a) hadir bagaikan oase di padang pasir. Pilihan warna berani seperti kuning cerah dan pink mencolok langsung membuat perangkat ini mencuri perhatian di etalase mana pun. Tapi pertanyaan besarnya, apakah kualitas suaranya setara dengan penampilannya yang memukau?

Saya sudah menghabiskan beberapa hari terakhir untuk menguji Nothing Ear (3a) secara intensif. Aktivitas saya mulai dari mendengarkan beragam genre musik hingga menonton video YouTube dari berbagai perangkat yang berbeda. Dan inilah hasil temuan saya yang wajib Anda ketahui sebelum memutuskan membelinya.

Related posts

Sony Segera Cairkan Kompensasi untuk 4,4 Juta Pengguna PlayStation di AS

Table of Contents

Toggle
    • Review TECNO CAMON 50 Pro 5G: Sensor Telefoto Periskop yang Mengubah Standar Kelas Menengah
    • Review DJI Osmo Nano: Action Cam Super Ringan dengan Kualitas Setara Osmo Action 4
  • Spesifikasi Lengkap Nothing Ear (3a)
  • Desain yang Membuat Hati Berdecak Kagum
  • Kualitas Suara yang Menggiurkan di Kelasnya
  • Peredam Bising yang Cukup Tangguh
  • Fitur Audio Snapshot: Kejutan yang Bikin Tercengang!
  • Daya Tahan Baterai yang Lega
  • Kelebihan Nothing Ear (3a)
  • Kekurangan Nothing Ear (3a)
  • Harga dan Ketersediaan

Review TECNO CAMON 50 Pro 5G: Sensor Telefoto Periskop yang Mengubah Standar Kelas Menengah

September 10, 2026
Codex OpenAI Makin Digemari di Indonesia, Bukan Hanya untuk Coding

Review DJI Osmo Nano: Action Cam Super Ringan dengan Kualitas Setara Osmo Action 4

September 7, 2026

Spesifikasi Lengkap Nothing Ear (3a)

SpesifikasiNothing Ear (3a)
Driver12 mm dynamic driver
BluetoothBluetooth 6.0, Google Fast Pair
ANCWideband ANC hingga 45 dB, mode Transparency
CodecSBC, AAC, LDAC (Hi-Res Audio Wireless certified)
Baterai earbuds6 jam (ANC aktif) / 10 jam (ANC nonaktif)
Baterai + case25 jam (ANC aktif) / 42 jam (ANC nonaktif)
Fast charging5 menit cas untuk 1 jam pemakaian
Penyimpanan internal32 MB (16 MB per earbud), untuk Audio Snapshot dan Call Recording
Mikrofon3 mic per earbud dengan AI noise reduction
KetahananIP54
WarnaBlack, White, Yellow, Pink
Harga resmi IndonesiaRp1.699.000

Desain yang Membuat Hati Berdecak Kagum

Desain transparan tetap menjadi ciri khas utama yang membedakan Nothing dari kompetitor. Pada Ear (3a), case-nya terlihat jauh lebih mewah daripada banderol harga yang dipasang. Nothing merombak total bentuk case menjadi lebih membulat dibandingkan pendahulunya, Ear (a). Yang lebih menarik lagi, indikator lampu baru kini menunjukkan sisa baterai secara intuitif tanpa perlu membuka aplikasi. Detail premium semacam ini biasanya baru kita temukan pada earbuds dengan harga di atas 2 juta rupiah.

Nothing menyertakan beberapa pilihan eartip dalam berbagai ukuran di dalam paket pembelian. Pengguna tinggal menyesuaikan sendiri sampai mendapatkan ukuran yang paling pas dan kedap di telinga. Desain ergonomis ini membuat earbud terasa pas di telinga dan nyaman dipakai dalam waktu lama.

Earbuds ini juga mengantongi rating IP54, yang berarti cukup tangguh menghadapi keringat dan cipratan air ringan saat berlari atau di gym. Namun rating ini belum cukup untuk membuatnya aman direndam air. Jadi saya tidak menyarankan Anda mengenakannya saat berenang.

Kualitas Suara yang Menggiurkan di Kelasnya

Bicara soal kualitas audio, driver dynamic 12 mm di Ear (3a) menghasilkan karakter suara yang jernih dengan bass yang padat dan bertekstur. Frekuensi tengah dan tinggi juga tetap terdengar rapi dan detail, sementara soundstage-nya terasa lega untuk earbuds di kisaran harga ini.

Berdasarkan pengalaman saya menonton film atau mendengarkan musik, semuanya terdengar memuaskan. Memang tidak sampai memukau seperti TWS flagship, tapi tetap nyaman digunakan untuk berbagai jenis lagu. Vokal terdengar jernih dan enak di telinga. Sekali lagi, kualitas suaranya termasuk amat baik untuk kelas harganya, meski belum setara dengan TWS flagship di atas 3 juta rupiah.

Pengguna juga bisa mengatur karakter suara Nothing Ear (3a) melalui aplikasi Nothing X. Bahkan Anda bisa memasukkan equalizer dari komunitas Nothing jika merasa bingung mengaturnya sendiri.

Dukungan codec LDAC dan sertifikasi Hi-Res Audio membuat detail suara terasa lebih kaya dibanding earbuds sekelas harganya yang cuma mengandalkan SBC atau AAC. Tentu saja ini dengan catatan file lagu yang diputar beresolusi tinggi dan smartphone Anda juga mendukung LDAC.

Peredam Bising yang Cukup Tangguh

ANC di Ear (3a) diklaim Nothing mampu meredam kebisingan hingga 45 dB. Dalam pemakaian sehari-hari, peredamannya memang cukup efektif untuk menyaring suara AC, kipas angin, atau obrolan latar di kafe. Namun saat suara latar sangat keras, misalnya di jalan raya yang ramai atau ruangan dengan musik kencang, masih ada sedikit kebocoran suara yang lolos.

Peredamannya memang belum sesenyap Nothing Ear (3) yang merupakan earbuds flagship dengan harga dua sampai tiga kali lipat. Tapi untuk earbuds harga sejutaan, ANC yang ditawarkan sudah tergolong amat baik dan kompetitif.

Fitur Audio Snapshot: Kejutan yang Bikin Tercengang!

Fitur paling pembeda dari Ear (3a) adalah Audio Snapshot. TWS ini memiliki penyimpanan internal 32 MB (16 MB per earbud) yang berguna untuk menyimpan rekaman audio langsung di earbuds, tanpa harus membuka aplikasi apa pun di ponsel.

Cara merekamnya juga sangat mudah. Cukup cubit kedua earbuds secara bersamaan, dan Ear (3a) akan menangkap klip audio dari apa pun yang sedang Anda dengarkan, termasuk sampai 30 detik sebelum Anda melakukan gestur merekam. Jadi kalau ada baris lirik atau kalimat menarik yang kelewat, Anda tetap bisa menangkapnya melalui fitur buffer mundur ini.

Di luar Audio Snapshot, ada juga Call Recording untuk merekam panggilan telepon dan meeting langsung dari earbuds dengan durasi sampai sekitar dua jam. Semua rekaman otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Nothing X begitu earbuds terhubung ke smartphone. Dari sana, rekaman bisa diputar ulang, dibagikan, atau bahkan ditranskripsikan menjadi teks.

Fitur ini sangat berguna bagi pelajar yang sering ketinggalan detail di kelas, atau pekerja yang malas membuka aplikasi perekam saat rapat mendadak. Satu catatan penting: transkripsi otomatis di Nothing X gratis 3 bulan pertama dengan batas durasi tertentu per bulan. Setelah itu, Anda perlu berlangganan Nothing X Pro jika ingin terus memakai fitur transkrip. Merekam klip dan panggilannya sendiri tetap gratis, hanya transkripsinya yang berbayar setelah masa promo habis.

Daya Tahan Baterai yang Lega

Nothing mengklaim daya tahan earbuds mencapai 10 jam dengan ANC nonaktif atau 6 jam dengan ANC aktif. Totalnya bisa mencapai 42 jam atau 25 jam kalau dihitung bersama case. Fast charging juga tersedia dengan klaim 5 menit cas cukup untuk 1 jam pemakaian—sangat berguna untuk situasi darurat ketika lupa cas semalaman.

Meskipun saya belum sempat menguji baterainya secara komprehensif, dari aktivitas yang saya lakukan dengannya, daya tahan baterainya tidak akan jauh meleset dari klaim pabrikan.

Kelebihan Nothing Ear (3a)

  • Desain case transparan yang berbeda dari earbuds sejutaan lainnya
  • Fitting nyaman dengan beberapa pilihan ukuran eartip di dalam paket
  • Koneksi cepat dan stabil berkat Bluetooth 6.0
  • Kualitas suara jernih, bass cukup, dan soundstage lega untuk kelasnya
  • Audio Snapshot dan Call Recording jadi fitur pembeda yang jarang ada di earbuds sekelas
  • Aplikasi Nothing X berguna untuk mengatur ekualiser dengan cepat
  • Harga relatif terjangkau untuk kualitas yang ditawarkan

Kekurangan Nothing Ear (3a)

  • ANC belum sepenuhnya memblokir suara latar jika sangat keras
  • Transkripsi otomatis di Nothing X cuma gratis 3 bulan, setelahnya perlu langganan Nothing X Pro
  • Rating IP54 belum cukup untuk aktivitas basah seperti berenang

Harga dan Ketersediaan

Nothing Ear (3a) dijual resmi dengan harga Rp1.699.000 di Indonesia sejak 27 Juli 2026 melalui Erajaya Digital. Tersedia dalam empat pilihan warna menarik: Black, White, Yellow, dan Pink. Saya hanya merekomendasikan produk yang dijual secara resmi di Indonesia untuk menjamin garansi dan keaslian produk.

Jadi, apakah Nothing Ear (3a) layak menjadi teman setia telinga Anda? Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, TWS ini menawarkan paket lengkap yang sulit ditandingi di kelas harga Rp1,7 jutaan. Desain unik, fitur rekaman inovatif, dan kualitas suara yang memuaskan menjadikannya pilihan yang sangat menarik.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Nothing
Previous Post

Uji Tuntas Lenovo Legion 7i 16IAX10: Performa Gaming dan Kreativitas dalam Satu Perangkat Premium

Next Post

NVIDIA Gelontorkan Dana Fantastis Rp57 Triliun ke MediaTek, Kemitraan Chip AI Kian Erat

Next Post
NVIDIA Gelontorkan Dana Fantastis Rp57 Triliun ke MediaTek, Kemitraan Chip AI Kian Erat

NVIDIA Gelontorkan Dana Fantastis Rp57 Triliun ke MediaTek, Kemitraan Chip AI Kian Erat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Cyberdeck: Tren Komputer Rakitan Personal yang Sedang Digandrungi Gen Z

RI Masuk Radar GCL ET: Perusahaan Energi China Incar Peran di Infrastruktur AI Nusantara

4 months ago
Rahasia Tablet Murah Samsung!

Rahasia Tablet Murah Samsung!

12 months ago
Google CC, Solusi AI untuk Ringkas Semua Jadwal dan Info Penting ke E-mail Pagi Anda

Google CC, Solusi AI untuk Ringkas Semua Jadwal dan Info Penting ke E-mail Pagi Anda

10 months ago
Siap Ramaikan Pasar, Oppo Bawa Tablet Pad 5 dan Watch S ke Indonesia

Siap Ramaikan Pasar, Oppo Bawa Tablet Pad 5 dan Watch S ke Indonesia

9 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
  • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Unik dan Modular, CMF Hadirkan Speaker Bluetooth Bergaya Kotak Susu dengan Tampilan Bongkar-Pasang

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In