Friday, October 2, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Dari Minyak ke Data: Iran Mulai Hitung Keuntungan dari Kabel Bawah Laut Hormuz

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
May 14, 2026
in Berita
0
OpenAI Resmi Masuki Bisnis Konsultasi dan Implementasi AI, Setelah Anthropic Lebih Dulu Melangkah
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Selama bertahun-tahun, mata dunia hanya tertuju pada kapal-kapal tanker super raksasa yang mengangkut minyak mentah melewati Selat Hormuz. Namun, tahukah kamu? Kini Iran secara mengejutkan mengalihkan fokusnya ke sesuatu yang jauh lebih modern, yaitu lalu lintas data digital. Dengan berani, Teheran mulai melihat kawasan strategis ini sebagai “titik tekanan digital” global yang potensial.

Baru-baru ini, kantor berita Tasnim yang memiliki hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan seruan keras. Mereka mendorong pemerintah Iran untuk segera mulai menghasilkan uang dari kabel fiber optik bawah laut yang melintasi perairan Selat Hormuz. Jadi, jangan bayangkan jalur ini hanya untuk minyak lagi, karena kekayaan digital sedang menjadi incaran.

Related posts

Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li

Table of Contents

Toggle
    • Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li
    • Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta
  • Tiga Langkah Nekat yang Siap Dilakukan Iran
  • Meniru Mesir? Strategi Berbahaya yang Siap Ditiru
  • Mengapa Iran Begitu Percaya Diri? Ini Faktor X-nya!

Mega Akuisisi Rp 147 Triliun: AMD Ambil Alih Startup World Labs Garapan Fei-Fei Li

October 1, 2026
Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

Lacak Celah Keamanan OpenAI Pakai Claude, Tim Peneliti Diberi Imbalan Rp 115 Juta

September 29, 2026

Faktanya, para ahli menemukan setidaknya tujuh kabel internet bawah laut internasional yang melintasi Selat Hormuz. Saat ini, kabel-kabel canggih tersebut berfungsi sebagai jalur vital untuk koneksi data antara Asia, Timur Tengah, hingga Eropa. Bahkan, pusat data cloud global dan layanan internet dunia sangat bergantung pada infrastruktur ini. Tanpa kabel-kabel ini, layanan streaming dan aplikasi favoritmu bisa kacau balau!

Menurut laporan eksklusif dari Tasnim, lebih dari 10 triliun dolar AS transaksi finansial global terjadi setiap hari melalui kabel internet bawah laut yang melewati jalur tersebut. Bayangkan angka fantastis itu! Karena itulah, Iran merasa sangat rugi karena selama ini tidak pernah mendapatkan setetes pun manfaat ekonomi atau keuntungan kedaulatan dari infrastruktur digital tersebut. Mereka mengaku bahwa Selat Hormuz masih dipandang secara “tradisional”, hanya sebagai jalur kapal dan minyak semata.

Tiga Langkah Nekat yang Siap Dilakukan Iran

Sebagai tindak lanjut, dalam artikelnya yang berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim secara agresif mendorong pemerintah mengambil tiga langkah utama yang mengubah situasi. Simak baik-baik, karena ini bisa berdampak ke kantongmu!

  • Pertama, pemerintah Iran berencana mengenakan biaya lisensi awal dan biaya pembaruan tahunan kepada semua perusahaan asing yang memanfaatkan kabel tersebut. Jadi, mereka tidak bisa lagi lewat gratis.
  • Kedua, Secara tegas mewajibkan perusahaan teknologi besar yang memakai kabel laut, seperti Meta (pemilik Facebook/IG), Amazon, dan Microsoft, untuk beroperasi di bawah hukum Iran yang keras. Langkah ini jelas akan memaksa raksasa teknologi tunduk pada aturan lokal.
  • Ketiga, Teheran memberikan kontrol eksklusif kepada perusahaan Iran untuk proses pemeliharaan dan perbaikan kabel bawah laut yang melintasi wilayahnya. Dengan kata lain, Iran ingin menjadi “preman berlisensi” yang memonopoli perbaikan jika kabel putus.

Tidak hanya Tasnim, outlet media Fars yang juga terafiliasi dengan IRGC ikut menggemakan wacana serupa. Bahkan, Fars dengan pedas menyebut Hormuz sebagai “jalan tol digital tersembunyi” yang bisa menjadi alat kekuatan baru bagi Iran. Dalam proposal yang mereka usulkan, perusahaan asing nantinya diwajibkan meminta izin dan membayar biaya transit untuk kabel internet yang melintasi kawasan tersebut.

Para analis pun mulai gelisah. Jika benar-benar menerapkan kontrol atau pungutan baru ini, dampaknya bisa meluas secara masif ke sistem keuangan global, layanan cloud, hingga operasional perusahaan teknologi besar yang kamu gunakan sehari-hari. Jangan kaget jika biaya langganan aplikasi ikut naik!

Meniru Mesir? Strategi Berbahaya yang Siap Ditiru

Menariknya, seruan mengambil “pajak” kabel internet bawah laut di Selat Hormuz ini tampaknya meniru langkah sukses yang telah dilakukan Mesir. Seperti diketahui, Negeri Piramida itu memang secara rutin memungut biaya transit untuk kabel internet bawah laut yang menghubungkan Laut Merah dan Laut Mediterania.

Di Mesir, kabel-kabel tersebut melintasi daratan negara itu sebelum kembali masuk ke laut. Selain itu, perusahaan milik negara bernama Telecom Egypt ikut terlibat aktif dalam bisnis kabel sekaligus menarik biaya transit dari operator global. Model bisnis basah inilah yang kini dengan ambisius ingin ditiru untuk Selat Hormuz, sebagaimana dihimpun dari laporan Seoul Economic Daily dan Iran International.

Mengapa Iran Begitu Percaya Diri? Ini Faktor X-nya!

Perlu kamu pahami kembali profil kawasan ini. Selat Hormuz merupakan perairan berkelok dengan lebar hanya sekitar 33 kilometer di titik tersempitnya. Secara geografis, selat ini menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, yang kemudian menjadi jalur utama kapal menuju pasar global. Dalam hukum maritim internasional, setiap negara pantai berhak menguasai hingga 12 mil laut dari garis pantainya. Karena selat ini relatif sempit, wilayah laut Iran dan Oman secara alami saling tumpang tindih, sehingga sebagian besar jalur perairan itu berada dalam yurisdiksi hukum kedua negara.

Oleh karena itu, secara geografis dan hukum teritorial, Iran dan Oman memang memiliki kontrol langsung atas kawasan tersebut. Meskipun selat ini dipandang sebagai jalur internasional yang dapat dilalui semua kapal, pada kenyataannya Iran memegang posisi strategis yang sangat signifikan. Negara itu menguasai seluruh garis pantai utara serta sejumlah pulau penting di dekat jalur pelayaran. Keunggulan geografis ini dengan jelas memberi Teheran kemampuan pengawasan dan posisi militer yang kuat.

Saat ini, jalur ini memang banyak dilalui kapal tanker raksasa pengangkut minyak dan gas dari Arab Saudi, Kuwait, Irak, Qatar, Bahrain, UEA, dan Iran. Data mencatat sekitar 20 persen konsumsi minyak global, setara 20 juta barel minyak mentah dan bahan bakar per hari, melewati perairan ini. Selain itu, seperempat atau lebih perdagangan gas alam cair (LNG) global juga melintasi koridor sempit tersebut.

Dalam situasi tegang, Iran secara teori dapat memantau bahkan berpotensi mengganggu lalu lintas kapal yang melewati selat tersebut. Namun, perlu diingat bahwa penutupan total akan melanggar hukum internasional dan berdampak besar pada ekonomi kawasan. Jadi, apakah langkah “pajak digital” ini akan memicu perang baru? Satu yang pasti, dunia harus bersiap menghadapi “Toll Digital” pertama di laut lepas

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Piala Asia 2027 Akan Dimainkan di EA Sports FC, Timnas Indonesia Berpeluang Besar Masuk

Next Post

Tak Mau Kalah dari Anthropic, OpenAI Rilis Daybreak untuk Keamanan Siber Perusahaan

Next Post
OpenAI Resmi Masuki Bisnis Konsultasi dan Implementasi AI, Setelah Anthropic Lebih Dulu Melangkah

Tak Mau Kalah dari Anthropic, OpenAI Rilis Daybreak untuk Keamanan Siber Perusahaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Microsoft Ngintip Gameplay Kamu? Waduh!

Microsoft Ngintip Gameplay Kamu? Waduh!

11 months ago
Casio Luncurkan A1000SP-7, Jawaban bagi Penggemar Jam Tangan Digital yang Ingin Tampil Mewah

Dari Legenda MP3 ke Raja Streaming, Winamp Bersiap untuk Comeback Besar-besaran

2 months ago
TCL Ungkap Layar NxtPaper AMOLED dengan Tingkat Polarisasi 90 Persen

Dari Cincin ke Kacamata: Samsung Lengkapi Ekosistem AI dengan Galaxy Glasses

7 months ago
Build Lapu-Lapu RRQ Dyrennn: jadi Keras!

Build Lapu-Lapu RRQ Dyrennn: jadi Keras!

1 year ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem
  • Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra
  • Bawa Racikan Kamera ARRI, Honor Magic 9 Pro Max Resmi Debut dengan Baterai Jumbo

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem

Honor Rilis Dua Ponsel Flagship Magic 9 Series, Bawa Fitur Fotografi Canggih dan Daya Tahan Ekstrem

October 2, 2026
Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra

Terkendala Masalah Alignment dan Risiko Bahaya, OpenAI Urungkan Rilis GPT-6.1 Astra

October 2, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In