Olympic.or.id – Kepolisian India baru-baru ini berhasil membongkar sebuah sindikat kejam yang berkecimpung di dunia perakitan dan penjualan HP flagship palsu, lho! Lebih serunya lagi, sindikat ini secara berani meniru produk-produk premium Samsung Galaxy. Selanjutnya, dalam sebuah penggerebekan mendadak yang dilakukan di kawasan Beadon Pura, Karol Bagh, New Delhi, aparat kepolisian berhasil menyita lebih dari 500 unit ponsel tiruan yang dipasarkan sebagai perangkat Samsung flagship. Tak tanggung-tanggung, model yang ditiru pun merupakan yang paling top, terutama seri Galaxy S serta Galaxy Z Fold dan Z Flip yang futuristic itu.
Berdasarkan keterangan resmi yang dikeluarkan kepolisian, terungkap bahwa para pelaku dengan licik merakit ponsel-ponsel ini menggunakan suku cadang dan aksesori impor yang didatangkan langsung dari China. Bahkan, untuk memperkuat ilusi keaslian, setelah dirakit, setiap perangkat tersebut ditempeli stiker IMEI palsu yang bertuliskan “Made in Vietnam”. Sungguh, modus yang sangat terencana!
Baca Juga: GhostPairing, Ancaman Nyata! Akun WhatsApp Bisa Dibajak Meski Tanpa Kode OTP
Ternyata, modus operandinya dirancang sedemikian rupa agar ponsel tiruan ini terlihat persis seperti produk resmi yang langsung keluar dari pabrik Samsung. Kemudian, setelah proses ‘make-over’ selesai, HP-HP palsu ini langsung dipasarkan sebagai smartphone Samsung Galaxy model terbaru dengan harga yang sangat menggoda, yakni sekitar 35.000–45.000 rupee atau setara Rp 6,5 juta hingga Rp 8,4 jutaan per unit. Bayangkan saja, harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga resmi di pasaran, bahkan bisa dibilang nyaris separuh harga! Pasti bikin banyak orang tergiur, ya?
Modus Bak Pabrik & Harga Separuh Pasaran

Penggerebekan spektakuler ini akhirnya dilakukan pada 14 Desember 2025. Aksi ini dipicu oleh informasi yang diterima polisi setempat sehari sebelumnya, mengenai sebuah toko mencurigakan yang diduga membeli ponsel bekas atau bahkan hasil curian, lalu merakit ulang perangkat premium Samsung secara ilegal. Dalam praktiknya, mereka menggunakan motherboard lama yang dipadukan dengan komponen-komponen baru impor dari China. Nah, dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita total 512 HP Samsung palsu dari lini Galaxy S Ultra series, serta seri ponsel lipat Z Flip dan Z Fold. Sayangnya, tidak dirinci secara jelas model Galaxy S dan Z Fold/Flip mana saja yang menjadi sasaran pemalsuan sindikat ini.
Baca Juga: Diskon Meriah Steam Winter Sale 2025, Aneka Game Terbaru dan Klasik Dipotong Harga
Selain ratusan unit ponsel jadi, bukti kejahatan lain juga berhasil diamankan. Polisi menyita 124 unit motherboard, 138 baterai, 459 label IMEI palsu, serta berbagai peralatan khusus untuk merakit ponsel. Selain itu, petugas juga menemukan banyak ponsel yang baru dirakit setengah jadi, lengkap dengan kotak ponsel dan aksesori pendukung lainnya. Semua barang bukti ini menguatkan skala besar operasi ilegal mereka.
Otak Sindikat & Rantai Pasok dari China
Yang lebih mengejutkan, sebagian besar komponen itu ternyata diimpor langsung dari China! Dalam penggerebekan ini, polisi telah menangkap empat orang tersangka. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, polisi menyebut seorang pria bernama Hakim sebagai otak utama di balik seluruh operasi sindikat tersebut. Hakim diketahui menyewa lokasi khusus untuk dijadikan tempat perakitan dan secara rutin mengimpor berbagai komponen Samsung, seperti motherboard, kamera, speaker, rangka bodi, kaca belakang, serta tentu saja, stiker IMEI palsu dari China.
Baca Juga: Lebih Ringan dari Laptop? Samsung Perkenalkan Jet Fit, Vacuum Stik Bobot Ultra-Ringan
Dalam menjalankan aksi illegalnya, Hakim tidak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh tiga orang lainnya, yaitu Mehtab Ahmad Ansari, Ravi Ahuja, dan Rahul. Keempatnya kompak merakit ponsel yang menyerupai Galaxy Ultra, Fold, dan Flip karena mereka sangat memahami tingginya permintaan pasar terhadap model-model premium tersebut. Akhirnya, Kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk menelusuri rantai pasok komponen lebih jauh, mengungkap jaringan distribusinya, serta yang tak kalah penting, mengidentifikasi para pembeli yang telah menjadi korban penipuan sindikat perakit HP palsu ini di India. Informasi mendetail ini berhasil dihimpun dari sumber terpercaya seperti GizmoChina.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id









