Olympic.or.id – Baru saja, perusahaan perangkat audio kelas dunia, Jabra, secara resmi meluncurkan dua headset terbarunya yang bikin heboh pasar Indonesia, yaitu Jabra Evolve3 85 dan Jabra Evolve3 75. Keduanya sudah resmi hadir, lho!
Menariknya, Jabra memosisikan kedua perangkat canggih ini sebagai headset profesional tercanggih yang pernah mereka ciptakan. Kemudian, Jabra merancangnya khusus untuk para pekerja hybrid yang mobilitasnya super tinggi. Jadi, buat kamu yang sering bolak-balik kantor dan rumah, headset ini benar-benar jawabannya!
Desain Unik Tanpa Mic, Tapi Suara Justru Lebih Jernih?
Nah, yang paling bikin penasaran, kedua headset ini hadir dengan desain unik tanpa tangkai mikrofon (boomless). Wow, tanpa mic kok bisa jernih? Tentu bisa! Soalnya, Jabra melengkapinya dengan dukungan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Selanjutnya, mengapa Jabra nekad menghilangkan mic fisik? Ternyata, desain ini sengaja mereka usung untuk menjawab satu masalah besar: kualitas audio buruk yang masih sering mengganggu pertemuan daring. Data bahkan mencatat, hampir 99 persen pekerja mengaku kualitas audio yang jelek benar-benar bisa menghancurkan konsentrasi dan kelancaran rapat online. Karena itu, Jabra tidak mau ambil pusing!
Teknologi AI ClearVoice: Penyihir Suara di Tengah Kebisingan
Lalu, bagaimana caranya headset tanpa mic ini bisa menangkap suara kita dengan sempurna? Tenang, Jabra telah menyematkan teknologi ClearVoice pada seri Evolve3. Bukan cuma itu, teknologi ini juga didukung oleh sistem deep neural network (DNN) yang sudah dilatih menggunakan lebih dari 60 juta sampel kalimat. Bayangkan, 60 juta! Itu seperti mendengar puluhan ribu orang berbicara non-stop selama bertahun-tahun.
Dengan kombinasi teknologi super canggih tersebut, Jabra Evolve3 85 dan Evolve3 75 mampu mengenali suara pengguna secara akurat. Kemudian, sistem ini dengan cerdas memisahkan suara Anda dari kebisingan di latar belakang, seperti suara mesin kopi, klakson mobil, atau bahkan teriakan anak kecil. Hasilnya? Lawan bicara Anda akan mendengar suara sejelas di studio podcast, meskipun Anda bekerja dari kafe yang super ramai. Sistem ini memang diklaim mampu memprioritaskan kejernihan suara secara maksimal.
ANC Pintar dan Suara Spasial Bikin Betah Kerja
Selain urusan mic, Jabra juga tidak lupa dengan kenyamanan mendengar. Mereka membekali kedua perangkat ini dengan fitur Adaptive Noise Cancellation (ANC) yang pintar. Bedanya dengan ANC biasa, fitur ini menyesuaikan tingkat peredaman suara secara otomatis berdasarkan kondisi lingkungan sekitar. Jadi, ketika Anda sedang di ruang rapat yang tenang, ANC akan mereda. Tapi begitu Anda ke lantai produksi yang bising, ANC langsung bekerja maksimal. Praktis, kan?
Lebih seru lagi, untuk menunjang pengalaman audio yang imersif, kedua headset ini turut dilengkapi fitur Spatial Sound. Efeknya, Anda akan merasa seperti berada di ruang rapat sungguhan, karena suara datang dari segala arah. Jangan khawatir soal konektivitas! Jabra juga menyematkan Bluetooth Low Energy dengan dukungan Google Fast Pair. Hasilnya, Anda tidak perlu repot-repot mencolok dongle tambahan. Begitu headset menyala, langsung terhubung ke laptop atau ponsel Android Anda dalam hitungan detik.
Pilih Evolve3 85 untuk Fokus Maksimal, atau Evolve3 75 yang Lebih Fleksibel?
Nah, sekarang saatnya membedakan keduanya supaya Anda tidak salah pilih.
Pertama, Jabra Evolve3 85 hadir dengan desain over-the-ear yang menutup telinga sepenuhnya. Desain ini sengaja dipilih karena mampu memberikan isolasi suara yang lebih maksimal. Karena itu, headset ini sangat cocok untuk pengguna yang membutuhkan fokus super tinggi di lingkungan bising, seperti open office atau co-working space. Kemudian, soal daya tahan, Evolve3 85 benar-benar luar biasa. Headset ini memiliki baterai ekstra kuat hingga 25 jam untuk waktu bicara atau 120 jam untuk mendengarkan audio (catatan: fitur ANC dan busy light dalam kondisi nonaktif).
Anda bepergian keluar kota selama tiga hari pun tidak perlu khawatir kehabisan baterai. Selain itu, Jabra Evolve3 85 juga mendukung fitur pengisian cepat. Cukup isi daya selama 10 menit, maka Anda bisa menggunakannya hingga 10 jam. Hebatnya lagi, headset ini mengusung desain lipat yang praktis, lalu sudah disertai tas penyimpanan yang ringkas. Sangat ramah untuk mobilitas tinggi.
Sementara itu, Jabra Evolve3 75 hadir dengan pendekatan berbeda. Perangkat ini dirancang dengan desain on-the-ear yang lebih ringan dan memiliki sirkulasi udara lebih baik. Hasilnya, telinga Anda tidak akan terasa panas atau perih meski dipakai seharian. Model ini disebut cocok bagi pengguna yang mengutamakan fleksibilitas. Misalnya, Anda tetap ingin mendengar suara sekitar saat bekerja—seperti telepon berdering atau rekan kantor memanggil—maka Evolve3 75 adalah pilihan tepat. Untuk daya tahan, varian ini mampu bertahan hingga 22 jam waktu bicara atau 110 jam untuk pemutaran audio. Sama seperti kakaknya, Evolve3 75 juga didukung fitur pengisian cepat yang sama: 10 menit isi daya, langsung bisa 10 jam pemakaian. Luar biasa, bukan?
Harga dan Ketersediaan: Dompet Harus Siap!
Setelah tahu segudang kelebihannya, pasti Anda penasaran dengan harganya. Di Indonesia, Jabra Evolve3 85 resmi dijual dengan harga Rp 12.440.880. Sementara adiknya, Jabra Evolve3 75, dipasarkan dengan harga Rp 9.304.020. Memang angka yang fantastis, tapi sebanding dengan teknologi AI dan kenyamanan yang ditawarkan, terutama bagi profesional yang mengandalkan rapat online setiap hari.
Kabar baiknya, kedua headset ini sudah resmi tersedia di Indonesia! Anda dapat segera membelinya melalui mitra penjualan resmi Jabra. Jangan sampai kehabisan, karena headset canggih tanpa mic dengan AI ini pasti akan laris manis diburu para hybrid worker di Tanah Air. Jadi, sudah siap meningkatkan pengalaman meeting online Anda?
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










