Tuesday, September 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Memasuki Tahun Ketiga, Dell Kembali Pangkas Ribuan Karyawan di Tengah Transformasi AI

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
March 21, 2026
in Berita
0
Memasuki Tahun Ketiga, Dell Kembali Pangkas Ribuan Karyawan di Tengah Transformasi AI
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Siapa sangka, raksasa teknologi sekelas Dell ternyata sedang berjuang keras di balik layar. Kabar mengejutkan datang dari laporan tahunan terbaru mereka: jumlah karyawan Dell terus menyusut drastis dalam tiga tahun terakhir. Dalam periode tersebut, perusahaan yang bermarkas di Texas ini dengan tega melepas 36.000 karyawannya. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan gambaran nyata bagaimana industri teknologi global sedang berada dalam pusaran badai efisiensi.

Berdasarkan laporan tahunan terbaru yang dirilis perusahaan, hingga 31 Januari 2026 lalu, Dell kini hanya memiliki sekitar 97.000 karyawan. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan jika kita bandingkan dengan kondisi pada Februari 2023, di mana Dell masih mempekerjakan sekitar 133.000 orang. Dengan demikian, secara total, perusahaan telah memangkas hingga 27 persen tenaga kerjanya hanya dalam kurun waktu tiga tahun. Sungguh sebuah lompatan penurunan yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Related posts

Google Dituduh Diskriminasi Fitur dan Keamanan Android 17 bagi Pengembang Non-Pixel

Table of Contents

Toggle
  • Google Dituduh Diskriminasi Fitur dan Keamanan Android 17 bagi Pengembang Non-Pixel
  • Satu Suara dengan Trump, Jensen Huang Sebut Aturan Baru untuk AI Tidak Diperlukan
  • Strategi Efisiensi di Balik Pengurangan Bertahap
  • Efek Domino: Gelombang PHK Melanda Raksasa Teknologi Global
  • Tekanan AI dan Langkah Drastis yang Menanti ke Depan

Google Dituduh Diskriminasi Fitur dan Keamanan Android 17 bagi Pengembang Non-Pixel

September 22, 2026
Satu Suara dengan Trump, Jensen Huang Sebut Aturan Baru untuk AI Tidak Diperlukan

Satu Suara dengan Trump, Jensen Huang Sebut Aturan Baru untuk AI Tidak Diperlukan

September 20, 2026

Menariknya, pemangkasan besar-besaran ini tidak terjadi secara instan atau mendadak. Alih-alih melakukan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mengejutkan publik, Dell memilih pendekatan yang lebih “halus” dan terstruktur. Perusahaan secara konsisten melakukan pengurangan jumlah karyawan secara bertahap. Bahkan dalam satu tahun terakhir, Dell kembali mengurangi sekitar 11.000 karyawan, yang membuat jumlahnya turun dari sekitar 108.000 orang di tahun 2024 menjadi 97.000 orang per Januari 2026.

Strategi Efisiensi di Balik Pengurangan Bertahap

Ini menjadi tahun ketiga berturut-turut bagi raksasa PC asal Texas ini untuk memangkas jumlah karyawannya hingga sekitar 10 persen. Bayangkan, setiap tahunnya ada ribuan posisi yang harus dihilangkan. Dell menyebut langkah drastis ini sebagai bagian dari efisiensi dan restrukturisasi bisnis yang lebih besar. Mereka tidak hanya sekadar memberhentikan karyawan, tetapi juga melakukan reorganisasi internal secara menyeluruh, mulai dari membatasi perekrutan karyawan baru hingga menyesuaikan berbagai operasional perusahaan agar lebih ramping.

Manajemen Dell dengan gamblang mengungkapkan komitmen mereka terhadap pengelolaan biaya yang disiplin. “Sepanjang tahun fiskal 2026, kami tetap berkomitmen pada pengelolaan biaya yang disiplin sejalan dengan inisiatif modernisasi bisnis kami, serta terus mengambil sejumlah langkah untuk menekan biaya,” ujar perwakilan perusahaan. Lebih lanjut, Dell juga secara agresif menyesuaikan investasi perusahaan agar lebih fokus pada prioritas strategis dan kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Selain efisiensi biaya, Dell juga menyoroti perubahan fundamental dalam bisnis mereka, yaitu peningkatan pesat penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning di berbagai lini. Teknologi ini mulai merambah dari manajemen TI hingga solusi perangkat lunak dan server khusus. Perubahan ini secara langsung berdampak pada struktur organisasi perusahaan. Yang menarik, Dell justru memprediksi pendapatan dari server berbasis AI akan melonjak hingga dua kali lipat pada tahun 2027. Ini menunjukkan bahwa mereka sedang bertaruh besar pada AI, meskipun harus mengorbankan jumlah tenaga kerja manusia.

Efek Domino: Gelombang PHK Melanda Raksasa Teknologi Global

Langkah berani Dell ini ternyata tidak berdiri sendiri. Ini adalah imbas dari perubahan besar yang melanda industri teknologi global. Fenomena serupa pun terjadi di berbagai raksasa teknologi lainnya. Sebagai contoh, raksasa marketplace Amazon juga sudah mulai merumahkan sekitar 16.000 karyawan pada Januari 2026 lalu. Bahkan, gelombang PHK tersebut bukan yang pertama kalinya bagi Amazon. Memasuki awal Maret 2026 ini, kabar buruk kembali menghampiri karyawan Amazon. Menurut sumber internal, setidaknya 100 karyawan kembali terkena PHK. Mereka adalah para talenta yang bertanggung jawab mendesain robot dan peralatan otomatisasi untuk gudang.

Jika kita melihat lebih luas, pemutusan hubungan kerja ini seperti menjadi “makanan sehari-hari” bagi perusahaan teknologi. Perusahaan fintech milik Jack Dorsey, Block, bahkan melakukan pemangkasan hingga setengah dari total tenaga kerjanya. Angka ini sangat fantastis dan menunjukkan betapa kerasnya tekanan ekonomi yang mereka hadapi. Di sisi lain, perusahaan perangkat lunak asal Australia, Atlassian—yang dikenal sebagai pembuat platform kolaborasi kerja populer seperti Jira, Confluence, hingga Trello—juga ikut terkena imbasnya. Atlassian terpaksa merumahkan sekitar 4.000 karyawan, atau setara dengan 10 persen dari total staf mereka.

Tekanan AI dan Langkah Drastis yang Menanti ke Depan

Bukan hanya perusahaan yang sudah go public, raksasa media sosial Meta pun tidak luput dari tekanan. Awal bulan ini, muncul laporan bahwa Meta sedang mempertimbangkan gelombang PHK besar-besaran yang mencapai 20 persen atau bahkan lebih. Penyebab utamanya adalah pengeluaran infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang terus membengkak dan belum menunjukkan titik jenuh. Sementara itu, perusahaan penyedia layanan cloud, Oracle, juga dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah serupa. Kabarnya, Oracle berencana memangkas puluhan ribu pegawai di tengah lonjakan pengeluaran untuk AI dan meningkatnya tekanan keuangan yang mereka rasakan.

Tak hanya melakukan PHK, Oracle bahkan sampai menerapkan kebijakan penundaan perekrutan karyawan baru atau hiring freeze, terutama untuk divisi cloud yang selama ini menjadi andalan mereka. Informasi ini mencuat dalam laporan terbaru yang dirilis oleh media teknologi dan bisnis terkemuka, Bloomberg. Kondisi ini menegaskan bahwa gelombang efisiensi yang melanda Dell bukanlah sebuah anomali, melainkan bagian dari perubahan struktural besar yang sedang merombak industri teknologi global secara fundamental.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: DELL
Previous Post

Berkat Smart Grip, Mengangkat Telepon dengan Satu Tangan di Huawei Jadi Lebih Mudah

Next Post

Kelebihan Unik Fossibot F116 Pro: Dari Ponsel Mungil ke Action Camera Serbaguna

Next Post
Memasuki Tahun Ketiga, Dell Kembali Pangkas Ribuan Karyawan di Tengah Transformasi AI

Kelebihan Unik Fossibot F116 Pro: Dari Ponsel Mungil ke Action Camera Serbaguna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Data Kamu Aman Gak Nih? Tips Jitu Lindungi HDD & SSD dari Ancaman!

Rahasia Pulihkan Data Hilang Tanpa Drama!

12 months ago
Facebook Marketplace “Glow Up”: AI Nego Barang

Facebook Marketplace “Glow Up”: AI Nego Barang

10 months ago
Roket New Glenn Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Misi Pangkalan Bulan NASA Bisa Tertunda

Dibanderol Rp 135 Juta, G-Shock Frogman MRG-BF1000EB Jadi yang Termahal dari Casio

4 months ago
Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

Dibanderol Mulai Rp 6 Juta, Vivo Y600 Turbo Punya Baterai 9.020 mAh dan Fast Charging 90 Watt

4 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nubia nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengenal PG Soft Provider Game Digital dengan Visual Kelas Dunia 10 Game PG Soft Paling Ikonik dan Alasan Mereka Begitu Populer Di Balik Layar Rahasia Desain dan Mekanisme Game PG Soft Panduan Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft PG Soft vs Provider Lain Apa yang Membuatnya Berbeda Tren Desain Game PG Soft Grafis 3D Animasi Halus dan Mobile First 7 Fitur Khas PG Soft yang Sering Muncul di Setiap Game Review Objektif Kelebihan dan Kekurangan Game PG Soft Masa Depan PG Soft Inovasi Game Casual hingga Elemen Sosial PG Soft dan Seni Memikat Mata Ketika Game Digital Jadi Pengalaman Estetik Rahasia Ketenaran PG Soft Bukan Hanya Tema Tapi Cara Bercerita Menelusuri Jejak Kreatif PG Soft Ide Inspirasi dan Simbol yang Dipakai PG Soft dari Kacamata Pemain Baru Apa yang Pertama Kali Terlihat 5 Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Membahas Game PG Soft PG Soft dan Revolusi Layar Sentuh Desain yang Mengikuti Ibu Jari Mengapa Efek Suara PG Soft Sulit Dilupakan Ini Rahasianya PG Soft Ketika Animasi Kecil Mampu Mengubah Suasana Bermain Antara Tren dan Karakter Cara PG Soft Menjaga Identitas di Pasar Global PG Soft vs Rasa Nostalgia Bagaimana Game Modern Menghidupkan Masa Lalu Mahjong Ways Jadi Puzzle Bertema Tiongkok Disorot Wild West Gold Hadir Permainan Bertema Koboi Gates of Olympus Permainan Multiplier Bertema Mitologi Sweet Bonanza x1000 Game Match Bertema Permen Starlight Princess Permainan Multiplier Bernuansa Fantasi Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Simbol Dinamis Lucky Neko Game Bertema Kucing Visual Cerah Sugar Rush 1000 Konsep Match Bertema Manisan Sweet Bonanza Xmas Permainan Match Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown Game Bertema Koboi Bonus Mahjong Ways 2 Puzzle Digital Pola Simbol Baccarat Online Permainan Kartu Mekanisme Probabilitas PG 02 Koleksi Permainan Digital Interaktif Permainan Pragmatic Play Semakin Variatif Game Multiplier Mahjong Ways Puzzle Digital Kredit Permainan Gates of Olympus Mekanisme Multiplier Game Digital Starlight Princess Tema Fantasi Fitur Multiplier Wild West Gold Petualangan Koboi Permainan Interaktif Sweet Bonanza Game Match Visual Warna-Warni Mahjong Wins 3 Puzzle Modern Kombinasi Simbol Strategi Analisis Volatilitas Pragmatic Play pada Evaluasi Sistem Probabilitas PG Soft pada Penerapan Model Stochastic Habanero pada Game Pendekatan Algoritma Adaptif Spadegaming pada Game Riset Dinamika Tumbling Pragmatic Play pada Kajian Struktur Probabilistik Microgaming pada Game Penggunaan Sistem Entropi PG Soft pada Analisis Pola Asimetris Pragmatic Play pada Formulasi Model Probabilitas Nol-Sum Evolution Metodologi Sliding Window PG Soft pada Optimasi Algoritma Randomness Pragmatic Play pada Uji Komparatif Kinerja Spadegaming pada Game Peta Distributif RTP Live Playstar pada Studi Recurrence Plot Pragmatic Play pada Eksplorasi Systemic Reward PG Soft pada Inovasi Machine Learning JDB Gaming pada Skema Bayesian Inference Pragmatic Play pada Analisis Dynamic Volatility CQ9 pada Game Pemetaan Wave Mechanics Play'n GO pada Pendekatan Chaos Theory NetEnt pada Game RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE PGSoft di Balik Layar Rahasia Desain Game yang Bikin Betah Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Evolusi Visual PGSoft Mengenal Mekanik Slot PGSoft Reel Payline dan Fitur Bonus PGSoft dan Revolusi Mobile Gaming Kenapa Cocok Dimainkan di HP 5 Alasan Game PGSoft Punya Daya Tarik Grafis yang Kuat Mitos vs Fakta Seputar PGSoft yang Sering Salah Dipahami Panduan Literasi RTP dan Volatilitas di Game PGSoft PGSoft vs Provider Global Siapa Unggul di Inovasi Fitur Tren PGSoft 2026 Tema Lokal Gamifikasi dan Pengalaman Imersif Bermain Bijak Membangun Batas Waktu dan Biaya di Game PGSoft PGSoft di Balik Layar Rahasia Desain Game yang Bikin Betah Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Evolusi Visual PGSoft Mengenal Mekanik Slot PGSoft Reel Payline dan Fitur Bonus PGSoft dan Revolusi Mobile Gaming Kenapa Cocok Dimainkan di HP 5 Alasan Game PGSoft Punya Daya Tarik Grafis yang Kuat Mitos vs Fakta Seputar PGSoft yang Sering Salah Dipahami Panduan Literasi RTP dan Volatilitas di Game PGSoft PGSoft vs Provider Global Siapa Unggul di Inovasi Fitur Tren PGSoft 2026 Tema Lokal Gamifikasi dan Pengalaman Imersif Bermain Bijak Membangun Batas Waktu dan Biaya di Game PGSoft Bukan Cuma Grafis 7 Rahasia PGSoft yang Bikin Pemain Betah Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Perjalanan Visual PGSoft yang Viral Reel Payline dan Bonus Cara Kerja Mekanik PGSoft yang Sering Ditanya Kenapa PGSoft Cocok di HP Rahasia Desain Mobile First yang Bikin Nyaman 5 Rahasia Grafis PGSoft yang Bikin Mata Betah Lebih Lama PGSoft Mitos Populer vs Fakta yang Sering Salah Dipahami RTP dan Volatilitas PGSoft Panduan Singkat Biar Tidak Salah Paham PGSoft vs Provider Global Siapa Raja Inovasi Fitur Slot Modern Tren PGSoft 2026 Tema Lokal Gamifikasi dan Imersi Masa Depan Main PGSoft Tanpa Kehilangan Kendali Atur Waktu Biaya dan Ekspektasi
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Dyson Rilis Sikat Gigi Elektrik Rp9 Juta, Bawa Kamera Makro dan Pemindai AI Celah Gigi
  • Dorong Adopsi Hybrid AI, Lenovo Boyong Ekosistem Think-Family Terbaru ke Pasar Komersial
  • Itel A300C Resmi Rilis: Usung Baterai 6.000 mAh dan Sertifikasi Militer dengan Harga Rp2 Jutaan

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Dyson Rilis Sikat Gigi Elektrik Rp9 Juta, Bawa Kamera Makro dan Pemindai AI Celah Gigi

Dyson Rilis Sikat Gigi Elektrik Rp9 Juta, Bawa Kamera Makro dan Pemindai AI Celah Gigi

September 22, 2026
Dorong Adopsi Hybrid AI, Lenovo Boyong Ekosistem Think-Family Terbaru ke Pasar Komersial

Dorong Adopsi Hybrid AI, Lenovo Boyong Ekosistem Think-Family Terbaru ke Pasar Komersial

September 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In