Wednesday, October 21, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

Tingkat Akurasi 90%, Sistem AI Baru Hadirkan Analisis Objektif untuk Jejak Dinosaurus

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
January 31, 2026
in Teknologi
0
Tingkat Akurasi 90%, Sistem AI Baru Hadirkan Analisis Objektif untuk Jejak Dinosaurus
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Sebuah terobosan menakjubkan baru saja terjadi di dunia paleontologi! Para peneliti internasional, yang sebagian besar berasal dari University of Edinburgh, Skotlandia, berhasil menciptakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama DinoTracker. Menariknya, aplikasi canggih ini diklaim mampu mengidentifikasi jejak kaki dinosaurus yang sudah berusia puluhan juta tahun! Penjelasan lengkap tentang cara kerjanya bahkan sudah dipublikasikan dalam jurnal bergengsi, Proceedings of National Academy of Sciences (PNAS).

Table of Contents

Toggle
      • Bukan Aplikasi Biasa, Tapi Platform Riset Canggih
  • Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB
  • HP EliteBoard G2a: Komputer Ringkas Berbentuk Keyboard dengan Chip Ryzen AI Pro
      • Mengurai Teka-Teki Jejak Dinosaurus yang Membingungkan
Bukan Aplikasi Biasa, Tapi Platform Riset Canggih
Dinosaurus Tracker

Namun, perlu kamu tahu, DinoTracker ini bukan aplikasi mobile biasa yang bisa kamu unduh langsung dari toko aplikasi. Sebaliknya, sistem ini tersedia sebagai aplikasi berbasis web dan kode sumber open-source yang bisa diakses gratis lewat platform GitHub. Jadi, kamu bisa menjalankannya langsung melalui komputer untuk kepentingan riset atau edukasi. Nah, yang bikin penasaran, salah satu peneliti kunci di balik DinoTracker, Steve Brusatte, mengungkapkan bahwa mereka sengaja memanfaatkan teknologi AI untuk membantu para paleontolog. Tujuannya jelas: menganalisis jejak dinosaurus dengan cara yang lebih objektif. Bahkan, berdasarkan pengujian internal, sistem AI DinoTracker ini menunjukkan performa yang luar biasa! Klasifikasi yang dihasilkannya selaras dengan analisis pakar manusia, dengan tingkat akurasi yang mencapai sekitar 90 persen!

Related posts

Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

October 21, 2026
HP EliteBoard G2a: Komputer Ringkas Berbentuk Keyboard dengan Chip Ryzen AI Pro

HP EliteBoard G2a: Komputer Ringkas Berbentuk Keyboard dengan Chip Ryzen AI Pro

October 20, 2026
Mengurai Teka-Teki Jejak Dinosaurus yang Membingungkan

Lalu, bagaimana aplikasi ini bisa mempermudah kerja para paleontolog? Steve Brusatte menjelaskan, DinoTracker diharapkan dapat menjawab tantangan rumit yang selama ini selalu menghantui para peneliti sejarah Bumi. Beberapa tantangan itu antara lain kemiripan bentuk jejak kaki antar-spesies, dan pengaruh jenis serta kontur tanah tempat jejak itu terbentuk. “Bayangkan saja, saat menemukan jejak dinosaurus, kami seperti sedang mencocokkan sepatu ‘Cinderella’ dengan pemiliknya,” ujar Brusatte dengan gamblang kepada TheGuardian. “Sebab, bentuk jejak kaki juga sangat dipengaruhi oleh jenis pasir atau lumpur, serta gaya berjalan dinosaurus itu sendiri,” tambahnya. Belum lagi, para ilmuwan hampir tidak pernah sekalipun menemukan fosil dinosaurus tepat di sebelah jejak kakinya. Akibatnya, proses identifikasi selama ini terlalu sering bergantung pada interpretasi tidak langsung yang rentan akan kesalahan.

Sekarang, mari kita kupas cara kerja DinoTracker yang genius ini! Selama ini, sistem AI pada umumnya dilatih dengan memberi label pada setiap jejak berdasarkan spesiesnya. Namun, pendekatan tersebut justru berisiko tinggi karena kesalahan pada label awal bisa langsung menular ke sistem AI. Nah, untuk menghindari bias itu, tim DinoTracker menggunakan strategi yang lebih cerdas! Mereka melatih AI dengan sekitar 2.000 siluet jejak dinosaurus yang sengaja tidak diberi label. Kemudian, sistem AI itu sendiri yang menganalisis tingkat kemiripan dan perbedaannya. Dari proses analisis mandiri itu, AI berhasil mengidentifikasi delapan fitur utama pembeda! Fitur-fitur kunci itu meliputi sebaran jari kaki, luas kontak dengan tanah, dan posisi tumit. Aneka variabel inilah yang dianggap paling relevan untuk membedakan satu jejak dengan jejak lainnya.

Pasti kamu penasaran, ‘gimana sih cara pakainya?’ Caranya sangat mudah! Pertama, kamu bisa mengakses DinoTracker melalui repositori GitHub dan menjalankannya di komputer. Selanjutnya, kamu tinggal mengunggah siluet jejak kaki dinosaurus yang ingin dianalisis. Secara instan, sistem akan menampilkan tujuh jejak kaki dinosaurus lain yang paling mirip. Yang lebih seru lagi, kamu juga bisa memodifikasi bentuk jejak yang diunggah! Tujuannya untuk melihat apakah perubahan pada delapan fitur utama tadi bisa mengubah hasil klasifikasi atau tidak. Meski canggih, para peneliti tetap menekankan bahwa hasil analisis akhir dari DinoTracker harus diverifikasi secara manual oleh pakar. Verifikasi ini mencakup pertimbangan usia fosil dan jenis material batuan tempat jejak ditemukan, agar akurasinya semakin tajam.

Di sisi lain, keterbatasan dari teknologi ini juga diungkap oleh peneliti lain. Jens Lallensack dari Humboldt University of Berlin, misalnya, mengapresiasi DinoTracker sebagai terobosan penting. Akan tetapi, dia mengingatkan bahwa hasil analisis AI belum tentu selalu mencerminkan bentuk kaki dinosaurus yang sebenarnya. Pasalnya, jejak kaki sangat dipengaruhi oleh cara kaki tersebut tenggelam di tanah lunak. “Contohnya, jejak yang terlihat mirip burung belum tentu bisa langsung dijadikan bukti kemunculan burung lebih awal,” jelas Lallensack.

Kendati demikian, pemanfaatan AI melalui DinoTracker ini jelas membuka pintu baru yang lebar! Cara baru ini memungkinkan kita memahami jejak kehidupan purba dengan lebih kaya dan mendalam, sekaligus memperkaya metodologi riset paleontologi modern.

Lalu, apa rencana tim selanjutnya? Saat ini, fokus pengembangan masih tertuju pada validasi ilmiah yang ketat. Mereka belum bisa memastikan apakah sistem ini nanti akan dikembangkan menjadi aplikasi mobile untuk akses publik luas atau tidak. So, kita tunggu saja kejutan berikutnya! Siapa tahu, sebentar lagi kita bisa hunting jejak dinosaurus hanya dengan bermodal smartphone!

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: aiTeknologi
Previous Post

Tingkatkan Keamanan,  WhatsApp Perkenalkan Sistem Keamanan Berlapis Terbaru

Next Post

Viral di AS, UpScrolled Jadi Pilihan Netizen Gantikan TikTok

Next Post
Viral di AS, UpScrolled Jadi Pilihan Netizen Gantikan TikTok

Viral di AS, UpScrolled Jadi Pilihan Netizen Gantikan TikTok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Huawei Pura 90 Pro Siap Meluncur 20 April, Desain Khas Generasi Sebelumnya Dipertahankan

Elon Musk Umumkan XChat, Aplikasi Pesan Terpisah dari X yang Siap Bersaing dengan WhatsApp

6 months ago
Ford Akui Kelemahan AI, Kini Prioritaskan Rekrutmen Tenaga Ahli Manusia

Kabar Terbaru: Windows 10 Dapat Perpanjangan Dukungan Satu Tahun Tambahan

4 months ago
China Mulai Uji Coba Chip AI Berbasis Fotonik Pengganti Listrik

China Mulai Uji Coba Chip AI Berbasis Fotonik Pengganti Listrik

4 months ago
Ini Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 15 Pro Series

Ini Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 15 Pro Series

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo
  • Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian
  • Manajemen RAM Windows 11 Dirombak, Microsoft Bidik Pengguna Laptop 8 GB

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy F70 5G, Bawa Kamera 50 MP OIS dan Baterai Jumbo

October 21, 2026
Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian

Mengenal Bee Frontier dan Bee Eclipse, Aksesori Pintar Amazon yang Siap Jadi Asisten Obrolan Harian

October 21, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In