Olympic.or.id – Riot Games secara resmi meningkatkan syarat keamanan untuk memainkan game tembak-menembak kompetitif populer, Valorant. Akibatnya, perubahan kebijakan ini berpotensi menggusur sebagian gamer, terutama pengguna PC lawas, dari pertarungan jika sistem mereka tidak memenuhi standar keamanan terbaru. Pasalnya, pembaruan syarat ini berkaitan erat dengan sistem anti-cheat andalan Riot Games yang dijuluki Vanguard.

Kini, versi terbaru Vanguard tanpa kompromi mewajibkan sebagian pemain melakukan pembaruan BIOS atau firmware motherboard PC mereka. Rupanya, langkah drastis tersebut diambil oleh Riot setelah mereka menemukan celah keamanan serius pada firmware UEFI alias software BIOS di sejumlah motherboard. Celakanya, celah ini membuka peluang bagi metode kecurangan tingkat lanjut yang memanfaatkan akses memori sebelum sistem operasi berjalan. Oleh karena itu, untuk menambal celah itu, Riot mulai memperketat pemeriksaan keamanan di level perangkat keras, yang mewajibkan update BIOS. Singkatnya, jika kamu abai memperbaruinya, maka bersiaplah untuk dikunci dari akses bermain Valorant.
Target Awal dan Konsekuensi untuk PC Lawas

Yang perlu diwaspadai, Riot menyebut kebijakan ini tidak langsung diterapkan untuk semua pemain. Untuk sementara, pemeriksaan BIOS hanya ditujukan kepada pemain Valorant tertentu yang sistemnya teridentifikasi “mirip” dengan konfigurasi para cheater. Namun, Riot secara terbuka membuka kemungkinan aturan ini akan diperluas, terutama untuk para petarung di peringkat kompetitif elit seperti “Ascendant”, “Immortal”, dan “Radiant”. Alhasil, apabila skenario terburuk ini terjadi, gamer dengan PC tua yang firmware BIOS-nya terlupakan berisiko tinggi untuk tidak bisa lagi menjalankan Valorant.
Baca Juga: Indie Game Awards 2025 Cabut Gelar Pemenang Usai Temukan Penggunaan AI
Lalu, apa solusinya? Bagi kamu yang tiba-tiba tidak bisa masuk ke dalam game, satu-satunya jalan keluar adalah segera memperbarui BIOS ke versi terbaru. Tentu saja, solusi ini hanya bisa dilakukan jika pembaruan tersebut memang masih disediakan oleh pabrikan motherboard yang kamu gunakan. Bukan hanya itu, Riot juga dikabarkan sedang mempertimbangkan penerapan aturan serupa pada game lain seperti League of Legends. Meski demikian, kebijakan untuk game lainnya saat ini belum diluncurkan. Selanjutnya, Riot berjanji akan terus memantau dampak kebijakan ini dan berkoordinasi dengan produsen perangkat keras agar Vanguard bisa berjalan optimal.
Nah, untuk bertindak proaktif, para gamer sangat disarankan untuk segera memeriksa situs resmi pabrikan motherboard mereka. Jangan tunda lagi, segera lakukan pembaruan BIOS jika tersedia demi memastikan kamu tetap bisa berlaga di dalam game.
Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra Diumumkan, Varian Leica-nya Hadirkan Ring Kamera yang Bisa Diputar
Akar Masalah: Bug UEFI yang Membahayakan
Lantas, dari mana masalah ini berawal? Ternyata, masalah ini berakar dari temuan bug pada firmware UEFI yang memengaruhi motherboard dari pabrikan besar seperti ASUS, MSI, Gigabyte, dan ASRock. Bug ini tercatat dalam beberapa kode celah keamanan, yakni CVE-2025-11901, CVE-2025-14302, CVE-2025-14303, dan CVE-2025-14304. Secara teknis, celah ini bermuara pada fitur Input-Output Memory Management Unit (IOMMU).
Idealnya, fitur IOMMU ini seharusnya melindungi memori sistem dari akses ilegal oleh perangkat keras eksternal. Namun pada kenyataannya, di motherboard tertentu, perlindungan DMA bisa saja nonaktif meski BIOS menandainya sebagai aktif. Kondisi kritis ini menciptakan celah kecil nan berbahaya saat proses booting, yang dapat dimanfaatkan untuk kecurangan canggih.
Baca Juga: Nvidia dan Groq Berkolaborasi, Kesepakatan Strategis Senilai Rp 334 Triliun Terbentuk
Kabar baiknya, sejumlah produsen motherboard konon telah merilis pembaruan firmware untuk model-model terbaru mereka. Akan tetapi, belum ada kepastian apakah motherboard lama, seperti platform Intel generasi lawas atau AMD soket AM4, akan diberikan pembaruan serupa. Jadi, inilah saatnya kamu langsung bergerak mengecek kondisi motherboard kesayanganmu sebelum Vanguard menutup paksa akses game kamu!
Intinya, Riot Games sedang menggencarkan perang total terhadap cheater dengan menyerang hingga level firmware. Maka dari itu, pemain PC lawas harus waspada dan mengambil tindakan. Jika tidak, kamu bisa jadi hanya akan menjadi penonton di luar arena Valorant. Ingat, pertahanan terbaik adalah dengan segera meng-update BIOS-mu sebelum pintu pertarungan terkunci untuk selamanya!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










