Olympic.or.id – Tampaknya Samsung sama sekali tidak berniat menyerah pada asisten virtual lamanya, Bixby. Setelah lama terpuruk dan kalah bersinar dari Google Gemini serta para pesaing AI lainnya, kini Samsung secara agresif bersiap menghidupkan kembali Bixby dengan wajah yang benar-benar baru. Bahkan, yang lebih mengejutkan, Samsung kabarnya tidak main-main dengan menggandeng kekuatan kecerdasan buatan dari Perplexity AI, sang pendobrak yang terkenal dengan kemampuan pencarian dan riset real-time berbasis web.
Kolaborasi Rahasia: Bixby dan Perplexity AI Segera Hadir di One UI 8.5 beta

Menurut laporan eksklusif dari Android Authority, fitur revolusioner ini rencananya akan disematkan dalam pembaruan One UI 8.5 beta yang mulai Samsung gulirkan sejak awal Desember 2025. Dengan kata lain, integrasi cerdas dengan Perplexity ini secara langsung akan mengubah Bixby dari asisten pasif menjadi entitas yang jauh lebih pintar. Artinya, Bixby kini mampu memberikan jawaban yang lebih relevan, detail, dan kontekstual, termasuk dengan secara lincah mengambil informasi langsung dari internet. Singkatnya, Bixby tidak lagi mengandalkan perintah sederhana atau database statis, tetapi mulai berperan layaknya asisten AI modern yang sebenarnya.
Sebagai gambaran, selama dua tahun terakhir, peran sebagai asisten cerdas tersebut dengan leluasa diambil alih oleh Gemini AI buatan Google. Memang, pengguna sebenarnya masih bisa memanggil Bixby, tetapi ia telah lama kehilangan taringnya dan bukan lagi asisten default. Namun, semua itu akan segera berubah!
Baca Juga: Setelah Vakum 4 Tahun, Seri Flagship Xiaomi Mix Siap Comeback
Buktinya, berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan oleh pengguna X, @achultra, dan dikutip SammyGuru, versi baru terlihat dengan percaya diri menyajikan jawaban real-time tentang kondisi cuaca. Lebih menarik lagi, jawaban tersebut secara jelas didukung oleh Perplexity AI, terlihat dari logo Perplexity yang menghiasi dekat opsi sumber informasi. Bukan hanya itu, Bixby yang telah ditransformasi dengan tenaga Perplexity AI itu juga terlihat mampu memberikan saran pemilihan pakaian berdasarkan cuaca hari itu—sebuah kemampuan yang sebelumnya hampir mustahil dilakukannya secara akurat.
Misi Jangka Panjang: Lepas dari Ketergantungan pada Google
Lalu, pertanyaan besarnya adalah: Apakah Samsung ingin lepas dari bayang-bayang Google Gemini? Tampaknya iya! Sebelumnya, Android Central dalam laporan terpisah bulan lalu juga telah mengonfirmasi indikasi kebangkitan Bixby ini. Dalam laporan tersebut, Galaxy S26 disebut-sebut berpotensi menjadi “panggung utama” untuk comeback-nya Bixby, dengan Perplexity AI berperan sebagai mesin kecerdasan di balik layarnya.
Menurut bocoran menggoda dari tipster ternama @chunvn8888, Samsung saat ini sedang gencar menyiapkan perombakan besar-besaran pada Bixby. Tujuannya jelas: untuk mengubahnya menjadi asisten AI yang mumpuni, yang bisa menangani pertanyaan kompleks, membuat ringkasan cerdas, hingga memberikan jawaban berbasis penalaran mendalam. Dalam skema kerjasama ciamik ini, Perplexity akan fokus menangani pencarian cerdas dan jawaban mendalam, sementara Bixby tetap mempertahankan keunggulan legendarisnya dalam kontrol sistem perangkat Galaxy.
Secara strategis, langkah ini bisa dilihat sebagai upaya Samsung untuk mengurangi ketergantungan pada Google Gemini, yang selama ini menjadi tulang punggung Galaxy AI di seri Galaxy S24. Memang, kolaborasi dengan Gemini berjalan baik, tetapi ketergantungan tersebut dinilai telah membuat identitas AI Samsung terlalu bergantung pada ekosistem Google.
Masa Depan Bixby: Panggung Comeback di Galaxy S26
Nah, jika kerja sama dengan Perplexity ini benar-benar terealisasi, Galaxy S26 diprediksi akan membawa beberapa asisten AI sekaligus di dalam genggaman. Kabarnya, Samsung tetap akan memberi kebebasan bagi pengguna untuk menjadikan Gemini atau asisten lain seperti ChatGPT sebagai asisten utama mereka. Jadi, pilihan sepenuhnya ada di tangan pengguna.
Dengan jadwal peluncuran Galaxy S26 yang diperkirakan meluncur pada awal 2026, pembaruan Bixby ini bisa menjadi langkah paling serius dan berani Samsung sejauh ini untuk mendefinisikan ulang peran asisten virtualnya. Kalau semua rencana ini terwujud, Bixby bukan tidak mungkin akan comeback bukan sekadar sebagai pelengkap, tetapi sebagai identitas AI utama yang tangguh di smartphone Galaxy. Bersiaplah, persaingan asisten AI di genggaman Anda akan segera memanas!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id









