Olympic.or.id – Huawei baru saja meluncurkan senjata terbarunya untuk para pecinta lari: Huawei Watch GT Runner 2. Mereka memperkenalkan perangkat canggih ini dalam sebuah acara bertajuk “Now is Your Run” yang digelar di Madrid, tepatnya pada Kamis, 26 Februari 2026 waktu setempat. Jelas sekali, Huawei tidak main-main dengan segmen olahraga ini.
Perusahaan teknologi asal China itu mendesain smartwatch ini khusus untuk kamu yang hatinya memang untuk lari. Posisinya sekarang sebagai penerus Watch GT Runner yang pertama kali mereka perkenalkan pada tahun 2021 lalu. Tentu saja, sebagai produk anyar, jam ini hadir dengan segudang peningkatan yang signifikan. Huawei mengklaim telah melakukan lompatan besar di berbagai aspek, mulai dari akurasi pelacakan lokasi yang super presisi, hingga fitur latihan dan analisis kesehatan yang didedikasikan khusus untuk marathon.
Nah, yang bikin fitur latihan marathon ini spesial adalah proses pembuatannya. Mereka tidak mengerjakannya sendirian. Huawei menggandeng legenda hidup marathon dunia, peraih dua medali emas Olimpiade, yaitu Eliud Kipchoge. Kolaborasi ini juga melibatkan tim DSM-Firmenich Running Team. Jadi, bisa dibilang, “otak” dari fitur ini diisi langsung oleh manusia tercepat di dunia.
Jadi, apa hasil dari kerja sama istimewa ini? Huawei menjelaskan bahwa mereka berhasil menciptakan Mode Intelligent Maraton. Mode ini bukan sekadar penghitung jarak biasa. Mereka mendesainnya mampu menyajikan metrik lari secara presisi serta analisis performa yang mengadopsi langsung metode pelatihan para pelari elit dunia. Kamu akan mendapatkan panduan layaknya atlet profesional.
Lebih seru lagi, mode tersebut juga bisa memberikanmu arahan spesifik. Ada fitur pengukuran daya lari atau running power yang akurat. Kemudian, ada juga panduan kecepatan dinamis yang akan menyesuaikan dengan kondisi dan targetmu. Nggak ketinggalan, jam tangan pintar ini bahkan bisa memberimu pengingat asupan energi di saat yang tepat. Fitur smart refuel reminders ini akan sangat membantu agar kamu tidak kehabisan tenaga di tengah jalan.
Sinyal GPS-nya Ngebut dan Akurat Banget!
Sekarang kita ngomongin soal pelacakan. Buat pelari, akurasi rute itu segalanya, kan? Nah, untuk mendukung hal tersebut, Huawei membekali Watch GT Runner 2 dengan antena GPS baru. Mereka menyebutnya tipe 3D floating antenna. Desain antena ini menggunakan gasket yang telah mereka optimalkan sedemikian rupa. Hasilnya, sinyal menjadi lebih stabil dari sebelumnya.
Huawei dengan percaya diri menyatakan bahwa desain anyar ini mampu menjaga akurasi GPS secara lebih stabil. Bahkan, ketika kamu berlari di lingkungan yang menantang sekalipun, misalnya di dalam terowongan atau area tertutup. Sinyal tetap kuat dan akurat.
Antena canggih pada Watch GT Runner 2 ini langsung mereka padukan dengan algoritma penentuan posisi inersial terbaru. Algoritma ini memanfaatkan data dari akselerometer dan giroskop yang tertanam di dalam jam. Kombinasi hardware dan software yang dahsyat ini memungkinkan pelacakan rute menjadi jauh lebih presisi. Performa keseluruhan perangkat antenanya pun meningkat drastis, hingga 3,5 kali lipat jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Kencang banget, kan?
Selain itu, Watch GT Runner 2 juga mendukung penentuan posisi satelit dual-band. Kemampuan navigasinya bersifat mandiri. Artinya, kamu dapat melacak aktivitas olahraga dan menerima panduan rute tanpa perlu repot-repot membawa atau menghubungkannya ke ponsel. Praktis untuk lari jarak jauh.
Bukan Sekadar Jam Lari, Ini Adalah Pelatih Kesehatan di Pergelangan Tanganmu
Dari sisi spesifikasi, tampilan Watch GT Runner 2 juga memanjakan mata. Huawei membenamkan layar sentuh AMOLED berukuran 1,32 inci dengan diameter 43,5 mm. Layarnya sangat terang, dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits. Jadi, meskipu kamu berlari di bawah terik matahari tengah hari, layar tetap jelas terbaca. Sebagai pelindung, mereka menggunakan kaca Kunlun Glass generasi kedua yang terkenal tangguh.
Untuk material bodinya, Huawei memilih casing berbahan titanium yang dipadukan dengan bezel metal. Kombinasinya membuat jam ini terasa kokoh namun tetap ringan. Dimensinya pun ramping dengan ketebalan hanya 10,7 mm dan bobot super ringan 43,5 gram. Ketahanannya juga patut diacungi jempol, mampu bertahan di kedalaman air hingga 40 meter.
Urusan sensor, jangan ditanya. Huawei melengkapi jam tangan ini dengan rangkaian sensor dan algoritma TruSense versi terbaru mereka. Sistem ini sangat canggih, mampu memantau berbagai indikator kesehatanmu secara komprehensif. Kamu bisa memantau detak jantung kapan saja. Kadar oksigen dalam darah atau SpO2 juga terukur. Fitur ECG pun tersedia untuk mendeteksi irama jantung. Tak hanya itu, laju pernapasan, kualitas tidur, hingga tingkat stres pun bisa direkam dan dianalisis.
Hebatnya lagi, Huawei GT Runner 2 ini menjadi jam tangan pertama dari Huawei yang memiliki algoritma pendeteksi ambang laktat secara real-time. Buat para pelari, ini adalah metrik yang sangat krusial. Algoritma ini secara langsung membantu pelari memantau tingkat kelelahan tubuh selama mereka berlari. Jadi, kamu bisa mengatur pace agar tidak cedera.
Baterai Tahan Lama dan Fitur Kekinian
Urusan daya, Huawei tidak ambil pusing. Mereka menopang Watch GT Runner 2 dengan baterai silikon-karbon (Si-C) berkapasitas 540 mAh. Kapasitas ini terbilang besar untuk jam pintar. Hasilnya, jam ini diklaim mampu bertahan hingga 14 hari dalam skenario penggunaan ringan. Bahkan, dalam kondisi GPS terus aktif sekalipun, baterainya sanggup menemani lari hingga 32 jam non-stop.
Masih ada deretan fitur tambahan lain yang membuat jam ini makin menarik. Huawei menyematkan speaker bawaan, jadi kamu bisa melakukan panggilan hands-free langsung dari pergelangan tangan. Kompatibilitasnya juga luas, bisa dipasangkan dengan perangkat iOS dan Android. Ada juga antena NFC yang memungkinkanmu melakukan pembayaran nirkabel dengan mudah.
Khusus untuk pengguna di Inggris, Huawei sudah memastikan layanan Curve Pay tersedia di Watch GT Runner 2 mulai hari peluncurannya. Jadi, urusan bayar kopi usai lari pagi bisa lebih simpel.
Soal Harga, Sepadan dengan Kualitas?
Lantas, berapa harga yang harus ditebus untuk semua kecanggihan ini? Huawei Watch GT Runner 2 tersedia dalam tiga pilihan warna yang kece: Dawn Orange yang sporty, Dusk Blue yang elegan, dan Midnight Black yang klasik. Untuk urusan kantong, jam tangan pintar ini mereka banderol dengan harga 350 pound sterling. Jika dikonversikan ke rupiah, nilainya sekitar Rp 7,9 jutaan. Memang bukan angka yang kecil, tapi dengan segudang fitur dan kolaborasi dengan Eliud Kipchoge, sepertinya ini investasi yang menarik bagi para pelari sejati.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id








