Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Ubisoft Pangkas 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio demi Tekan Biaya Operasional

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
June 17, 2026
in Berita
0
Ubisoft Pangkas 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio demi Tekan Biaya Operasional
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Industri game global kembali dilanda kabar buruk, dan kali ini giliran Ubisoft yang menjadi pusat perhatian. Publisher raksasa asal Prancis tersebut kembali mengguncang publik dengan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang menyasar 380 karyawan dan berujung pada penutupan dua studio pengembangan sekaligus. Tentu saja, langkah drastis ini sontak menuai sorotan tajam dari para pegiat industri dan komunitas gamer di seluruh dunia.

Berdasarkan memo internal perusahaan yang berhasil dibocorkan oleh Insider Gaming, restrukturisasi ini secara spesifik menyasar sejumlah studio Ubisoft yang tersebar di beberapa negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, Spanyol, dan Serbia. Bahkan, yang lebih mencengangkan, keputusan ini diambil hanya dalam rentang waktu beberapa bulan setelah perusahaan melakukan PHK terhadap 55 karyawan di Swedia dan menutup studio game mobile Ubisoft Halifax yang berlokasi di Kanada pada awal Januari 2026 lalu. Sungguh, ini menjadi pukulan beruntun yang sulit diabaikan.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Table of Contents

Toggle
    • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
    • Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI
  • Rincian Dampak Badai PHK Terbaru dari Ubisoft
    • 1. Studio yang Ditutup dan Dipangkas
    • 2. Reposisi Ratusan Karyawan di Montreal
    • 3. Masa Kelam Kreator ‘Assassin’s Creed’

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

September 18, 2026

Rincian Dampak Badai PHK Terbaru dari Ubisoft

1. Studio yang Ditutup dan Dipangkas

Ubisoft dengan tegas mengonfirmasi bahwa dua studionya akan ditutup secara permanen, sementara dua markas lainnya harus merelakan sejumlah stafnya dipangkas secara signifikan. Pertama, Ubisoft Belgrade yang berada di Serbia dipastikan tutup total, dan akibatnya, 100 lapangan pekerjaan hilang seketika. Kedua, Ubisoft Winnipeg di Kanada juga mengalami nasib serupa dengan penutupan total yang berdampak pada 65 karyawan. Di sisi lain, Ubisoft Barcelona di Spanyol terkena perampingan dengan pemangkasan 51 posisi, sedangkan markas global di San Francisco, AS, juga merumahkan sejumlah karyawan meski angka pastinya tidak diungkap secara gamblang ke publik.

Perlu diketahui, Ubisoft Belgrade yang didirikan pada tahun 2016 selama ini telah memberikan kontribusi besar pada sejumlah game populer, seperti The Crew 2, Tom Clancy’s Rainbow Six, Riders Republic, dan Skull & Bones. Sementara itu, Ubisoft Winnipeg yang baru dibuka pada 2018 selama ini fokus mengembangkan teknologi untuk mesin game (game engine) andalan perusahaan, yaitu Anvil dan Snowdrop. Kehilangan dua studio ini jelas terasa sangat berat, baik bagi karyawan maupun bagi ekosistem pengembangan game secara keseluruhan.

2. Reposisi Ratusan Karyawan di Montreal

Selain memecat ratusan pegawainya, Ubisoft juga melakukan perombakan besar-besaran pada susunan tim di studio terbesarnya, yaitu Ubisoft Montreal. Lebih dari 150 karyawan yang sebelumnya ditugaskan untuk menggarap Rainbow Six Siege, Rainbow Six Siege Mobile, serta satu proyek rahasia (unannounced project), kini ditarik dan dipindahkan ke proyek lain. Tentu saja, langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penyesuaian sumber daya manusia agar lebih terfokus pada prioritas perusahaan ke depan.

Pihak manajemen Ubisoft pun bukannya tanpa alasan ketika mengambil serangkaian langkah pahit ini. Mereka beralasan bahwa restrukturisasi terpaksa dilakukan demi menyederhanakan sistem operasional, menekan biaya pengeluaran (overhead), dan memperkuat fondasi organisasi dalam jangka panjang. Meski terdengar masuk akal dari sisi bisnis, tetap saja keputusan ini menyisakan duka mendalam bagi para karyawan yang harus kehilangan pekerjaan.

3. Masa Kelam Kreator ‘Assassin’s Creed’

Kondisi Ubisoft belakangan ini memang jauh dari kata ideal, bahkan bisa dibilang sedang berada dalam masa kelam. Perusahaan yang dikenal lewat franchise raksasa seperti Assassin’s Creed, Prince of Persia, dan seri Tom Clancy’s ini terus-menerus diguncang berbagai krisis. Mulai dari gelombang PHK, penutupan studio, hingga pembatalan banyak judul game yang sebenarnya sudah dinanti-nantikan oleh para penggemar.

Sayangnya, sejumlah proyek menjanjikan terpaksa disuntik mati sebagai bagian dari upaya pemotongan biaya yang agresif. Beberapa di antaranya adalah Tom Clancy’s The Division Heartland yang diumumkan batal pada 2024, Immortals Fenyx Rising 2, serta beberapa judul rahasia lainnya yang tidak pernah terungkap ke publik. Keputusan-keputusan ini tentu saja mengecewakan banyak pihak, terutama para gamer yang sudah menaruh harapan besar pada proyek-proyek tersebut.

Langkah efisiensi berturut-turut ini membuat postur perusahaan menyusut drastis dari waktu ke waktu. Jika pada masa kejayaannya Ubisoft sempat mempekerjakan lebih dari 20.000 orang secara global, angka tersebut kini merosot tajam. Bahkan, tercatat lebih dari 5.000 posisi telah dipangkas dalam beberapa tahun terakhir. Menyusul gelombang PHK terbaru ini, jumlah total karyawan Ubisoft diperkirakan kini hanya tersisa di kisaran 15.000 orang, demikian dikutip dari Techspot, Senin (15/6/2026). Sungguh, ini adalah gambaran nyata bagaimana raksasa sekalipun bisa terjatuh jika tidak mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Tidak bisa dipungkiri, industri game saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit yang penuh ketidakpastian. Banyak perusahaan besar terpaksa melakukan efisiensi besar-besaran untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan perubahan perilaku konsumen yang terus bergeser. Namun, di sisi lain, para karyawan yang menjadi korban PHK tentu harus menerima kenyataan pahit ini dengan berat hati. Mereka kehilangan mata pencaharian, sementara masa depan mereka menjadi tidak menentu.

Di tengah situasi seperti ini, publik tentu bertanya-tanya, akankah Ubisoft mampu bangkit kembali dari keterpurukan? Atau justru ini menjadi awal dari keruntuhan salah satu publisher terbesar di dunia? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, langkah-langkah drastis yang diambil Ubisoft saat ini adalah cerminan dari kerasnya dinamika bisnis di industri game modern, di mana tidak ada yang benar-benar aman dari badai perubahan.

Kita pun berharap, semoga para karyawan yang terkena PHK segera mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik, dan Ubisoft sebagai perusahaan dapat belajar dari kesalahan masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Bagaimanapun, dunia game tetap membutuhkan kreativitas dan inovasi yang selama ini menjadi ciri khas Ubisoft. Namun, tanpa dukungan sumber daya manusia yang memadai, semua itu akan sulit terwujud. Mari kita nantikan langkah selanjutnya dari raksasa game ini.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

AI dan Avatar 3D: Dua Teknologi Baru FIFA untuk Offside di Piala Dunia 2026

Next Post

Segmen Powerbank Magnetik Kian Ramai, Baseus PicoGo Air Siap Bersaing dengan Xiaomi

Next Post
Ubisoft Pangkas 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio demi Tekan Biaya Operasional

Segmen Powerbank Magnetik Kian Ramai, Baseus PicoGo Air Siap Bersaing dengan Xiaomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Pangsa Pasar Asus Tembus 39% di Gaming, TUF Gaming Jadi Kontributor Utama

Huawei Perkenalkan Nova 16s dan 16s Pro untuk Dunia, Andalkan Baterai 7.000 mAh dan Kamera 200 MP

2 weeks ago
Grab Resmi Akuisisi Perusahaan Investasi AS Stash Financial

Tak Cukup di Bumi, Elon Musk Pindah Pabrik Satelit AI ke Bulan dengan “Ketapel” Raksasa

7 months ago
OpenAI Tingkatkan Kemampuan AI Gambar: Images 2.0 Bisa Hasilkan 8 Visual Sekaligus

OpenAI Tingkatkan Kemampuan AI Gambar: Images 2.0 Bisa Hasilkan 8 Visual Sekaligus

5 months ago
Cybercrime di Singapura: 80% WNS jadi korban!

Cybercrime di Singapura: 80% WNS jadi korban!

11 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In