Olympic.or.id — Mau apply kerja tapi bingung cara kirim lamaran lewat email biar dilirik HRD? Tenang, bro, di era digital gini, ngirim lamaran kerja via email udah jadi hal biasa. Tapi, jangan asal kirim! Ada trik-trik khusus biar email lamaranmu gak cuma masuk inbox, tapi juga bikin HRD kepincut. Yuk, simak panduan santai tapi kece buat ngirim lamaran kerja lewat email, lengkap dengan tips biar lamaranmu stand out!
Kenapa Harus Jago Kirim Lamaran via Email?
Banyak perusahaan sekarang minta lamaran dikirim lewat email ketimbang surat konvensional. Alasannya? Praktis, cepat, dan efisien. Tapi, jangan salah, meski cuma email, kalau ngasal, bisa-bisa lamaranmu tenggelam di tumpukan inbox HRD. Makanya, penting banget tahu cara bikin email lamaran yang profesional, rapi, dan langsung to the point. Berikut langkah-langkahnya, dijamin gampang dipraktekin!
1. Pakai Alamat Email yang Gak Alay

Pertama-tama, cek dulu alamat emailmu. Kalau masih pakai email jaman SMP kayak “[email protected]” atau “[email protected]”, mending bikin email baru, bro! Gunakan alamat email yang profesional, idealnya pakai nama aslimu, misalnya “[email protected]” atau “[email protected]”. Ini penting biar HRD langsung ngerasa kamu serius. Email alay cuma bikin lamaranmu dianggap main-main.
2. Alamat Email Penerima Jangan Sampai Salah!
Sebelum klik “send”, pastikan alamat email perusahaan atau HRD yang kamu tuju udah bener. Salah ketik satu huruf aja, lamaranmu bisa nyasar ke orang lain atau malah gak nyampe. Kalau perusahaan minta kirim ke beberapa alamat email, masukin alamat tambahan di kolom “CC”. Gampang, kan? Tapi ini langkah krusial biar lamaranmu sampai ke tangan yang tepat.
3. Subject Email: Jangan Bikin HRD Bingung

Kolom subject email itu kayak pintu masuk lamaranmu. Kalau subject-nya gak jelas, emailmu bisa diabaikan. Biasanya, perusahaan udah kasih format subject, misalnya “Nama – Posisi yang Dilamar”. Contoh: “Budi Santoso – Content Writer”. Kalau gak ada format khusus, buat subject yang singkat, jelas, dan sesuai konteks, misalnya “Lamaran Kerja – Budi Santoso – Marketing Manager”. Jangan pernah kosongin kolom subject, ya, soalnya itu bikin emailmu kayak spam.
4. Bikin Body Email yang Rapi dan Sopan
Nah, ini bagian inti: isi email alias body email. Gak perlu panjang-panjang, cukup 4-5 paragraf pendek, masing-masing 2-3 kalimat. Gunakan bahasa formal tapi gak kaku, biar terkesan profesional tapi tetap humanis. Strukturnya gini:
- Paragraf Pembuka: Mulai dengan salam sopan, misalnya “Yth. Bapak/Ibu HRD [Nama Perusahaan]”. Terus, sebutin dari mana kamu tahu info lowongan kerja (misalnya dari situs job portal atau rekomendasi temen). Kenalin diri singkat dan jelasin kenapa kamu tertarik melamar. Contoh:
“Yth. Bapak/Ibu HRD PT Maju Jaya,
Saya mendapat informasi lowongan [posisi] dari [sumber]. Nama saya Budi Santoso, dan saya sangat antusias untuk bergabung dengan tim Anda karena [alasan singkat].” - Paragraf Isi: Ceritain pengalaman kerja atau skill yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Gak usah lebay, cukup sorotin pencapaian atau keahlian yang bikin kamu cocok buat job itu. Misalnya, kalau apply sebagai desainer grafis, sebutin pengalaman bikin desain untuk brand tertentu atau skill pake software desain. Contoh:
“Saya memiliki pengalaman 2 tahun sebagai content writer di [perusahaan sebelumnya], di mana saya berhasil meningkatkan engagement media sosial sebesar 30%. Saya juga mahir menggunakan tools SEO untuk optimasi konten.” - Paragraf Penutup: Tulis info kontakmu (nomor HP atau email) dan sampaikan harapanmu untuk dipanggil interview. Jangan lupa salam penutup yang sopan, kayak “Hormat saya” atau “Terima kasih atas perhatiannya”. Contoh:
“Saya berharap dapat berkontribusi untuk PT Maju Jaya dan siap dipanggil untuk wawancara. Saya bisa dihubungi di 0812-3456-7890 atau [email protected]. Terima kasih atas kesempatan ini.
Hormat saya,
Budi Santoso”
5. Lampiran Dokumen: Jangan Lupa Cek Ulang!
Sebelum kirim, pastikan semua dokumen yang diminta perusahaan (CV, surat lamaran, portofolio, dll.) udah dilampirin. Biasanya, dokumen dikirim dalam format PDF biar rapi dan gak berantakan pas dibuka. Kasih nama file yang jelas, misalnya “CV_Budi_Santoso.pdf” atau “Portofolio_Budi_Santoso.pdf”. Jangan lupa cek ulang apakah semua lampiran udah sesuai dan gak ada yang corrupt.
6. Cek Ulang Sebelum Kirim
Setelah semua selesai, baca ulang emailmu. Cek typo, grammar, dan format. Pastikan nada emailmu sopan dan profesional. Kalau perlu, minta temen buat proofread. Kesalahan kecil kayak typo di nama perusahaan bisa bikin HRD ilfil, lho!
Contoh Email Lamaran Kerja
Biar lebih jelas, ini contoh email lamaran kerja yang bisa kamu sontek:
Subject: Budi Santoso – Content Writer
Yth. Bapak/Ibu HRD PT Maju Jaya,
Saya mendapat informasi lowongan Content Writer dari JobStreet. Nama saya Budi Santoso, lulusan S1 Komunikasi Universitas Indonesia, dan saya sangat tertarik untuk bergabung dengan tim Anda karena reputasi PT Maju Jaya di bidang media digital.
Saya memiliki pengalaman 2 tahun sebagai content writer di [perusahaan sebelumnya], di mana saya berhasil meningkatkan engagement media sosial sebesar 30%. Saya juga mahir menggunakan tools SEO dan Google Analytics untuk optimasi konten.
Bersama email ini, saya lampirkan CV, surat lamaran, dan portofolio untuk pertimbangan Bapak/Ibu. Saya berharap dapat berkontribusi untuk PT Maju Jaya dan siap dipanggil untuk wawancara. Saya bisa dihubungi di 0812-3456-7890 atau [email protected].
Terima kasih atas perhatiannya.
Hormat saya,
Budi Santoso
Lampiran: CV_Budi_Santoso.pdf, Surat_Lamaran_Budi_Santoso.pdf, Portofolio_Budi_Santoso.pdf
Tips Tambahan Biar Lamaranmu Makin Kece
- Gunakan Font dan Format Rapi: Di body email, pakai font standar kayak Arial atau Times New Roman. Jangan pake font aneh atau warna-warni yang bikin mata HRD sakit.
- Cek Koneksi Internet: Pastikan internetmu stabil biar email gak gagal kirim.
- Follow Up kalau Perlu: Kalau seminggu gak ada kabar, boleh kirim email tanya status lamaran, tapi jangan lebay atau agresif.
kunjungi laman berita terkini di Exposenews.id , temukan berita terbaru dan menarik disana
Ngirim lamaran kerja lewat email gak sesulit yang dibayangin, asal kamu ikutin langkah-langkah di atas. Dari pake email profesional, bikin subject yang jelas, sampai nulis body email yang rapi, semua bisa bikin lamaranmu lebih dilirik HRD. Jadi, jangan males buat cek ulang dan pastikan semuanya on point. Siapa tahu, email lamaranmu ini jadi tiket buat dapetin kerjaan impian!
Yuk, mulai bikin email lamaranmu sekarang dan tunjukin bahwa kamu kandidat yang layak dilirik!
Referensi: Kompas.com, 26 September 2025









