Friday, September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Teknologi

ZEISS Horizon Anamorphic: Lensa Full-Frame 2x Pertama dengan Opsi Tukar Karakter Visual

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
June 16, 2026
in Teknologi
0
ZEISS Horizon Anamorphic: Lensa Full-Frame 2x Pertama dengan Opsi Tukar Karakter Visual
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Para pecinta sinematik, bersiaplah untuk terkejut. ZEISS baru saja memperkenalkan lini lensa sinema terbaru mereka, yaitu ZEISS Horizon Anamorphic. Untuk pertama kalinya, ZEISS akan memamerkan produk ini secara langsung kepada publik di ajang Cine Gear Expo Los Angeles yang berlangsung pada 5 hingga 6 Juni 2026. Menariknya, ZEISS menyebut produk ini sebagai platform teknologi lensa yang benar benar baru. Platform ini menghadirkan kecepatan dan presisi tinggi yang sangat dibutuhkan oleh alur kerja produksi film modern saat ini. Penasaran apa saja kelebihannya?

Table of Contents

Toggle
  • Spesifikasi ZEISS Horizon Anamorphic: Dari 35mm sampai 200mm, Siap Digunakan di Segala Kondisi
    • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
    • Hemat Listrik Hingga 30 Persen, China Sulap Temperatur Dingin Samudra Jadi Pendingin Server Raksasa
  • Fitur Zeiss Horizon Anamorphic: Bukan Sekadar Lensa Biasa
    • 1. Motor Focus dan Iris Bawaan: Menghemat Waktu di Lapangan
    • 2. Look Element yang Bisa Ditukar: Inovasi Paling Menarik
    • 3. Tampilan Visual Anamorphic yang Netral Namun Memikat
    • 4. Sangat Cocok untuk Produksi VFX
    • 5. Ekosistem dan Metadata yang Siap untuk Masa Depan
  • Harga dan Ketersediaan: Siapkan Dompet dari Sekarang
  • Kesan Pertama: Akankah Ini Menjadi Revolusi?

Spesifikasi ZEISS Horizon Anamorphic: Dari 35mm sampai 200mm, Siap Digunakan di Segala Kondisi

Lensa sinema seri ini mencakup tujuh pilihan focal length, mulai dari 35mm hingga 200mm. Semua varian tersebut menggunakan faktor squeeze 2x anamorphic yang dirancang khusus untuk sensor berukuran full frame. Kemudian, bukaan maksimum lensa berada di angka T2.3 untuk seluruh rentang focal length. Namun, untuk varian 200mm, bukaannya sedikit lebih rendah yaitu T2.9. Meskipun begitu, angka ini tetap terbilang impresif untuk ukuran lensa telefoto.

Related posts

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Hemat Listrik Hingga 30 Persen, China Sulap Temperatur Dingin Samudra Jadi Pendingin Server Raksasa

Hemat Listrik Hingga 30 Persen, China Sulap Temperatur Dingin Samudra Jadi Pendingin Server Raksasa

September 17, 2026

Yang lebih menarik lagi, ketujuh lensa ini berbagi diameter depan yang seragam, yaitu 114mm. Karena itu, kalian bisa langsung menggunakannya untuk berbagai macam setup produksi. Mulai dari handheld, gimbal, drone, crane, hingga car rig, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu mengganti aksesori setiap kali mengganti focal length. Sebagai nilai tambah, semua lensa tersebut sudah datang dengan mount LPL langsung dari pabrik. Praktis sekali, bukan?

Fitur Zeiss Horizon Anamorphic: Bukan Sekadar Lensa Biasa

1. Motor Focus dan Iris Bawaan: Menghemat Waktu di Lapangan

Pertama, ZEISS menyematkan motor focus dan iris yang senyap langsung di dalam bodi lensa. Hasilnya, para kru tidak perlu repot memasang motor eksternal lagi. Motor internal ini kompatibel dengan sistem ARRI dan Preston LCS melalui koneksi serial atau LBUS. Lalu, encoder absolut yang sudah dikalibrasi di pabrik menyimpan semua skala lensa di dalam lensa itu sendiri. Karena itu, kru tidak perlu melakukan pemetaan ulang atau re mapping setiap kali mengganti setup. Hal ini jelas menghemat banyak waktu saat produksi berlangsung.

Selain itu, ZEISS juga memasang dua layar display dan touch panel langsung di barrel lensa. Dengan fitur ini, kalian bisa mengecek posisi fokus atau iris dengan cepat tanpa harus melihat monitor eksternal. Memang terdengar seperti detail kecil, tetapi di lapangan, fitur ini sangat praktis dan membantu sekali.

2. Look Element yang Bisa Ditukar: Inovasi Paling Menarik

Fitur paling unik dari lensa ini adalah adanya optional interchangeable look tuning back element. Sistem ini dinamakan ZEISS Interchangeable Mount System atau disingkat IMS. Cara keranya cukup sederhana. Kalian hanya perlu melepas delapan sekrup untuk mengganti elemen belakang lensa. Setelah diganti, seluruh karakter visual lensa akan berubah secara drastis. Mulai dari ketajaman, kontras, bentuk bokeh, hingga karakter keseluruhan lensa bisa berubah total.

Yang lebih penting lagi, semua perubahan ini dilakukan tanpa mengorbankan akurasi skala dan kalibrasi. Artinya, sinematografer bisa mengubah karakter visual lensa semudah membalik telapak tangan. Mereka tidak perlu mengganti lensa seperti biasa hanya untuk mendapatkan tampilan yang berbeda. Keren banget, kan?

3. Tampilan Visual Anamorphic yang Netral Namun Memikat

Lensa Horizon ini dirancang dengan tampilan dasar atau baseline look yang netral. ZEISS sengaja melakukan hal ini untuk mendorong fleksibilitas bagi para kreator. Dengan look yang netral, para sinematografer bisa leluasa menerima berbagai filter, LUT, dan pendekatan pencahayaan yang beragam. Lensa tidak akan memaksakan tampilan bawaan yang terlalu kuat. Meski begitu, karakter anamorphic tetap hadir dengan indah. Kalian akan melihat oval bokeh yang terlihat jelas serta kesan kedalaman ruang yang melebar secara horizontal. Dijamin, efek ini akan membuat hasil rekaman kalian semakin sinematik.

4. Sangat Cocok untuk Produksi VFX

Bagi kalian yang pekerjaannya tidak lepas dari efek visual atau Visual Effect, lensa Horizon ini diklaim sangat cocok. Mulai dari proses keying, tracking, hingga integrasi CGI, semuanya akan berjalan lebih lancar. ZEISS berhasil menekan distorsi pada level yang sangat rendah. Selain itu, reproduksi warna juga stabil dan minim aberasi. Karena itulah, rumah produksi yang sering mengerjakan proyek VFX pasti akan melirik lensa ini dengan serius.

5. Ekosistem dan Metadata yang Siap untuk Masa Depan

ZEISS tidak main main dalam urusan data dan ekosistem. Mereka membenamkan pemrosesan bawaan dan memori on board di setiap lensa. Sistem ini dirancang untuk mendukung pengembangan ke depan. Contohnya, kompatibilitas dengan ekosistem yang lebih luas, kemampuan metadata yang diperluas, hingga kemungkinan integrasi autofokus di masa mendatang. Selain itu, dukungan terhadap CinCraft eXtended Data juga disertakan. Fitur ini sangat berguna untuk produksi virtual dan kebutuhan pasca produksi yang kompleks.

Harga dan Ketersediaan: Siapkan Dompet dari Sekarang

Kabar baiknya, tiga focal length pertama yaitu 40mm, 50mm, dan 75mm akan mulai tersedia pada September 2026. Kalian bisa mendapatkannya melalui dealer resmi ZEISS sinema. Kemudian, empat focal length berikutnya yaitu 35mm, 100mm, 150mm, dan 200mm akan menyusul sepanjang tahun 2026 dan 2027. Sayangnya, ZEISS belum mengumumkan harga resmi untuk seluruh seri ini. Namun satu hal yang perlu kalian camkan: untuk sebuah lensa sinema yang menyandang merek ZEISS, produk ini dipastikan tidak akan murah. Jadi, siapkan dompet kalian dari sekarang.

Kesan Pertama: Akankah Ini Menjadi Revolusi?

Setelah mencermati seluruh fitur yang ditawarkan, ZEISS Horizon Anamorphic terasa sebagai produk yang benar benar unik. Sejauh ini, belum ada lensa sinema full frame 2x yang memiliki spesifikasi mirip seperti ini. Apalagi jika melihat cakupan tujuh focal length dari 35mm hingga 200mm dengan bukaan T2.3. Ditambah lagi dengan adanya motor terintegrasi dan look element yang bisa ditukar. Hal ini belum pernah ditawarkan oleh produsen lensa sinema lainnya.

Tentu ada dua pertanyaan besar yang paling menarik untuk dibuktikan di lapangan. Pertama, apakah motor bawaan pada lensa ini benar benar cukup untuk menggantikan setup Preston atau ARRI WCU yang sudah menjadi standar industri produksi besar selama ini? Kedua, seberapa jauh perbedaan visual yang bisa ditawarkan oleh look element yang bisa ditukar tersebut? Apakah perbedaannya signifikan atau hanya sekadar gimmik pemasaran? Hanya uji coba langsung di lapangan yang bisa menjawab semua pertanyaan ini.

Meskipun harganya belum diumumkan secara resmi, para pelaku industri sinematografi sudah mulai memasukkan produk ini ke dalam radar mereka. Jika performanya sesuai dengan janji yang disampaikan ZEISS, maka lensa Horizon Anamorphic ini berpotensi menjadi game changer bagi industri sinematografi global. Karena itu, tunggu saja aksi nyatanya di Cine Gear Expo nanti. Siapa tahu, lensa ini bisa menjadi investasi terbaik untuk produksi film kalian di masa mendatang.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
Previous Post

Poco Indonesia Buka Lagi Penjualan Poco F8 Ultra Pasca Kesuksesan Launch Perdana

Next Post

Koalisi Jaksa AS Mulai Periksa OpenAI, Fokus pada Perlindungan Data dan Keamanan AI

Next Post
ZEISS Horizon Anamorphic: Lensa Full-Frame 2x Pertama dengan Opsi Tukar Karakter Visual

Koalisi Jaksa AS Mulai Periksa OpenAI, Fokus pada Perlindungan Data dan Keamanan AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Peluncuran Seri 17 Xiaomi Juga Akan Hadirkan Watch 5 dan Buds 6

Peluncuran Seri 17 Xiaomi Juga Akan Hadirkan Watch 5 dan Buds 6

9 months ago
iQOO 16 Resmi Dipamerkan: Usung Modul Kamera Persegi, Bodi Aluminium, dan Motif Heksagonal

iQOO 16 Resmi Dipamerkan: Usung Modul Kamera Persegi, Bodi Aluminium, dan Motif Heksagonal

3 days ago
Rahasia AI Honor Meledak di Toko Pintar Shenzhen!

Rahasia AI Honor Meledak di Toko Pintar Shenzhen!

12 months ago
Kolaborasi Trio Raksasa: Broadcom, Google, dan Anthropic Siap Produksi Chip AI Generasi Baru

Intel Siapkan Core Ultra 7 251HX untuk Laptop Gaming, Versi Lebih Hemat dari 255HX

5 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei infinix instagram iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo wa whatsapp xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Translate Halaman Web di Google Chrome PC, Begini Caranya!!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm
  • Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun
  • Xiaomi Luncurkan Duo Redmi Note 17 Pro Series di Indonesia, Ini Daftar Harganya

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Lebih Kencang dan Hemat Daya, MediaTek Perkenalkan Dimensity 9600 Pro Berbasis 2 Nm

September 18, 2026
Tekan Ketimpangan Global, Gates Foundation Gelontorkan Rp 17,6 Triliun untuk Pengembangan AI

Perkuat Sektor Hardware, OpenAI Akuisisi Startup Kamera Glass Imaging Senilai Rp 5,3 Triliun

September 18, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In