Olympic.or.id – Pernah gak sih kamu scrolling media sosial tapi yang muncul malah konten-konten gak penting? Atau kamu ingin banget punya linimasa yang benar-benar sesuai sama selera, tapi bingung harus ngatur dari mana? Tenang, kini hadir solusi keren dari platform media sosial terdesentralisasi, Bluesky. Mereka baru saja memperkenalkan aplikasi kecerdasan buatan (AI) anyar bernama Attie. Kabar mengejutkan ini pertama kali mereka ungkap dalam konferensi teknologi bertajuk “Atmosphere” akhir pekan lalu. Sosok di balik ide segar ini adalah mantan CEO Bluesky yang kini menjabat sebagai Chief Innovation Officer, Jay Graber. Ia dengan percaya diri memperkenalkan Attie sebagai terobosan baru yang siap mengubah cara kita mengatur konsumsi konten digital.

Bukan Sekadar Fitur Tambahan, Tapi Produk Mandiri yang Bedas
Lebih lanjut, Toni Schneider yang menjabat sebagai CEO sementara Bluesky memberikan bocoran menarik kepada TechCrunch. Ia menegaskan bahwa Attie bukan sekadar fitur tambahan yang menempel pada aplikasi Bluesky yang sudah ada. “Ini adalah produk baru yang berdiri sendiri,” ujar Schneider. Ia juga menambahkan bahwa Attie menjadi buah karya pertama dari tim inovasi baru yang dipimpin langsung oleh Jay Graber. Jadi, jangan bayangkan ini hanya pembaruan kecil, karena Attie hadir dengan konsep yang benar-benar fresh dan berbeda dari aplikasi induknya.
Berbeda dengan aplikasi utama Bluesky yang kita kenal, Attie hadir sebagai asisten AI yang mandiri. Fungsinya super canggih: ia dirancang untuk membantu pengguna merancang feed alias linimasa dan algoritma mereka sendiri. Gak perlu lagi pusing mikirin rumus atau kode rumit, karena Attie hadir sebagai partner pintar yang siap mewujudkan keinginanmu. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi AI kelas kakap dari Anthropic, tepatnya menggunakan model Claude, untuk menghadirkan pengalaman sosial berbasis agen AI (agentic AI). Dengan teknologi ini, interaksi kamu dengan aplikasi terasa lebih hidup dan intuitif.
Cukup Ngobrol Santai, Feed Kustom Langsung Jadi
Yang paling keren, lewat Attie, kamu bisa membuat feed kustom hanya dengan mengetikkan perintah dalam bahasa natural alias bahasa sehari-hari. Mirip banget kayak lagi ngobrol santai dengan chatbot AI favoritmu. Kamu cukup bilang “Tampilkan konten tentang fotografi lanskap dari akun yang jarang saya interaksikan” atau “Jangan tampilkan konten politik hari ini”, maka Attie akan langsung bekerja. Proses pembuatan feed yang biasanya memakan waktu dan keahlian teknis, kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit. Kemudahan akses ini tentu menjadi nilai jual utama yang membuat Attie begitu dinanti.
Untuk mulai menggunakan, pengguna juga dapat masuk menggunakan akun berbasis AT Protocol (atproto). Ini adalah teknologi fondasi yang membangun seluruh ekosistem Bluesky. Karena sifatnya yang terbuka, Attie dengan mudah memahami preferensi pengguna untuk menyusun feed yang lebih personal dan sesuai minat mereka. Sistem terbuka ini memastikan bahwa tidak ada pihak ketiga yang membatasi apa yang bisa dan tidak bisa kamu lakukan. Kamu benar-benar memegang kendali penuh atas data dan algoritma yang kamu gunakan.
Pengguna juga bisa bertanya langsung kepada Attie untuk berbagai keperluan. Misalnya, kamu bisa meminta rekomendasi unggahan yang relevan dengan hobi terbarumu, atau mencari konten yang layak untuk dibagikan ulang (repost) agar timeline-mu makin seru. Attie bertindak seperti kurator pribadi yang bekerja 24 jam. Ia akan menyaring informasi dari lautan data yang luas dan menyajikan yang terbaik hanya untukmu. Dengan cara ini, waktu scroll media sosial menjadi lebih efisien dan menyenangkan.
Dari Bikin Feed Sendiri, Hingga “Vibe Coding” Aplikasi Impian
Toni Schneider kembali menjelaskan poin krusial dari produk ini. “Anda mengontrolnya dan bisa menciptakan feed sendiri tanpa harus menulis kode atau memahami cara kerjanya,” jelas Schneider. Pernyataan ini menekankan bahwa Attie benar-benar dibuat untuk memberdayakan pengguna. Mereka menghilangkan kompleksitas teknis yang selama ini menjadi penghalang. Hasilnya, siapapun, dari kalangan anak muda hingga profesional, bisa menciptakan ekosistem media sosial yang paling nyaman bagi dirinya sendiri.
Ke depannya, Bluesky bahkan berencana menambahkan kemampuan yang lebih gila lagi. Mereka membocorkan rencana untuk memungkinkan pengguna melakukan vibe coding. Ini adalah istilah keren untuk membuat aplikasi media sosial mereka sendiri dengan bantuan AI. Bayangkan, kamu bisa menciptakan versi media sosial impianmu hanya dengan menjelaskan “vibe” atau suasana yang kamu inginkan. Attie akan menerjemahkan suasana hati dan keinginanmu menjadi sebuah aplikasi fungsional yang siap pakai. Inovasi ini tentu akan membuka peluang besar bagi kreator dan pengembang independen.
Jay Graber menilai pendekatan baru ini sangat berbeda dari platform besar lain. Menurutnya, selama ini raksasa media sosial lebih memanfaatkan AI untuk kepentingan perusahaan, seperti menargetkan iklan atau memanipulasi perhatian pengguna. Graber dengan tegas menyatakan, “Kami percaya AI harus melayani manusia, bukan platform. Protokol terbuka memberi kekuatan kepada pengguna untuk membuat feed maupun aplikasi sesuai keinginan mereka.” Fokus pada kedaulatan pengguna inilah yang menjadi pembeda utama antara Bluesky dengan kompetitornya.
Selain memperkenalkan Attie, ada kabar gembira lain dari internal perusahaan. Schneider juga mengungkapkan bahwa Bluesky telah mengantongi pendanaan tambahan sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun dari putaran investasi tahun lalu. Jumlah yang sangat fantastis ini disebut akan memberi kelangsungan operasional (runway) lebih dari tiga tahun bagi perusahaan. Dengan kantong yang tebal, Bluesky memiliki ruang gerak luas untuk terus mengembangkan ekosistemnya tanpa tekanan finansial jangka pendek.
Meski sudah banyak informasi menarik yang dirilis, Bluesky masih belum mengungkap kapan Attie akan tersedia untuk publik. Perusahaan juga masih mempertimbangkan apakah layanan ini nantinya akan berbayar atau gratis. Saat ini, Attie sendiri masih dalam tahap private beta alias uji coba tertutup. Selain itu, perusahaan juga memastikan tidak memiliki rencana untuk mengintegrasikan teknologi kripto ke dalam platformnya. Mereka lebih fokus pada pengembangan AI dan pengalaman pengguna yang mulus. Adapun model langganan dan layanan hosting komunitas mungkin menjadi pilihan Bluesky sebagai opsi monetisasi untuk Attie. Semua detail ini terus mereka matangkan, sebagaimana dirangkum dari laporan TechCrunch.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









