Sunday, October 11, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

Ekspansi Bisnis SpaceX: Starlink Bidik Layanan Telekomunikasi Seluler Direct-to-Device

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
October 11, 2026
in Teknologi
0
Ekspansi Bisnis SpaceX: Starlink Bidik Layanan Telekomunikasi Seluler Direct-to-Device
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Langkah tak terduga kembali muncul dari raksasa antariksa kepunyaan Elon Musk, yaitu SpaceX, yang kini makin bernapsu mengacak-acak pasar telekomunikasi seluler di Amerika Serikat. Rencana besar ini menandai babak baru bagi layanan Starlink yang tadinya cuma fokus menyalurkan internet dari langit, tapi sekarang malah berani mengincar ceruk bisnis sinyal HP yang sangat menggiurkan di daratan Paman Sam.

Strategi berani ini langsung mereka eksekusi lewat kesepakatan akuisisi lisensi spektrum frekuensi yang amat krusial demi menyokong ambisi anyar bernama Starlink Mobile. Alhasil, terobosan ini langsung memicu spekulasi hangat di kalangan pengamat teknologi karena SpaceX terbukti nggak cuma main-main dalam membangun ekosistem komunikasi masa depan yang jauh lebih masif.

Related posts

Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector

Table of Contents

Toggle
    • Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector
    • Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box
  • Starlink Siap Bertarung Sengit Melawan Operator Seluler Tradisional
  • Gurita Bisnis Starlink Tembus Belasan Juta Pelanggan dan Untung Triliunan!

Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector

October 11, 2026
Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

October 11, 2026

Pihak SpaceX secara resmi membocorkan transaksi jumbo ini pada Kamis, 8 Oktober 2026 waktu Amerika Serikat, setelah mereka berhasil mencapai kesepakatan harga dengan Grain Management. Sekadar informasi, Grain Management sendiri merupakan pemain lama yang sangat disegani dalam mengelola portofolio infrastruktur digital kelas atas.

Melalui pengumuman resmi di situs resminya, pihak manajemen SpaceX membeberkan bahwa belanjaan mahal mereka kali ini mencakup lisensi spektrum berdampingan hingga 14 MHz pada pita frekuensi 800 MHz. Rentang frekuensi pita rendah semacam ini memang tergolong barang langka yang sangat diperebutkan karena punya daya tembus sinyal yang super ampuh.

Kendati demikian, rencana akuisisi bernilai fantastis ini ternyata masih harus menunggu lampu hijau dari Komisi Komunikasi Federal AS alias FCC. Oleh karena itu, publik dan para kompetitor kini lagi menanti-nanti apakah regulator bakal memberikan izin penuh tanpa menyematkan syarat yang memberatkan.

Pihak SpaceX secara terbuka mengakui bahwa kepemilikan spektrum frekuensi pita rendah ini menjadi kunci utama untuk meruntuhkan tembok kendala teknis yang selama ini menghambat performa Starlink Mobile. Berkat tambahan jalur frekuensi premium tersebut, transmisi data antara satelit dan HP pengguna diprediksi bakal berjalan jauh lebih stabil dan lancar.

Tak mau ketinggalan momen, sang CEO Elon Musk langsung memamerkan rasa bangganya lewat tulisan di platform X. Beliau secara tegas menyebut bahwa kesepakatan akuisisi frekuensi ini merupakan lompatan raksasa yang bakal mengubah peta persaingan teknologi dunia secara drastis.

Starlink Siap Bertarung Sengit Melawan Operator Seluler Tradisional

Proses pencaplokan spektrum ini pada dasarnya menjadi bagian dari strategi jangka panjang SpaceX dalam melebarkan sayap bisnis Starlink. Padahal, publik selama ini udah terlanjur mengenal Starlink sekadar sebagai penyedia jasa sambungan internet berbasis satelit piringan di daerah terpencil aja.

Berkat suntikan spektrum baru tersebut, SpaceX kini memegang kartu truf untuk mengawinkan daya jangkau jaringan satelit di angkasa luar dengan fleksibilitas jaringan seluler di permukaan bumi. Kombinasi maut ini berpotensi menghadirkan layanan seluler tanpa blank spot sama sekali di mana pun pengguna berada.

Namun demikian, SpaceX tetap menghadapi tantangan berat karena mereka wajib membangun menara pemancar pendukung di daratan demi mendongkrak kualitas sinyal secara menyeluruh. Tanpa kehadiran menara pemancar darat tersebut, performa koneksi Direct-to-Device dipastikan bakal keteteran saat melayani lalu lintas data yang sangat padat.

Menanggapi manuver panas ini, pakar telekomunikasi kawakan dari TMF Associates, Tim Farrar, menegaskan bahwa langkah agresif SpaceX pasti bikin iklim persaingan dengan para operator seluler kawakan makin mendidih. Beliau menilai bahwa hadirnya Starlink di ranah seluler bakal mengancam dominasi pemain lama yang selama ini merasa nyaman di lapaknya.

Walau begitu, Tim Farrar memberi catatan kritis bahwa alokasi spektrum yang berhasil disabet SpaceX sebenarnya masih terhitung cukup terbatas. Akibat keterbatasan lebar pita tersebut, kapasitas jaringan Starlink Mobile mungkin belum bisa langsung menampung puluhan juta pengguna secara bersamaan tanpa kompromi kecepatan.

Lebih jauh lagi, Farrar menjelaskan bahwa perusahaan Elon Musk ini tidak punya pilihan lain selain mendirikan pemancar darat jika ingin sinyalnya sanggup menembus dinding gedung beton perkotaan yang tebal. Sebab, sinyal satelit murni dari angkasa biasanya sering rontok begitu mencoba masuk ke dalam ruangan tertutup di pusat kota.

Menariknya, aksi manuver SpaceX ini meletus persis di tengah momentum tatkala deretan operator seluler raksasa AS juga lagi gencar-gencarnya menggarap konektivitas satelit. Situasi saling sikut ini menandakan bahwa batas antara industri telekomunikasi darat dan teknologi antariksa sudah benar-benar lebur menjadi satu.

Bahkan cuma selang sepekan sebelum berita akuisisi ini muncul, tiga raksasa seluler AS yaitu T-Mobile, AT&T, dan Verizon secara mengejutkan mengumumkan konsorsium bersama demi memperluas jangkauan layanan Direct-to-Device berbasis satelit ke area terisolasi. Mereka sengaja menyatukan kekuatan modal dan infrastruktur agar nggak tergilas oleh gempuran teknologi baru.

Uniknya, para raksasa telekomunikasi tersebut justru sengaja mendepak Starlink dari lingkaran usaha patungan bernilai triliunan rupiah itu. Fakta ini membuktikan betapa Starlink memang dianggap sebagai musuh utama yang paling menakutkan bagi keberlangsungan bisnis mereka.

Gurita Bisnis Starlink Tembus Belasan Juta Pelanggan dan Untung Triliunan!

Nggak bisa kita pungkiri, Starlink saat ini memang telah bertransformasi menjadi mesin pencetak uang utama yang sangat diandalkan oleh SpaceX untuk mendanai misi luar angkasanya. Kinerja finansial yang terus meroket ini membuktikan bahwa visi Elon Musk bukan sekadar mimpi di siang bolong.

Berdasarkan rincian laporan keuangan kuartal kedua tahun 2026, layanan internet satelit ini tercatat sudah mengepakkan sayapnya hingga ke 205 negara dengan raihan 12 juta pelanggan aktif per 30 Juni 2026. Angka lonjakan pengguna yang luar biasa ini membuktikan betapa tingginya dahaga masyarakat dunia akan akses internet cepat.

Masih dari laporan pencapaian yang sama, unit bisnis konektivitas Starlink sanggup meraup pendapatan kotor hingga 4,29 miliar dollar AS dengan cetakan laba bersih operasional tembus 1,66 miliar dollar AS. Cuan melimpah ini makin memperkokoh posisi keuangan SpaceX di panggung bisnis global.

Sementara itu, hasil riset mendalam dari analis kondang Deutsche Bank memperkirakan bahwa total basis pengguna Starlink di seluruh pelosok bumi sudah melonjak drastis hingga menyentuh angka 13,5 juta pelanggan pada penghujung September 2026. Laju pertumbuhan cepat ini membuktikan efektivitas strategi ekspansi agresif yang mereka terapkan.

Dari total belasan juta basis pelanggan global tersebut, data CNBC menunjukkan sekitar 4,1 juta pengguna di antaranya bermukim di Amerika Serikat. Maka dari itu, wajar sekali kalau SpaceX makin bernapsu menguasai pasar seluler domestik demi memanjakan jutaan konsumen setianya.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Starlink
Previous Post

Amazon Resmi Tinggalkan Fire OS, Luncurkan 3 Alexa Tablet Berbasis Android Murni

Next Post

Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

Next Post
Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

China Minta Waspada! Claude Code Versi Lama Disebut Miliki Fitur Pemantauan Berbahaya

Dibuat Dua Orang dalam Dua Bulan, Game Indie Ini Raup Pendapatan Hingga Rp 877 Miliar

3 months ago
Resmi Dirilis, Laptop Gaming 3D Lenovo Legion 9i Gen 10 Dijual Rp 99,9 Juta di Indonesia

Resmi Dirilis, Laptop Gaming 3D Lenovo Legion 9i Gen 10 Dijual Rp 99,9 Juta di Indonesia

10 months ago
Instagram Bantah Nguping, Ini Rahasia Iklan ‘Tepat Sasaran’

Instagram Bantah Nguping, Ini Rahasia Iklan ‘Tepat Sasaran’

1 year ago
Resmi Rilis, Oppo Pad Air5 Siap Hadir dengan Baterai 10.050 mAh dan Layar 12 Inci

Resmi Rilis, Oppo Pad Air5 Siap Hadir dengan Baterai 10.050 mAh dan Layar 12 Inci

10 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector
  • Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box
  • Ekspansi Bisnis SpaceX: Starlink Bidik Layanan Telekomunikasi Seluler Direct-to-Device

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector

Tangkal Hoaks Visual, Google Rilis Fitur Pelacak Media AI SynthID Detector

October 11, 2026
Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

Lebih Murah dari Nvidia DGX Spark, Microsoft Hadirkan Mini PC AI Surface RTX Spark Dev Box

October 11, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In