Jakarta, olympic.or.id – Kabar gembira buat fans Samsung! Di kuartal ketiga 2025, Samsung resmi merebut kembali tahta raja smartphone dunia yang sempat lepas ke tangan Apple tahun lalu. Data terbaru dari Counterpoint Research bikin heboh: pangsa pasar Samsung melonjak ke 22%, naik 3% dari tahun sebelumnya, sementara Apple turun 1% dan Xiaomi yang biasanya ngejar ketat malah anjlok 5%.
Apa rahasianya? Dua senjata pamungkung yang bikin kompetitor gigit jari: seri Galaxy A yang super laris di kelas menengah-bawah dan Galaxy Z Fold 7 yang bikin orang rela ngantri demi foldable “sultan”.
Galaxy A: Rajanya HP Murah Tapi Nggak Murahan
Di tengah ekonomi global yang lagi pelan-pelan, orang-orang lebih pilih HP yang “cukup” tapi harganya masuk akal. Galaxy A15, A35, sampai A55 jadi primadona banget di Indonesia, India, Amerika Latin, sampai Timur Tengah. Counterpoint bilang, seri A menyumbang hampir 60% dari total pengiriman Samsung quarter ini!

“Orang sekarang pintar, mau spek oke tapi nggak mau bayar mahal,” kata analis Counterpoint, Tarun Pathak. Hasilnya? Samsung berhasil “nyanyi” di segmen US$100–400 yang selama ini dikuasai Xiaomi dan realme. Bahkan di Indonesia, Galaxy A55 5G sering kehabisan stok di e-commerce tiap flash sale.
Z Fold 7: Foldable Paling Dicari, Apple & Google Cuma Bisa Nonton
Kalau Galaxy A ngebantai di kelas menengah, Z Fold 7 dan Z Flip 7 jadi penutup yang manis di segmen premium. Counterpoint catat, pengiriman foldable Samsung naik 40% year-on-year. Z Fold 7 yang sekarang lebih tipis (cuma 9,9 mm saat dilipat!), pakai engsel baru anti-debu, kamera under-display yang jauh lebih jernih, plus S Pen yang akhirnya bisa nyaman dipakai di layar utama, bikin orang rela nombok 30 jutaan.

“Foldable sudah bukan gimmick lagi. Z Fold 7 berhasil bikin orang yang tadinya ragu akhirnya beli,” ujar Jene Park, Senior Analyst Counterpoint. Bahkan di Korea Selatan sendiri, Z Fold 7 sering sold out dalam hitungan menit saat pre-order.
Apple & Xiaomi Kenapa Kalah?
Apple? iPhone 16 series memang laris, tapi cuma di segmen premium. Di negara berkembang, harga iPhone yang makin tinggi bikin orang mikir dua kali. Sementara Xiaomi yang biasanya jago main harga, malah kena imbas overstock dan strategi diskon terlalu agresif tahun lalu, jadi sekarang banyak model lama numpuk di gudang.

Hasilnya? Samsung berhasil nyanyi di dua ujung: murah (Galaxy A) dan super mahal (Z Fold 7). Strategi “sandwich” ini bikin mereka kuasai hampir semua lapisan masyarakat.
Indonesia Jadi Salah Satu Penyumbang Terbesar
Menariknya, Indonesia masuk 5 besar pasar terpenting Samsung secara global untuk seri Galaxy A. Data internal Samsung Indonesia bilang, penjualan Galaxy A series di Tanah Air naik 28% dibanding tahun lalu. Z Fold 7 pun ternyata laku keras di kalangan konten kreator dan pebisnis muda Jakarta.
“Anak muda Indonesia suka banget yang praktis tapi tetap keren. Galaxy A buat daily, Z Fold 7 buat flexing,” canda salah satu seller di Pantai Indah Kapuk yang tiap minggu kehabisan stok Z Fold 7 varian 1TB.
Apa Selanjutnya?
Dengan Galaxy S26 series yang kabarnya bakal rilis Januari 2026 dan rumor Z Fold 8 yang bakal punya layar lebih besar lagi, sepertinya tahta Samsung bakal susah digeser dalam waktu dekat.
Jadi, buat yang masih bingung ganti HP tahun ini, kayaknya jawabannya sudah jelas: mau murah ada Galaxy A, mau gaya ada Z Fold 7. Samsung lagi on fire banget nih!
kunjungi laman berita terkini di Exposenews.id








