Saturday, October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Kolaborasi Trio Raksasa: Broadcom, Google, dan Anthropic Siap Produksi Chip AI Generasi Baru

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
April 9, 2026
in Berita
0
Kolaborasi Trio Raksasa: Broadcom, Google, dan Anthropic Siap Produksi Chip AI Generasi Baru
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Perusahaan semikonduktor Broadcom sepakat bekerja sama dengan Google untuk memproduksi chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kesiapan Broadcom untuk kerja sama jangka panjang ini diumumkan perusahaan pada Senin (6/4/2026). Kerja sama ini akan berjalan hingga tahun 2031, sebuah komitmen yang sangat panjang di dunia teknologi yang serba cepat. Bayangkan saja, dalam kurun waktu tersebut, kemungkinan besar akan lahir banyak sekali inovasi baru yang bahkan belum bisa kita bayangkan saat ini.

Dalam kesepakatan itu, Broadcom berperan mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) yakni chip khusus yang dirancang Google untuk mempercepat pemrosesan AI. Selain itu, Broadcom juga harus menjamin pasokan komponen jaringan dan perangkat pendukung lainnya yang akan dipakai dalam rak server AI terbaru Google. Dengan kata lain, Broadcom tidak hanya sekadar pemasok, melainkan mitra strategis yang memegang peranan vital dalam rantai pasok AI Google. Semua komponen tersebut harus tersedia tepat waktu dan dalam kualitas terbaik, karena keterlambatan sedikit saja bisa menghambat seluruh ekosistem AI yang sedang dibangun.

Related posts

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Table of Contents

Toggle
  • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
  • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Anthropik Ikut Nimbrung, Dapat Jatah Komputasi Raksasa
  • Saham Meroket dan Masa Depan Tanpa Nvidia?

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026

Anthropik Ikut Nimbrung, Dapat Jatah Komputasi Raksasa

Secara terpisah, Broadcom dan Google juga berkerja sama dengan perusahaan AI Anthropic. Dalam kerja sama ini, Anthropic akan mengakses sekitar 3,5 gigawatt kapasitas komputasi AI berbasis TPU generasi baru lewat Broadcom, mulai tahun 2027. Angka 3,5 gigawatt ini sangat luar biasa besarnya. Sebagai perbandingan, kapasitas tersebut bisa digunakan untuk menjalankan jutaan server secara bersamaan. Tentu saja, penggunaan akses sebesar itu akan bergantung pada keberhasilan bisnis Anthropic itu sendiri. Jika bisnis mereka terus melesat, maka kapasitas tersebut akan termanfaatkan secara optimal.

Selain itu, Broadcom, Google, maupun Anthropic juga tengah menjajaki kerja sama dengan mitra operasional dan pendanaan guna merealisasikan proyek ini. Mereka sadar betul bahwa proyek sebesar ini tidak bisa dijalankan sendirian. Makanya, mereka secara aktif membuka pintu bagi investor dan mitra teknis lainnya. Langkah ini menunjukkan bahwa ketiga perusahaan tersebut sangat serius dalam membangun fondasi AI jangka panjang, bukan sekadar proyek dadakan yang bisa bubar di tengah jalan.

“Kemitraan inovatif dengan Google dan Broadcom ini merupakan kelanjutan dari pendekatan disiplin kami dalam meningkatkan infrastruktur,” kata Kepala Keuangan Anthropic, Krishna Rao. “Kami membangun kapasitas yang diperlukan untuk melayani pertumbuhan eksponensial yang telah kami lihat di basis pelanggan kami, sekaligus memungkinkan Claude mendefinisikan batas pengembangan AI,” lanjut Rao dalam posting di blog resmi Anthropic. Pernyataan ini menegaskan bahwa Anthropic tidak ingin sekadar ikut-ikutan, mereka ingin memimpin perubahan. Claude, produk AI unggulan mereka, harus didukung oleh infrastruktur yang tangguh dan tidak mudah jebol saat dipakai oleh jutaan pengguna secara serentak.

Bisnis Anthropic sendiri saat ini terpantau tumbuh positif, dengan pendapatan tahunan yang meningkat hingga lebih dari 30 miliar dollar AS (sekitar Rp 512 triliun). Jumlah tersebut naik pesat dibanding akhir tahun 2025 sebesar 9 miliar dollar AS (sekitar Rp 153 triliun). Lonjakan pendapatan hampir tiga kali lipat dalam waktu singkat ini bukanlah kebetulan. Banyak perusahaan besar mulai beralih menggunakan solusi AI dari Anthropic karena dianggap lebih stabil dan aman. Dengan pertumbuhan secepat ini, kebutuhan akan komputasi AI yang besar menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan.

Saham Meroket dan Masa Depan Tanpa Nvidia?

Berkat pengumuman kerja sama ini, saham Broadcom naik 3 persen dalam perdagangan saham yang ditutup pada Senin (6/4/2026) waktu AS. Kenaikan ini mungkin terlihat kecil bagi sebagian orang, tetapi di pasar saham yang fluktuatif, angka 3 persen dalam sehari adalah loncatan yang cukup signifikan. Investor jelas merespons positif kabar ini karena mereka melihat potensi pendapatan jangka panjang yang sangat menjanjikan. Apalagi, para analis mulai berhitung tentang berapa banyak uang yang akan mengalir ke kantong Broadcom dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut analis di Mizuho Research & Technologies, Broadcom juga diperkirakan akan memperoleh pendapatan AI sebesar 21 miliar dollar AS (sekitar Rp 358 triliun) dari Anthropic pada tahun 2026, serta 42 miliar dollar AS (sekitar Rp 717 triliun) pada tahun 2027. Bayangkan, pendapatan dari satu mitra saja sudah mencapai puluhan miliar dolar. Jika proyeksi ini terbukti benar, maka Broadcom akan menjadi salah satu pemain paling dominan di industri chip AI. Tidak heran jika banyak pihak mulai melirik langkah-langkah Broadcom dengan seksama.

Selain dengan Anthropic, Broadcom juga bekerja sama dengan perusahaan AI lain, yakni OpenAI, untuk mengembangkan chip AI. Langkah ini semakin memperkuat posisi Broadcom sebagai pemasok utama bagi para raksasa AI dunia. Mereka tidak mau bergantung pada satu atau dua klien saja. Dengan menjaring OpenAI dan Anthropic sekaligus, Broadcom seperti memegang dua sayap burung AI generatif. Jika salah satu redup, yang lain masih bisa membuat mereka tetap terbang tinggi.

Sebelum dengan Broadcom, Anthropic dan OpenAI sangat bergantung pada graphics processing unit (GPU) Nvidia untuk menjalankan AI generatif, dihimpun dari CNBC. Ketergantungan ini dulu sempat menjadi momok karena pasokan GPU Nvidia seringkali terbatas dan harganya melambung tinggi. Sekarang, dengan kehadiran Broadcom dan chip TPU buatan Google, mereka memiliki alternatif yang tidak kalah canggih. Secara perlahan tapi pasti, dominasi Nvidia mulai tergeser. Tentu saja Nvidia tidak akan tinggal diam, tetapi langkah berani Broadcom, Google, dan Anthropic ini sudah mengubah peta persaingan selamanya. Persaingan chip AI ke depan akan semakin seru untuk disimak.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Cara Efektif Mengatasi WiFi yang Sering Ngadat Pas Meeting Online

Next Post

Intel Siapkan Core Ultra 7 251HX untuk Laptop Gaming, Versi Lebih Hemat dari 255HX

Next Post
Kolaborasi Trio Raksasa: Broadcom, Google, dan Anthropic Siap Produksi Chip AI Generasi Baru

Intel Siapkan Core Ultra 7 251HX untuk Laptop Gaming, Versi Lebih Hemat dari 255HX

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Alasan di Balik Fitur Rekam Suara Grab Selama Perjalanan

Alasan di Balik Fitur Rekam Suara Grab Selama Perjalanan

10 months ago
Intel Revisi Harga Jajaran Core Ultra 200S Plus, Naik hingga USD 50

Makin Praktis dan Aman, Secure Rilis Dua Model Digital Door Lock untuk Hunian Modern

3 months ago

China Sukses Uji Coba EMALS di Kapal Induk Fujian, Teknologi Peluncuran Jet Tempur Generasi Terbaru

3 months ago
Vect 2.0: Ransomware “Cacat” yang Lebih Mirip Data Wiper, Tebusan Pun Sia-sia

Vect 2.0: Ransomware “Cacat” yang Lebih Mirip Data Wiper, Tebusan Pun Sia-sia

5 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
  • Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff
  • Unik dan Modular, CMF Hadirkan Speaker Bluetooth Bergaya Kotak Susu dengan Tampilan Bongkar-Pasang

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026
Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

Efisiensi Besar-Besaran Netflix: 1.000 Karyawan Terdampak Badai Layoff

October 17, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In