Olympic.or.id – Pabrikan raksasa OnePlus secara mengejutkan meluncurkan dua amunisi smartphone terbarunya, yaitu OnePlus Ace 7 dan Ace 7 Pro, di pasar China. Oleh karena itu, produsen teknologi ini secara eksplisit mengincar para gamer hardcore yang sangat mendambakan performa ekstrem tanpa kompromi saat melibas berbagai game berat.
Tak hanya itu, duo OnePlus Ace 7 series ini bahkan kompak menggebrak industri ponsel dengan menjejalkan baterai raksasa berkapasitas 9.000 mAh yang sangat fantastis. Selain itu, pihak perusahaan juga menyuntikkan teknologi pengisian daya super cepat via kabel hingga 100 watt agar pengguna tidak perlu menunggu lama saat mengisi daya.
Menariknya, OnePlus turut menyematkan fitur canggih bypass charging yang mampu mengalirkan arus listrik langsung menuju mainboard sistem tanpa menyentuh baterai sama sekali. Akibatnya, teknologi mutakhir ini sangat ampuh mencegah lonjakan suhu panas berbahaya ketika para gamer keasyikan bermain game kompetitif sembari mencolokkan kabel pengisi daya.
Lebih lanjut, demi memanjakan visual para pencinta esports, kedua lini HP gaming ini mengusung panel layar super mulus dengan refresh rate fantastis mencapai 185 Hz. Bahkan, sang produsen memasang kipas pendingin aktif internal di dalam bodi ponsel guna menjamin suhu perangkat tetap adem saat menjalankan deretan game paling berat.
Adu Otak Snapdragon dan Monster Kamera 200 MP
Namun demikian, letak perbedaan paling mendasar antara varian OnePlus Ace 7 reguler dan OnePlus Ace 7 Pro sejatinya berada pada dapur pacu utamanya. Sebab, model OnePlus Ace 7 versi standar memercayakan dapur kerjanya pada Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series, sedangkan varian Pro ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi standar.
Pada dasarnya, Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series hadir sebagai varian yang sedikit disederhanakan agar mampu menekan efisiensi biaya produksi ketimbang versi standarnya. Meski begitu, walaupun seri V ini membawa kemampuan pengolahan grafis GPU yang sedikit lebih rendah, chip ini tetap mempertahankan arsitektur CPU flagship kelas atas yang sama gahar.
Di samping sektor dapur pacu, jurang pembeda lainnya juga terlihat cukup tajam pada konfigurasi kamera belakang kedua perangkat tersebut. Menariknya, OnePlus Ace 7 Pro tampil sangat dominan dengan memboyong kamera utama monster beresolusi 200 MP yang ditemani lensa periskop telefoto 50 MP berfitur optical zoom hingga 3,5 kali pembesaran.
Sementara itu, sang adik OnePlus Ace 7 reguler hanya menyatukan sensor kamera utama 200 MP dengan lensa ultrawide beresolusi 8 MP saja. Alhasil, para calon pembeli model reguler ini harus merelakan ketiadaan kamera telefoto khusus untuk memotret objek berjarak jauh secara optimal.
Namun, untuk urusan pengambilan foto swafoto, kedua perangkat pintar ini kompak memakai kamera depan beresolusi 16 MP. Oleh sebab itu, para pengguna tetap bisa mengambil foto selfie berkualitas jernih maupun melakukan panggilan video conference dengan lancar tanpa hambatan teknis.
Selain itu, pihak produsen secara eksklusif menyuntikkan beberapa kemampuan perekaman video kelas profesional yang hanya tersedia di model Pro. Bahkan, OnePlus Ace 7 Pro sanggup merekam video resolution 4K hingga 120 fps serta 8K 30 fps, ditambah fitur format Log untuk kemudahan color grading saat editing.
Layar 185 Hz, Trio Chip Khusus, dan Pendingin Es Kutub
Berbicara mengenai spesifikasi teknis lainnya, duo OnePlus Ace 7 series ini ternyata membagikan kemiripan fitur yang luar biasa banyak. Maka dari itu, pengguna akan merasakan kenyamanan pengoperasian yang hampir serupa saat memegang kedua jenis ponsel gaming impian tersebut.
Mengenai sektor visual, kedua smartphone ini kompak memajang layar AMOLED lapang seluas 6,78 inci dengan resolusi tajam 2.772 x 1.272 piksel. Bahkan, panel ini sanggup memberikan refresh rate puncak 185 Hz untuk game tertentu, di samping refresh rate sistem harian yang menembus 165 Hz.
Demi memaksimalkan pengalaman arena kompetitif, tim teknisi OnePlus merancang dan menyematkan sejumlah chip pembantu khusus ke dalam bodi. Salah satunya chip T3 yang bertugas menangani responsivitas sentuhan, sehingga diklaim mampu memangkas latensi geser sebesar 80 persen serta latensi ketukan jari hingga 43 persen.
Tidak berhenti di situ, OnePlus juga membenamkan chip jaringan G3 yang berguna meminimalisir gangguan koneksi sinyal saat laga online. Di sisi lain, mereka mempercayakan pemrosesan kualitas visual grafis serta manajemen daya layar secara khusus kepada chip dedicated P4.
Lebih lanjut, demi menghentikan bahaya thermal throttling, duo ponsel gaming monster ini langsung mengusung sistem pendingin aktif revolusioner bernama Ice River Dual-Channel.
Secara rinci, sistem inovatif ini bekerja memanfaatkan dua saluran aliran udara yang terpisah di dalam sasis. Oleh karena itu, satu jalur khusus meniupkan udara dingin langsung ke chip utama, sedangkan jalur udara lainnya terarah menuju bodi belakang demi menjaga permukaan perangkat tetap dingin saat digenggam.
Bahkan, konstruksi pendingin canggih ini dilengkapi dengan kipas mekanis berkecepatan tinggi, sirip pendingin mikro berbentuk menara, serta kepingan vapor chamber raksasa. Akibatnya, kombinasi komponen hardware pendingin ini sanggup membuang hawa panas ekstrem secara jauh lebih efektif dan cepat.
Menariknya, tim internal OnePlus secara berani mengeklaim bahwa inovasi sistem pendingin ini sanggup menurunkan suhu chipset hingga 10 derajat Celsius. Alhasil, pengguna bisa memainkan game berat Peacekeeper Elite selama satu jam nonstop pada tingkatan 185 fps tanpa penurunan performa sedikit pun.
Durabilitas Monster IP69K dan Rincian Harga Lengkap
Berpindah ke aspek perangkat lunak, OnePlus Ace 7 dan Ace 7 Pro secara resmi menjalankan sistem operasi ColorOS 17 terbaru. Lebih lanjut, sistem cerdas ini menyuntikkan deretan fitur AI canggih, seperti Xiaobu Assistant, AI Tap, AI Notes, hingga fitur navigasi pintar Fluid Cloud Fusion.
Selain menyajikan fitur kecerdasan buatan, kedua HP ini melengkapi diri dengan sensor sidik jari ultrasonik 3D di bawah layar. Di samping itu, pengembang juga menanamkan speaker stereo simetris ganda, motor linier sumbu-X untuk efek getar presisi, fitur NFC, hingga pemancar infrared blaster.
Mengenai tingkat ketahanan bodi fisik, pabrikan membekali OnePlus Ace 7 series dengan kombinasi sertifikasi ketahanan ekstrem mencakup IP66, IP68, IP69, hingga IP69K. Oleh sebab itu, kedua ponsel tangguh ini dipastikan sangat aman dari ancaman debu pekat maupun semprotan air bertekanan tinggi.
Untuk urusan tampilan luar, OnePlus Ace 7 Pro tampil elegan lewat pilihan warna Hitam, Putih, dan Biru Muda. Sebaliknya, sang adik OnePlus Ace 7 hadir menyapa konsumen dengan balutan varian warna yang tidak kalah menarik, yaitu Hitam, Putih, serta Abu-abu.
Saat ini, kedua varian smartphone gaming impian ini telah secara resmi diperjualbelikan di pasar China. Oleh karena itu, simak rincian daftar harga resmi dari lini OnePlus Ace 7 series berikut ini agar Anda dapat mempersiapkan anggaran belanja:
Bagi konsumen yang mengincar OnePlus Ace 7 model standar, pihak pabrikan menawarkan empat varian memori menarik:
- Varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB dijual seharga 4.399 yuan (sekitar Rp 11,98 juta).
- Varian RAM 16 GB dan penyimpanan 256 GB dipasarkan seharga 4.899 yuan (sekitar Rp 13,34 juta).
- Varian RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB dibanderol seharga 5.199 yuan (sekitar Rp 14,16 juta).
- Varian RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB dilepas seharga 5.699 yuan (sekitar Rp 15,52 juta).
Sementara itu, jika Anda tertarik memboyong varian tertinggi OnePlus Ace 7 Pro, produsen menyediakan lima pilihan konfigurasi memori mewah:
- Varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB dipatok seharga 4.799 yuan (sekitar Rp 13,07 juta).
- Varian RAM 16 GB dan penyimpanan 256 GB dilego seharga 5.299 yuan (sekitar Rp 14,43 juta).
- Varian RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB dipasarkan seharga 5.599 yuan (sekitar Rp 15,25 juta).
- Varian RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB dijual seharga 5.999 yuan (sekitar Rp 16,34 juta).
- Varian RAM 16 GB dan penyimpanan 1 TB dibanderol seharga 7.299 yuan (sekitar Rp 19,88 juta).
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.









