Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Gadget

Ternyata Begini Cara Korea Utara Awasi Warganya Lewat Ponsel, Fitur Pengintainya Bikin Merinding!

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
January 3, 2026
in Gadget
0
Ternyata Begini Cara Korea Utara Awasi Warganya Lewat Ponsel, Fitur Pengintainya Bikin Merinding!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Sobat teknologi, pernahkah Anda membayangkan punya ponsel Android yang justru berfungsi sebagai mata-mata pemerintah? Faktanya, ini bukan adegan film, melainkan realitas sehari-hari di Korea Utara! Ponsel Android dari negara tertutup itu sama sekali bukan perangkat komunikasi biasa. Alih-alih, perangkat ini justru lebih mirip alat pengawasan canggih yang sengaja diciptakan negara untuk mengontrol warganya secara total. Sebagai contoh, pengguna pasti akan langsung ciut nyali jika mengetahui isi dalamnya. Bagaimana tidak, ponsel tersebut ternyata dibenamkan dengan berbagai sensor pembatas dan pengintai. Setidaknya, itulah klaim yang diungkapkan oleh tech reviewer ternama, Arun Maini.

Ternyata Begini Cara Korea Utara Awasi Warganya Lewat Ponsel, Fitur Pengintainya Bikin Merinding!

Table of Contents

Toggle
      • Membongkar Sistem Ponsel yang Tak Biasa
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya
  • Honor Play 11 Tantang Pasar HP Murah: Baterai 8.300 mAh, Bodi Antibanting, Dibanderol Rp3 Jutaan
      • Blokir Total Internet dan Aplikasi Global
      • Jadi Corong Propaganda Korea Utara
      • Sensor Ketat Sampai Level Ketik!
      • Fitur Intel yang Memata-matai Pengguna
Membongkar Sistem Ponsel yang Tak Biasa

Sebagai bukti, kanal YouTube teknologi populer Mrwhosetheboss baru-baru ini secara mengejutkan berhasil membedah sistem ponsel Android Korea Utara. Arun Maini, sang pemilik kanal, dengan berani menjajal dua unit ponsel yang berhasil diselundupkan keluar dari negara tersebut. Dalam video bertajuk “Testing North Korea’s Illegal Smartphones”, ia menjelaskan bahwa salah satu ponsel yang diuji adalah model kelas bawah bernama Haeyang 710.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

September 18, 2026
Honor Play 11 Tantang Pasar HP Murah: Baterai 8.300 mAh, Bodi Antibanting, Dibanderol Rp3 Jutaan

Honor Play 11 Tantang Pasar HP Murah: Baterai 8.300 mAh, Bodi Antibanting, Dibanderol Rp3 Jutaan

September 17, 2026

Sementara itu, unit satunya lagi merupakan model flagship dengan nama yang terdengar sangat familiar: Samtaesung 8. Meski dari luar tampak seperti ponsel Android pada umumnya, kedua perangkat ini nyatanya jauh dari konsep kepemilikan pribadi. Berdasarkan pengamatannya, Maini dengan tegas menyimpulkan bahwa ponsel Android asal Korea Utara ini lebih layak kita sebut sebagai instrumen pengawasan negara. Kesimpulan mengejutkan ini ia dapatkan setelah menemukan fakta bahwa seluruh sistem operasi ponsel itu dirancang khusus untuk membatasi komunikasi, menyaring informasi, dan—yang paling mengkhawatirkan—memantau setiap aktivitas pengguna tanpa ampun.

Blokir Total Internet dan Aplikasi Global

Nah, salah satu bentuk sensor paling mencolok dari ponsel ini adalah pemblokiran total terhadap akses internet bebas dan aplikasi global. Sebagai ilustrasi, kedua ponsel yang diuji sama sekali tidak bisa menggunakan Wi-Fi secara leluasa. Untuk sekadar terhubung ke jaringan, pengguna harus membuka aplikasi khusus bernama “Mirae” dan memasukkan identitas pribadi mereka terlebih dahulu. Namun, jangan berharap bisa berselancar di dunia maya. Pasalnya, akses yang diberikan hanya mengarah ke intranet tertutup yang isinya cuma situs resmi pemerintah dan konten-konten yang sudah disetujui. Lebih lanjut, aplikasi populer seperti Google, media sosial, hingga aplikasi pesan instan juga sama sekali tidak bisa diakses karena sistem memblokirnya sepenuhnya.

Jadi Corong Propaganda Korea Utara

Selain soal pembatasan internet, sistem operasi (OS) di ponsel ini juga dikontrol dengan sangat ketat. Maini mengungkapkan bahwa OS ponsel Android Korea Utara ini sepertinya menjalankan Android 10 atau 11, yang tergolong sudah cukup lawas. Yang lebih unik lagi, semua aplikasi di dalamnya merupakan tiruan buatan lokal. Beberapa aplikasi utama seperti browser, kalender, kamera, hingga pemutar musik, tidak bisa berfungsi dengan normal. Alih-alih memudahkan, aplikasi-aplikasi tersebut justru seringkali dipakai untuk menampilkan konten propaganda pemerintah. Maini bahkan menemukan fakta bahwa beberapa aplikasi hanya menampilkan informasi seputar pemimpin dan ideologi negara secara terus-menerus.

Sensor Ketat Sampai Level Ketik!

Hebatnya lagi, sensor pada ponsel ini ternyata berlaku sangat keras, bahkan hingga ke level pengetikan! Dalam uji coba yang dilakukan, Maini menunjukkan bahwa kata “Korea Selatan” sama sekali tidak bisa diketik dengan normal. Secara otomatis, sistem akan menggantinya dengan istilah bernada propaganda seperti “negara boneka”, atau menyamarkannya dengan deretan tanda bintang. Tidak hanya itu, istilah gaul modern dan referensi budaya populer dari Korea Selatan juga bisa memicu peringatan dari sistem. Dalam beberapa kasus, teks yang diketik pengguna akan diubah paksa oleh sistem ke versi yang dianggap lebih sesuai dengan ideologi negara.

Fitur Intel yang Memata-matai Pengguna

Selain berbagai pembatasan tadi, ponsel Android Korea Utara ini juga rupanya dilengkapi dengan fitur pengawasan tersembunyi yang siap memata-matai penggunanya. Contohnya, ponsel ini bisa secara diam-diam mengambil tangkapan layar (screenshot) setiap kali pengguna membuka suatu aplikasi. Hasil screenshot tersebut kemudian disimpan rapi di dalam sistem, sehingga aktivitas pengguna bisa ditelusuri kapan saja oleh pihak berwenang. Temuan ini sendiri sejalan dengan laporan BBC beberapa waktu lalu, yang menyebut bahwa ponsel Korea Utara rutin mengambil screenshot setiap beberapa menit sekaligus memblokir kata-kata tertentu yang dianggap terlarang.

Di sisi lain, pembatasan ketat juga berlaku untuk berbagi foto, pengiriman file, hingga penggunaan Bluetooth. Sistem akan menandai file yang berasal dari luar ekosistem resmi dan berpotensi menghapusnya secara otomatis. Sementara itu, untuk memasang aplikasi baru, pengguna diharuskan datang langsung ke toko resmi dan mendapatkan izin khusus dari pemerintah yang bahkan memiliki batas waktu penggunaan.

Di akhir eksperimennya, Maini menyimpulkan bahwa Korea Utara sama sekali tidak mengenal konsep ponsel pribadi. Seluruh sistem ponsel sengaja mereka rancang agar pengguna tidak bisa berkomunikasi dengan bebas, mengakses informasi dari luar, atau menyimpan data privat tanpa pengawasan negara. Dengan segudang pembatasan dan pengawasan ketat seperti ini, mungkin kita semua berpikir bahwa tidak ada orang yang mau menggunakan ponsel semacam itu.

Namun, siapa sangka, ponsel yang tidak lazim dan mengorbankan privasi ini justru sangat populer di Korea Utara! Faktanya, Samtaesung 8 disebut-sebut menjadi ponsel paling populer di negara tersebut pada tahun 2024 lalu. Selain itu, model lainnya seperti Chongsong 234 dan Chongsong 222 juga memiliki banyak peminat, sebagaimana dilansir oleh Daily North Korea. Lalu, pertanyaannya, apakah Anda sendiri berminat untuk memakainya?

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: Korea UtaRAsmartphone
Previous Post

Tahun 2026, Dukungan Update Resmi Berakhir untuk Seri Xiaomi, Redmi, dan Poco Ini

Next Post

Alibaba Pamer Qwen-Image-2512, Kekuatan AI Visual yang Siap Saingi Google Gemini

Next Post
Alibaba Pamer Qwen-Image-2512, Kekuatan AI Visual yang Siap Saingi Google Gemini

Alibaba Pamer Qwen-Image-2512, Kekuatan AI Visual yang Siap Saingi Google Gemini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

13 hours ago
Alphabet Mengucurkan Dana Rp 670 Triliun ke Anthropic, Perkuat Posisi di Industri AI

Poco C81 dan C81x Resmi Dirilis, Baterai 6.300 mAh vs 5.200 mAh

5 months ago
Team Spirit Juara MSC 2026, Akhiri Hegemoni Asia Tenggara di Kancah MLBB

CMF Clip Pro Resmi Rilis, Ini Produk OWS Perdana dari Nothing

1 month ago
Muncul Bocoran Dua Varian Poco X8 Series, Ini Rincian Spesifikasinya

Langkah Strategis Indonesia, 15.000 Insinyur Bakal Dididik ARM soal Chip

7 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In