Sunday, October 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Sony Alihkan Produksi Pabrik Cakram PlayStation ke Mikro Optik dengan Investasi Rp 629 M

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
July 8, 2026
in Berita
0
Sony Alihkan Produksi Pabrik Cakram PlayStation ke Mikro Optik dengan Investasi Rp 629 M
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Keputusan besar baru saja diambil oleh raksasa teknologi asal Jepang, Sony. Mereka secara berani mengubah strategi bisnis dengan mentransformasi fungsi pabrik penghasil cakram game PlayStation. Langkah ini terbilang spektakuler karena perusahaan mengucurkan dana segar sebesar USD 35 juta atau setara dengan Rp 629 miliar untuk mewujudkan rencana ambisius tersebut. Kebijakan ini diambil sebagai kelanjutan dari komitmen mereka yang akan menghentikan total produksi gim fisik pada tahun 2028 mendatang.

Menariknya, pabrik yang dimaksud ternyata berlokasi di Thalgau, Austria, jauh dari kantor pusat Sony di Jepang. Fasilitas produksi ini selama ini dikenal memiliki kapasitas yang sangat besar, mampu mencetak sekitar 600 ribu cakram setiap harinya. Berbagai jenis cakram diproduksi di sini, mulai dari cakram game PlayStation, Blu-ray untuk film-film berdefinisi tinggi, hingga compact disk atau CD untuk musik. Bayangkan, dalam satu hari saja, pabrik ini bisa menghasilkan setengah juta lebih cakram yang akan diedarkan ke berbagai negara.

Related posts

XLSmart Gelontorkan Rp 20 Triliun Demi Pemerataan Akses Digital Luar Jawa

Table of Contents

Toggle
    • XLSmart Gelontorkan Rp 20 Triliun Demi Pemerataan Akses Digital Luar Jawa
    • Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS
  • Kabar Baik untuk Karyawan: Tidak Ada PHK Meski Produksi Turun Drastis
  • Transformasi Cerdas: Dari Cakram Menuju Lensa Mikro Optik
  • Proses Transisi Dimulai: Karyawan Mulai Uji Coba Peralatan Baru
  • Pelajaran Berharga dari Transformasi Sony

XLSmart Gelontorkan Rp 20 Triliun Demi Pemerataan Akses Digital Luar Jawa

October 18, 2026
Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Kapitalisasi Pasar Microsoft Lampaui 4 Triliun Dollar AS

October 17, 2026

Namun, kondisi tersebut diprediksi akan berubah drastis dalam waktu dekat. Setelah Sony secara resmi mengumumkan rencana untuk meninggalkan produksi gim fisik, volume produksi cakram dipastikan akan mengalami penurunan yang signifikan. Menurut laporan dari media terkemuka asal Austria, ORF, pada Senin (6/7/2026), seluruh karyawan di fasilitas Sony DADC Thalgau sudah mendapat pemberitahuan resmi pada Rabu lalu. Pihak manajemen menyampaikan bahwa lokasi produksi tersebut akan menjalani proses restrukturisasi besar-besaran dalam waktu dekat.

Kabarnya, proses restrukturisasi ini tidak serta merta menghilangkan fungsi pabrik. Justru sebaliknya, Sony memilih untuk memberikan napas baru bagi fasilitas yang sudah beroperasi bertahun-tahun ini. Mereka tidak ingin meninggalkan pabrik begitu saja, melainkan mengubahnya menjadi pusat produksi teknologi terkini. Hal ini membuktikan bahwa Sony tetap berkomitmen untuk mempertahankan keberadaan pabrik tersebut meskipun lini bisnis cakram fisik perlahan ditinggalkan.

Kabar Baik untuk Karyawan: Tidak Ada PHK Meski Produksi Turun Drastis

Berita paling menggembirakan datang langsung dari CEO Sony DADC, Dietmar Tanzer, yang memastikan bahwa keputusan strategis ini tidak akan menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi para karyawan. Setidaknya untuk saat ini, seluruh pekerja tetap bisa bernapas lega karena posisi mereka masih aman. Tanzer mengungkapkan bahwa produk PlayStation saat ini masih mendominasi sekitar 50% dari total volume produksi pabrik. Bahkan, pesanan untuk gim-gim baru menyumbang sekitar 20% dari keseluruhan produksi yang berjalan saat ini.

Meskipun demikian, Tanzer memperkirakan bahwa kondisi tersebut akan berubah secara bertahap. “Kami memperkirakan hanya sekitar 10% dari volume produksi saat ini yang akan bertahan pada tahun 2028,” ujar Tanzer dengan nada optimis namun realistis. Artinya, dalam kurun waktu dua tahun ke depan, produksi cakram PlayStation akan menyusut hingga tinggal seperlima dari kapasitas saat ini. Penurunan yang cukup tajam ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen pabrik untuk beradaptasi.

Namun yang menarik, alih-alih mengurangi jumlah karyawan seperti yang sering terjadi pada perusahaan yang melakukan restrukturisasi, Sony justru mengambil langkah kontraria. Mereka memilih untuk menggelontorkan investasi ratusan miliar rupiah untuk membeli dan memasang peralatan baru di pabrik tersebut. Sungguh sebuah keputusan yang berani dan tidak terduga, mengingat tren industri saat ini lebih cenderung melakukan efisiensi tenaga kerja. Sony membuktikan bahwa mereka masih percaya pada potensi pabrik Thalgau untuk berkembang di era baru.

Transformasi Cerdas: Dari Cakram Menuju Lensa Mikro Optik

Dengan investasi besar tersebut, Sony merencanakan untuk mengalihkan seluruh kapasitas produksi dari cakram ke lensa mikro optik. Peralihan ini bukanlah keputusan yang diambil secara gegabah, melainkan hasil dari riset dan analisis mendalam tentang tren teknologi masa depan. Kepala Mikro Optik Sony DADC, Markus Streibl, dengan antusias menjelaskan bagaimana teknologi canggih ini akan diaplikasikan dalam berbagai produk masa depan. Teknologi mikrooptik pada dasarnya adalah proses miniaturisasi sistem dan elemen optik yang memiliki fungsi khusus.

Streibl memaparkan bahwa elemen optik mini ini berfungsi untuk memfokuskan dan mengarahkan cahaya dalam ruang yang sangat kecil. Aplikasi teknologi ini ternyata sangat luas dan menjanjikan, tidak hanya terbatas pada satu bidang tertentu. “Salah satu penerapannya, misalnya, lampu sein mobil yang diproyeksikan ke aspal,” jelas Streibl memberi contoh konkret. Bayangkan ketika mobil hendak berbelok, lampu sein tidak hanya menyala di bodi mobil, tetapi juga memproyeksikan gambar atau tulisan ke permukaan jalan untuk memperingatkan pengendara lain.

Proyeksi ini tentu akan meningkatkan aspek keselamatan berkendara secara signifikan. Selain itu, teknologi mikrooptik juga memiliki potensi besar untuk diaplikasikan dalam berbagai perangkat elektronik canggih lainnya. Mulai dari sensor kamera ponsel pintar, perangkat realitas virtual dan augmented reality, hingga peralatan medis berteknologi tinggi. Dengan kata lain, Sony tidak hanya menghentikan produksi cakram, tetapi juga membuka pintu menuju pasar yang jauh lebih luas dan menguntungkan di masa depan.

Proses Transisi Dimulai: Karyawan Mulai Uji Coba Peralatan Baru

Proses transformasi ini ternyata sudah dimulai sejak pengumuman resmi disampaikan kepada para karyawan. Dilaporkan bahwa pada Rabu lalu, secara bertahap para pekerja sudah mulai dialihkan dari lini produksi cakram untuk mulai menguji peralatan baru yang sudah dipasang di pabrik. Ini adalah langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa transisi berjalan dengan mulus tanpa mengganggu operasional sehari-hari. Sony juga tidak lupa menyiapkan program pelatihan ulang bagi seluruh staf agar mereka mampu mengoperasikan mesin-mesin canggih untuk memproduksi mikrooptik.

Program pelatihan ini direncanakan akan berlangsung secara intensif sebelum produksi massal mikrolensa optik dimulai pada tahun depan. Sony ingin memastikan bahwa setiap karyawan memiliki keterampilan yang memadai untuk bekerja dengan teknologi baru yang jauh lebih kompleks dibandingkan produksi cakram konvensional. Dengan pendekatan yang humanis dan visioner ini, Sony tidak hanya menyelamatkan lapangan kerja ratusan karyawan, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan industri di era digital yang terus berkembang pesat.

Keputusan Sony untuk mengalihkan fungsi pabrik cakram PlayStation ini menjadi studi kasus yang menarik tentang bagaimana perusahaan besar dapat bertransformasi di tengah perubahan zaman. Mereka tidak sekadar mengikuti tren, tetapi justru memimpin perubahan dengan berinvestasi pada teknologi masa depan. Alih-alih menutup pabrik dan memindahkan produksi ke negara dengan biaya lebih murah, Sony memilih untuk mempertahankan operasional di Austria dengan wajah baru yang lebih canggih.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa Sony masih percaya pada kekuatan manufaktur fisik, meskipun produk yang dihasilkan bukan lagi cakram plastik untuk game, melainkan komponen optik presisi tinggi. Dengan strategi ini, Sony berhasil mengubah potensi krisis menjadi peluang emas untuk memperluas portofolio bisnis mereka. Pabrik Thalgau yang dulunya dikenal sebagai pusat produksi cakram game, kini bersiap menjadi pusat inovasi teknologi optik yang akan mendukung berbagai industri masa depan.

Pelajaran Berharga dari Transformasi Sony

Kisah transformasi pabrik cakram PlayStation ini memberikan pelajaran berharga bagi para pelaku industri dan pengamat bisnis. Ketika sebuah perusahaan menghadapi perubahan besar dalam lini bisnis utamanya, tidak selalu harus diikuti dengan langkah drastis seperti penutupan pabrik dan PHK massal. Sony membuktikan bahwa dengan visi yang tepat dan investasi yang terencana, sebuah fasilitas produksi bisa diselamatkan dan bahkan ditingkatkan fungsinya.

Keputusan untuk mengucurkan Rp 629 miliar untuk peralatan baru bukanlah angka yang kecil, tetapi jika dilihat dari potensi pasar mikrooptik yang sangat besar, investasi ini bisa berbuah manis dalam jangka panjang. Selain itu, dengan mempertahankan karyawan dan memberikan pelatihan ulang, Sony juga mengamankan aset paling berharga mereka, yaitu sumber daya manusia yang sudah berpengalaman dan memahami budaya kerja perusahaan.

Ketika produksi massal mikrolensa optik dimulai tahun depan, kita akan menyaksikan babak baru dari pabrik bersejarah di Thalgau, Austria. Pabrik yang dulu menghidupi jutaan gamer di seluruh dunia melalui cakram PlayStation, kini akan berkontribusi pada teknologi keselamatan otomotif, perangkat elektronik konsumen, dan berbagai inovasi lainnya. Sony sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah perusahaan yang adaptif dan selalu siap menyambut masa depan dengan langkah berani dan penuh perhitungan.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: sony
Previous Post

Mengenal ASUS TUF Gaming BE9400: Router Wi-Fi 7 dengan Kecepatan 9400 Mbps untuk Gaming dan Smart Home

Next Post

Pocket, Aplikasi AI Meta yang Mengubah Prompt Menjadi Game Interaktif Siap Main

Next Post
Sony Alihkan Produksi Pabrik Cakram PlayStation ke Mikro Optik dengan Investasi Rp 629 M

Pocket, Aplikasi AI Meta yang Mengubah Prompt Menjadi Game Interaktif Siap Main

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Dibekali Baterai 10.000 mAh, Honor Rilis Dua Jagoan Gaming Baru: Win dan Win RT

Dibekali Baterai 10.000 mAh, Honor Rilis Dua Jagoan Gaming Baru: Win dan Win RT

10 months ago
OpenAI Tingkatkan Kemampuan AI Gambar: Images 2.0 Bisa Hasilkan 8 Visual Sekaligus

Harga Xbox Game Pass Turun, Tapi Akses Call of Duty Hari Pertama Dihapus

6 months ago
MediaTek Luncurkan Dimensity 7100, Si Pendobrak Fitur Flagship untuk Ponsel Kelas Menengah

MediaTek Luncurkan Dimensity 7100, Si Pendobrak Fitur Flagship untuk Ponsel Kelas Menengah

10 months ago
Grab Resmi Akuisisi Perusahaan Investasi AS Stash Financial

Insta360 Luna Resmi Meluncur, Bawa Dua Kamera dengan Lensa Telefoto

8 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nubia nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Solusi Operasional Tanpa Henti, DJI Dock 4 Punya Fitur Ganti Baterai Kilat
  • XLSmart Gelontorkan Rp 20 Triliun Demi Pemerataan Akses Digital Luar Jawa
  • Samsung Health Bawa Inovasi Baru: Dari Rute Strava Hingga Grafik Sleep Balance

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Solusi Operasional Tanpa Henti, DJI Dock 4 Punya Fitur Ganti Baterai Kilat

Solusi Operasional Tanpa Henti, DJI Dock 4 Punya Fitur Ganti Baterai Kilat

October 18, 2026
XLSmart Gelontorkan Rp 20 Triliun Demi Pemerataan Akses Digital Luar Jawa

XLSmart Gelontorkan Rp 20 Triliun Demi Pemerataan Akses Digital Luar Jawa

October 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In