Olympic.or.id — Google akhirnya melepas varian terbaru dan termurah dari keluarga Pixel 10 Series ke pasar global pekan ini. Mereka memperkenalkan Pixel 10a, penerus dari Pixel 9a yang rilis tahun lalu. yang menarik, pabrikan menyematkan fitur Satellite SOS di perangkat ini.
Fitur Satellite SOS memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat langsung ke satelit. Koneksi ini sangat berguna saat pengurai berada di area tanpa sinyal operator atau koneksi internet sama sekali. Google menyebut fitur ini khusus mereka rancang untuk situasi genting, seperti kecelakaan di daerah terpencil, pendaki yang tersesat, atau kondisi darurat lain yang membutuhkan bantuan cepat. Fitur ini jelas menjadi nilai jual utama, mengingat harganya yang terjangkau.

Selain fitur satelit, Pixel 10a membawa perubahan signifikan pada desain. Mereka kini mendesain bagian belakang ponsel sepenuhnya rata (flat back). Modul kameranya pun menyatu lebih halus dengan bodi. Akibatnya, pengguna bisa meletakkan ponsel di permukaan rata tanpa goyah—masalah kecil yang sering mengganggu pengguna ponsel dengan modul kamera menonjol.
Masih soal desain, Google membenamkan panel Actua Display (P-OLED) berukuran 6,3 inci pada layar Pixel 10a. Mereka mengklaim tingkat kecerahan layar ini 11 persen lebih terang dari generasi sebelumnya. Layarnya juga lebih kuat terhadap goresan karena sudah dilapisi pelindung Corning Gorilla Glass 7i. Perlindungan ini tentu menambah rasa aman saat pengguna beraktivitas di luar ruangan.
Google juga meningkatkan kemampuan pengisian daya Pixel 10a. Mereka menaikkan daya charger dari 23 watt menjadi 30 watt. Menariknya, kapasitas baterai tetap mereka pertahankan di angka 5.100 mAh. Meski begitu, mereka mengeklaim daya tahan baterai kini meningkat signifikan. Ponsel ini mampu bertahan lebih dari 30 jam dalam penggunaan normal. Jika pengguna mengaktifkan mode Extreme Battery Saver, baterainya bisa bertahan hingga 120 jam.
Spesifikasi Lengkap Google Pixel 10a: Performa Kencang dengan Sentuhan AI
Dari spesifikasi lainnya, kemampuan Pixel 10a bisa dibilang mirip dengan kakaknya, Pixel 9a. Pada aspek kamera, misalnya, mereka tetap membekali ponsel ini dengan kamera utama 48 MP. Kamera ultrawide-nya beresolusi 13 MP, begitu pula dengan kamera selfie yang juga 13 MP. Deretan kamera ini mereka lengkapi dengan fitur fotografi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Fitur AI tersebut meliputi Auto Best Take yang secara otomatis memilih ekspresi terbaik dari serangkaian foto. Ada juga Camera Coach yang membantu pengguna mengambil gambar lebih baik, serta Add Me yang memungkinkan fotografer masuk ke dalam foto bersama. Pengguna juga bisa mengedit foto via suara atau teks melalui Google Photos. Fitur-fitur ini membuat fotografi semakin mudah dan menyenangkan bagi semua kalangan.
Menyoal AI, Pixel 10a juga hadir dengan dukungan fitur pintar lainnya. Google menyertakan asisten AI Gemini dan Gemini Live yang lebih interaktif. Fitur Circle to Search memungkinkan pengguna mencari sesuatu cukup dengan melingkari objek di layar. Ada pula Call Screen untuk menyaring panggilan tak dikenal dan Hold for Me yang sabar menunggu saat pengguna dihubungkan ke layanan pelanggan. Semua fitur ini bekerja mulus berkat chip terbaru.
Beralih ke aspek performa, Google mengandalkan chip Tensor G4 untuk menggerakkan Pixel 10a. Mereka memadukan prosesor ini dengan RAM 8 GB. Untuk penyimpanan, mereka menyediakan opsi media penyimpanan (storage) hingga 256 GB. Kombinasi ini memastikan ponsel mampu menjalankan berbagai tugas berat dan fitur AI dengan lancar.
Fitur pendukung lainnya juga tidak kalah menarik. Ponsel ini sudah menjalankan sistem operasi (OS) Android 16 langsung dari pabrik. Google bahkan menjanjikan dukungan update hingga 7 generasi Android ke depan. Sertifikasi tahan air dan debu dengan rating IP68 juga mereka sertakan, membuat pengguna tidak perlu khawatir saat ponsel kehujanan atau terkena cipratan air.
Harga Google Pixel 10a: Masih Ramah di Kantong!
Bicara soal harga, Google kembali menawarkan nilai lebih. Di AS, Pixel 10a tersedia dalam empat pilihan warna segar, yaitu Lavender, Berry, Fog, dan Obsidian. Mereka membanderol ponsel ini dengan harga 499 dollar AS. Jika dirupiahkan, angka tersebut sekitar Rp 8,4 juta. Harga ini terbilang kompetitif untuk ponsel dengan fitur komunikasi satelit dan dukungan AI canggih.
Informasi yang mereka rilis dari BlogGoogle menyebutkan, ponsel ini mulai tersedia di pasar pada awal Maret 2026. Sayangnya, belum ada informasi apakah Google akan membawa ponsel ini ke Indonesia atau tidak. Saat ini, Google memang tidak menjual ponsel Pixel mereka secara resmi di Tanah Air. Para penggemar Pixel di Indonesia mungkin harus bersabar atau mencari cara lain untuk bisa memiliki perangkat ini.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id








