Jakarta, Olympic.or.id — Di tengah lautan earphone TWS yang desainnya nyaris identik satu sama lain, Nothing Ear (3a) hadir bagaikan oase di padang pasir. Pilihan warna berani seperti kuning cerah dan pink mencolok langsung membuat perangkat ini mencuri perhatian di etalase mana pun. Tapi pertanyaan besarnya, apakah kualitas suaranya setara dengan penampilannya yang memukau?
Saya sudah menghabiskan beberapa hari terakhir untuk menguji Nothing Ear (3a) secara intensif. Aktivitas saya mulai dari mendengarkan beragam genre musik hingga menonton video YouTube dari berbagai perangkat yang berbeda. Dan inilah hasil temuan saya yang wajib Anda ketahui sebelum memutuskan membelinya.
Spesifikasi Lengkap Nothing Ear (3a)
| Spesifikasi | Nothing Ear (3a) |
|---|---|
| Driver | 12 mm dynamic driver |
| Bluetooth | Bluetooth 6.0, Google Fast Pair |
| ANC | Wideband ANC hingga 45 dB, mode Transparency |
| Codec | SBC, AAC, LDAC (Hi-Res Audio Wireless certified) |
| Baterai earbuds | 6 jam (ANC aktif) / 10 jam (ANC nonaktif) |
| Baterai + case | 25 jam (ANC aktif) / 42 jam (ANC nonaktif) |
| Fast charging | 5 menit cas untuk 1 jam pemakaian |
| Penyimpanan internal | 32 MB (16 MB per earbud), untuk Audio Snapshot dan Call Recording |
| Mikrofon | 3 mic per earbud dengan AI noise reduction |
| Ketahanan | IP54 |
| Warna | Black, White, Yellow, Pink |
| Harga resmi Indonesia | Rp1.699.000 |
Desain yang Membuat Hati Berdecak Kagum
Desain transparan tetap menjadi ciri khas utama yang membedakan Nothing dari kompetitor. Pada Ear (3a), case-nya terlihat jauh lebih mewah daripada banderol harga yang dipasang. Nothing merombak total bentuk case menjadi lebih membulat dibandingkan pendahulunya, Ear (a). Yang lebih menarik lagi, indikator lampu baru kini menunjukkan sisa baterai secara intuitif tanpa perlu membuka aplikasi. Detail premium semacam ini biasanya baru kita temukan pada earbuds dengan harga di atas 2 juta rupiah.
Nothing menyertakan beberapa pilihan eartip dalam berbagai ukuran di dalam paket pembelian. Pengguna tinggal menyesuaikan sendiri sampai mendapatkan ukuran yang paling pas dan kedap di telinga. Desain ergonomis ini membuat earbud terasa pas di telinga dan nyaman dipakai dalam waktu lama.
Earbuds ini juga mengantongi rating IP54, yang berarti cukup tangguh menghadapi keringat dan cipratan air ringan saat berlari atau di gym. Namun rating ini belum cukup untuk membuatnya aman direndam air. Jadi saya tidak menyarankan Anda mengenakannya saat berenang.
Kualitas Suara yang Menggiurkan di Kelasnya
Bicara soal kualitas audio, driver dynamic 12 mm di Ear (3a) menghasilkan karakter suara yang jernih dengan bass yang padat dan bertekstur. Frekuensi tengah dan tinggi juga tetap terdengar rapi dan detail, sementara soundstage-nya terasa lega untuk earbuds di kisaran harga ini.
Berdasarkan pengalaman saya menonton film atau mendengarkan musik, semuanya terdengar memuaskan. Memang tidak sampai memukau seperti TWS flagship, tapi tetap nyaman digunakan untuk berbagai jenis lagu. Vokal terdengar jernih dan enak di telinga. Sekali lagi, kualitas suaranya termasuk amat baik untuk kelas harganya, meski belum setara dengan TWS flagship di atas 3 juta rupiah.
Pengguna juga bisa mengatur karakter suara Nothing Ear (3a) melalui aplikasi Nothing X. Bahkan Anda bisa memasukkan equalizer dari komunitas Nothing jika merasa bingung mengaturnya sendiri.
Dukungan codec LDAC dan sertifikasi Hi-Res Audio membuat detail suara terasa lebih kaya dibanding earbuds sekelas harganya yang cuma mengandalkan SBC atau AAC. Tentu saja ini dengan catatan file lagu yang diputar beresolusi tinggi dan smartphone Anda juga mendukung LDAC.
Peredam Bising yang Cukup Tangguh
ANC di Ear (3a) diklaim Nothing mampu meredam kebisingan hingga 45 dB. Dalam pemakaian sehari-hari, peredamannya memang cukup efektif untuk menyaring suara AC, kipas angin, atau obrolan latar di kafe. Namun saat suara latar sangat keras, misalnya di jalan raya yang ramai atau ruangan dengan musik kencang, masih ada sedikit kebocoran suara yang lolos.
Peredamannya memang belum sesenyap Nothing Ear (3) yang merupakan earbuds flagship dengan harga dua sampai tiga kali lipat. Tapi untuk earbuds harga sejutaan, ANC yang ditawarkan sudah tergolong amat baik dan kompetitif.
Fitur Audio Snapshot: Kejutan yang Bikin Tercengang!
Fitur paling pembeda dari Ear (3a) adalah Audio Snapshot. TWS ini memiliki penyimpanan internal 32 MB (16 MB per earbud) yang berguna untuk menyimpan rekaman audio langsung di earbuds, tanpa harus membuka aplikasi apa pun di ponsel.
Cara merekamnya juga sangat mudah. Cukup cubit kedua earbuds secara bersamaan, dan Ear (3a) akan menangkap klip audio dari apa pun yang sedang Anda dengarkan, termasuk sampai 30 detik sebelum Anda melakukan gestur merekam. Jadi kalau ada baris lirik atau kalimat menarik yang kelewat, Anda tetap bisa menangkapnya melalui fitur buffer mundur ini.
Di luar Audio Snapshot, ada juga Call Recording untuk merekam panggilan telepon dan meeting langsung dari earbuds dengan durasi sampai sekitar dua jam. Semua rekaman otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Nothing X begitu earbuds terhubung ke smartphone. Dari sana, rekaman bisa diputar ulang, dibagikan, atau bahkan ditranskripsikan menjadi teks.
Fitur ini sangat berguna bagi pelajar yang sering ketinggalan detail di kelas, atau pekerja yang malas membuka aplikasi perekam saat rapat mendadak. Satu catatan penting: transkripsi otomatis di Nothing X gratis 3 bulan pertama dengan batas durasi tertentu per bulan. Setelah itu, Anda perlu berlangganan Nothing X Pro jika ingin terus memakai fitur transkrip. Merekam klip dan panggilannya sendiri tetap gratis, hanya transkripsinya yang berbayar setelah masa promo habis.
Daya Tahan Baterai yang Lega
Nothing mengklaim daya tahan earbuds mencapai 10 jam dengan ANC nonaktif atau 6 jam dengan ANC aktif. Totalnya bisa mencapai 42 jam atau 25 jam kalau dihitung bersama case. Fast charging juga tersedia dengan klaim 5 menit cas cukup untuk 1 jam pemakaian—sangat berguna untuk situasi darurat ketika lupa cas semalaman.
Meskipun saya belum sempat menguji baterainya secara komprehensif, dari aktivitas yang saya lakukan dengannya, daya tahan baterainya tidak akan jauh meleset dari klaim pabrikan.
Kelebihan Nothing Ear (3a)
- Desain case transparan yang berbeda dari earbuds sejutaan lainnya
- Fitting nyaman dengan beberapa pilihan ukuran eartip di dalam paket
- Koneksi cepat dan stabil berkat Bluetooth 6.0
- Kualitas suara jernih, bass cukup, dan soundstage lega untuk kelasnya
- Audio Snapshot dan Call Recording jadi fitur pembeda yang jarang ada di earbuds sekelas
- Aplikasi Nothing X berguna untuk mengatur ekualiser dengan cepat
- Harga relatif terjangkau untuk kualitas yang ditawarkan
Kekurangan Nothing Ear (3a)
- ANC belum sepenuhnya memblokir suara latar jika sangat keras
- Transkripsi otomatis di Nothing X cuma gratis 3 bulan, setelahnya perlu langganan Nothing X Pro
- Rating IP54 belum cukup untuk aktivitas basah seperti berenang
Harga dan Ketersediaan
Nothing Ear (3a) dijual resmi dengan harga Rp1.699.000 di Indonesia sejak 27 Juli 2026 melalui Erajaya Digital. Tersedia dalam empat pilihan warna menarik: Black, White, Yellow, dan Pink. Saya hanya merekomendasikan produk yang dijual secara resmi di Indonesia untuk menjamin garansi dan keaslian produk.
Jadi, apakah Nothing Ear (3a) layak menjadi teman setia telinga Anda? Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, TWS ini menawarkan paket lengkap yang sulit ditandingi di kelas harga Rp1,7 jutaan. Desain unik, fitur rekaman inovatif, dan kualitas suara yang memuaskan menjadikannya pilihan yang sangat menarik.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










