Olympic.or.id – Tahukah Anda? Perusahaan semikonduktor raksasa, Qualcomm, baru saja secara resmi memperkenalkan System on Chip (SoC) anyar mereka yang diberi nama Snapdragon C. Secara mengejutkan, chip berbasis ARM ini sengaja mereka rancang khusus untuk laptop entry-level yang menjalankan sistem operasi Windows 11. Dengan peluncuran ini, Qualcomm secara agresif membidik pasar yang selama ini didominasi oleh laptop murah, seperti Chromebook, dan bahkan kabarnya turut mengincar laptop anyar Apple, yaitu MacBook Neo. Sungguh langkah berani yang patut kita nantikan!
Efisiensi Tanpa Kompromi
Lantas, apa keistimewaan chip ini? Snapdragon C dengan bangga mengunggulkan kemampuannya dalam hal efisiensi daya yang luar biasa, sistem pendingin yang berhasil dibuat senyap tanpa suara kipas mengganggu, hingga performa responsif yang langsung terasa saat digunakan. Hasilnya, pengguna bisa bekerja lebih fokus dan nyaman sepanjang hari.
Sayangnya, hingga saat ini Qualcomm belum juga mengungkap rincian spesifikasi teknis chip terbarunya tersebut. Namun, perusahaan asal Amerika Serikat ini hanya menegaskan bahwa Snapdragon C secara cerdas telah terintegrasi dengan Neural Processing Unit (NPU) untuk pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang lebih optimal. Meski begitu, perlu Anda ketahui bahwa chip ini tampaknya tidak akan masuk dalam kategori Copilot+ PC seperti lini Snapdragon X Elite yang lebih premium, karena mereka mengarahkan chip ini untuk laptop entry-level yang umumnya dipasangkan dengan RAM di bawah 16 GB.
AI Tetap Ada, Meski Bukan Kelas Premium
Dengan kata lain, chip ini kemungkinan memiliki NPU dengan spesifikasi tertentu, atau bisa juga karena perangkatnya sendiri hanya akan dipasangkan dengan kapasitas RAM yang terbatas, yaitu di bawah 16 GB. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan segmen pasar yang berbeda dari saudara-saudaranya yang lebih mahal.
Berbicara soal ketahanan, Qualcomm dengan penuh percaya diri sesumbar bahwa perangkat yang ditenagai Snapdragon C mampu bertahan sepanjang hari berkat sifat chip ini yang sangat hemat energi. “Snapdragon C dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi sehari-hari yang hemat daya dan sangat diandalkan bagi para pengguna laptop entry-level. Kami memastikan daya tahannya sepanjang hari dengan performa yang konsisten,” ujar Kedar Kondap, selaku Senior VP sekaligus GM Compute and Gaming di Qualcomm, dengan penuh antusiasme.
Dukungan Windows 11: Versi Apa Nanti?
Selanjutnya, chip ini pun secara resmi mendukung sistem operasi Windows 11. Namun, sayangnya masih belum jelas apakah perangkat dengan chip ini nantinya akan berjalan dengan Windows 11 versi 25H2 atau justru 26H1, seperti yang diterapkan pada perangkat Snapdragon X2 mendatang. Kita tentu harus menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak Qualcomm.
Di sisi lain, Qualcomm juga masih enggan mengungkapkan arsitektur CPU yang mereka pakai pada Snapdragon C. Pasalnya, kabar yang beredar menyebutkan bahwa chip ini kabarnya tidak akan menggunakan inti prosesor Oryon canggih seperti yang ada pada Snapdragon X Elite. Namun, perusahaan tersebut telah berjanji akan membeberkan semua detail teknisnya dalam beberapa bulan mendatang. Jadi, bersabarlah sejenak!
Harga Rp 5 Jutaan, Siapa yang Pertama Meluncur?
Menariknya, chipset ini secara eksklusif ditujukan untuk laptop terjangkau yang dikategorikan oleh Qualcomm dengan banderol mulai dari 300 dollar AS, atau sekitar Rp 5,3 juta. Bayangkan, harga semurah itu untuk sebuah laptop Windows 11 dengan efisiensi chip ARM!
Kabar baiknya, sejumlah vendor laptop terkemuka telah memastikan diri akan segera mengadopsi Snapdragon C pada perangkat-perangkat terbaru mereka. Beberapa nama besar seperti Acer, HP, dan Lenovo dengan tegas akan mengirimkan laptop-laptop Windows 11 yang ditenagai oleh chip anyar ini ke pasar. Tetapi, hingga saat ini belum diketahui vendor mana yang akan menjadi yang pertama memasarkan laptop dengan chip revolusioner buatan Qualcomm tersebut.
Sebagai informasi penutup, laptop pertama dengan prosesor Snapdragon C ini diperkirakan akan mulai dirilis secara resmi pada akhir tahun 2026. Informasi ini berhasil dihimpun dari Windows Central, Jumat (29/5/2026). Oleh karena itu, bersiaplah untuk menyaksikan persaingan sengit di kelas laptop murah yang akan segera berguncang!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










