olympic.or.id — Amsterdam jadi saksi momen besar di ajang Year in Infrastructure 2025 Conference pada 15 Oktober kemarin. Bentley Systems, raksasa perangkat lunak rekayasa infrastruktur asal Amerika, bikin gebrakan dengan mengumumkan integrasi teknologi Cesium ke dalam platform mereka. Ini bukan cuma soal teknologi baru, tapi langkah gede buat nyatain dunia nyata dan digital dalam proyek infrastruktur. Penasaran? Yuk, kita ulas apa saja yang bikin heboh ini!
Platform Terbuka untuk Dunia Nyata

Bayangin, kamu punya proyek infrastruktur gede, kayak jembatan, gedung, atau bahkan kota pintar. Nah, Bentley Systems punya visi bikin platform terbuka yang nyambungin dunia nyata sama dunia digital. Chief Platform Officer mereka, Patrick Cozzi, bilang, “Kami mau bikin platform yang bantu insinyur dan pengelola aset kerja dengan data yang bener-bener kontekstual.” Maksudnya? Data yang kamu lihat di layar itu beneran ngaca ke kondisi dunia nyata, dari jalanan sampai lanskap alam.

Dengan nyatuin teknologi iTwin milik Bentley sama Cesium, mereka bikin alur kerja yang bikin data dari lapangan bisa langsung jadi model 3D super akurat. Ini bukan cuma soal bikin gambar keren, tapi bikin data yang bisa dipake buat ngambil keputusan penting selama proyek berjalan. Mulai dari desain, pembangunan, sampe operasional, semua bisa lebih cerdas dan cepet.
Reality Modeling yang Bikin Takjub

Salah satu bintang utama dari pengumuman ini adalah layanan reality modeling yang kini terintegrasi dengan Cesium ion. Teknologi iTwin Capture dari Bentley sekarang bisa ngubah data dari drone atau citra udara jadi model 3D dengan ketelitian tinggi. Bayangin, data dari drone bisa langsung jadi point cloud atau Gaussian splats yang bahkan bisa dianotasi pake AI. Ini artinya, insinyur bisa lihat representasi digital dari proyek mereka yang super detail, lengkap dengan konteks geospasial.

Model 3D ini nggak cuma buat pamer, tapi bantu banget buat ngelola aset infrastruktur. Misalnya, kamu bisa lihat kondisi jembatan atau gedung secara real-time, analisis potensi masalah, dan bikin keputusan berdasarkan data yang akurat. Bentley bilang, fitur ini bakal meluncur sebelum akhir 2025, jadi kita tinggal nunggu sebentar buat lihat keajaibannya!
MicroStation 2025: Desain Jadi Lebih Cepat
Nggak cuma soal reality modeling, Bentley juga upgrade produk andalan mereka, MicroStation 2025. Sekarang, software ini support format 3D Tiles dari Cesium, yang bikin data visual kayak Google Photorealistic 3D Tiles bisa langsung dipake dalam proyek desain. Apa artinya? Tim desain nggak perlu buang waktu lama-lama buat bikin model kondisi eksisting. Mereka bisa langsung ngeliat data realitas dari lapangan, masukin ke desain, dan mulai kerja. Proses yang biasanya makan waktu berhari-hari bisa dipangkas jadi jauh lebih cepet.
Fitur ini juga bikin kolaborasi antar tim jadi lebih mulus. Bayangin, arsitek, insinyur, dan kontraktor bisa lihat data yang sama dalam format 3D yang realistis. Nggak ada lagi miskomunikasi soal “ini sebenarnya kayak apa sih di lapangan?”
iTwin Engage: Kolaborasi yang Bikin Wow
Yang bikin acara di Amsterdam makin seru adalah pengenalan iTwin Engage, aplikasi baru berbasis Cesium dan teknologi game engine. Ini bukan cuma aplikasi biasa, tapi alat yang bikin tim proyek bisa “jalan-jalan” di digital twin proyek mereka secara interaktif. Mau cek desain? Simulasi konstruksi? Atau inspeksi jarak jauh? iTwin Engage bisa ngasih pengalaman visual yang fotorealistik dan up-to-date.
Simon Beards dari Laing O’Rourke, perusahaan konstruksi yang ikut uji coba, bilang kalau iTwin Engage bikin tim mereka jauh lebih terlibat. “Visualisasi yang selalu update bikin kita bisa kolaborasi dengan cara yang nggak pernah kebayang sebelumnya,” katanya. Aplikasi ini bakal rilis terbatas akhir 2025, dan kayaknya bakal jadi game-changer buat industri infrastruktur.
Bentley Infrastructure Cloud Connect
Cesium juga jadi tulang punggung geospasial di Bentley Infrastructure Cloud Connect. Platform ini bikin pengguna bisa navigasi proyek dengan konteks spasial yang lebih intuitif. Misalnya, kamu bisa lihat proyek jalan tol atau bendungan dalam konteks peta 3D yang realistis, lengkap dengan data lingkungan sekitar. Ini bikin pengelolaan proyek nggak cuma lebih akurat, tapi juga lebih gampang dipahami.
Kenapa Ini Penting?
Integrasi Cesium sama teknologi Bentley ini bukan cuma soal bikin visual 3D yang cakep. Ini soal nyatain dunia nyata ke digital dengan cara yang bikin kerja lebih efisien, keputusan lebih cerdas, dan proyek lebih sukses. Dari insinyur sampe pengelola aset, semua bisa manfaatin data geospasial ini buat ngatasin tantangan kompleks di lapangan.
Buat Indonesia, teknologi ini juga relevan banget. Bayangin proyek-proyek gede kayak Ibu Kota Nusantara (IKN) yang butuh ketelitian tinggi dalam perencanaan dan eksekusi. Dengan alat kayak iTwin Engage atau MicroStation 2025, proyek infrastruktur di Indonesia bisa lebih cepat, akurat, dan minim risiko. Apalagi, Bentley Systems sendiri udah punya sejarah kuat di Indonesia—proyek jalan tol IKN bahkan pernah dapet penghargaan dari mereka!
Apa Selanjutnya?
Dengan semua pengumuman ini, Bentley Systems lagi-lagi buktiin kenapa mereka jadi pemimpin di industri perangkat lunak infrastruktur. Integrasi Cesium, peluncuran iTwin Engage, dan upgrade MicroStation 2025 menunjukkan komitmen mereka buat bikin teknologi yang nggak cuma canggih, tapi juga praktis buat dipake di lapangan. Buat para profesional infrastruktur, ini kayak dapet mainan baru yang bikin kerja mereka lebih seru dan efisien.
Jadi, siap lihat masa depan infrastruktur yang lebih cerdas? Bentley Systems udah ngegas duluan, dan kita cuma perlu duduk manis nunggu teknologi ini rilis akhir 2025. Stay tuned, bro!
kunjungi laman berita terkini di Exposenews.id









