olympic.or.id — Huawei diam-diam bikin heboh lagi! Tanpa banyak bocor-bocor, Mate 80 Series resmi meluncur di Cina dengan dua jagoan utama: Huawei Mate 80 standar dan Mate 80 RS Ultimate Design yang super mewah. Yang bikin orang langsung melongo? Chip Kirin terbaru buatan mereka sendiri dan sistem kamera yang katanya “level dewa”. Langsung kita bongkar apa aja yang bikin seri ini beda banget!
Chip Kirin Comeback, Langsung Pakai yang Paling Ngeri

Setelah bertahun-tahun “terpaksa” pakai Snapdragon karena embargo, Huawei akhirnya balik lagi pakai jeroan buatan sendiri. Mate 80 Series dibekali Kirin 9100 (atau Kirin 9020 di beberapa laporan), chip 5 nm terbaru yang diklaim performanya sudah nyaris setara flagship Qualcomm dan Apple tahun ini. CPU 12-core, GPU Maleoon baru, plus NPU yang jauh lebih pintar buat AI. Intinya: main Genshin 120 FPS anti patah-patah, edit video 8K sambil buka 50 tab browser? Santai aja.

Yang paling bikin kagum, chip ini tetap pakai modem 5G buatan HiSilicon sendiri. Artinya Huawei udah bener-bener mandiri lagi. Gila nggak tuh?
Kamera: Leica Masih Jadi Raja, Tapi Sekarang Lebih Gila
Huawei nggak main-main soal kamera. Mate 80 RS Ultimate Design bawa setup quad-camera yang bikin kompetitor pada keringetan:
- Sensor utama 50 MP RYYB (teknologi lawas yang ternyata masih juara di low-light)
- Periscope telephoto 200 MP (!!!) dengan zoom optik 10x dan digital sampai 100x
- Ultrawide 48 MP + macro
- ToF sensor buat depth yang super akurat
Sedangkan Mate 80 “biasa” tetap dapet main camera 50 MP + periscope 50 MP (zoom optik 5x) yang masih jauh di atas rata-rata flagship lain. Sistem XMAGE terbaru juga ditingkatkan lagi, warna lebih natural, dynamic range makin brutal, dan mode malam katanya “bisa lihat di kegelapan total”.
Hasil jepretan yang sudah bocor di Weibo? Banyak yang bilang ini bakal jadi rajanya kamera 2025-2026.
Desain: Mate 80 RS Bikin Dompet Nangis Tapi Mata Seneng
Kalau Mate 80 biasa masih pakai desain circular camera island yang ikonik, versi RS Ultimate Design naik kelas banget. Back cover pakai keramik nano-crystal + aksen emas 18K, plus pattern “Star Diamond” yang berubah-ubah tergantung cahaya. Bobotnya memang agak berat (sekitar 235 gram), tapi pegang sekali langsung ngerti kenapa harganya segitu.
Layarnya? 6,8 inci LTPO OLED 120 Hz buat Mate 80, naik jadi 6,9 inci dengan four-curved di RS. Resolusi 1.5K, brightness puncak 3000 nits, dan PWM 3840 Hz biar mata nggak capek. Ada juga Kunlun Glass 2.0 yang katanya 10 kali lebih tahan banting dari kaca biasa.
KUNJUNGI LAMAN BERITA TERBARU DI EXPOSENEWS.ID
Baterai & Charging: Masih Juara Dunia
Mate 80 pakai baterai 5700 mAh + 100W wired + 80W wireless.
Mate 80 RS? 6000 mAh + 120W wired + 90W wireless.
Plus ada fitur satellite communication dua arah (bisa kirim SMS via satelit kalau sinyal ilang di gunung).
HarmonyOS Next: Android? Siapa Itu?
Ini pertama kalinya Huawei Mate Series pakai HarmonyOS Next murni tanpa embel-embel Android AOSP. Semua aplikasi sudah native Harmony, termasuk game-game besar Cina yang sudah di-port. Performanya diklaim 30% lebih kenceng dan hemat daya dibanding HarmonyOS 4.
Harga? Siap-siap Merem
- Mate 80 (12/512 GB) – mulai ¥6999 (~Rp 16 jutaan)
- Mate 80 Pro – ¥7999 (~Rp 18,5 jutaan)
- Mate 80 RS Ultimate Design – ¥12999 (~Rp 30 jutaan!!)
Ya, RS memang masuk kategori “kalau lo tanya harga, berarti bukan buat lo”.
Kesimpulan: Huawei Masih Bisa Bikin Dunia Takjub
Di tengah embargo yang nggak kunjung reda, Huawei bukannya mati pelan-pelan, malah makin ganas. Mate 80 Series ini bukti kalau mereka nggak cuma bertahan, tapi masih bisa ngalahin kompetitor di banyak aspek – terutama kamera, baterai, dan ekosistem mandiri.
Buat yang di Indonesia? Sabar ya, pasti masuk lewat jalur “kreatif” seperti biasa. Tapi kalau sudah lihat sample foto dan video resminya, dompet auto calon bocor nih.
Huawei balik dengan dendam, dan Mate 80 Series ini senjata terbarunya. Siap ganti HP belum nih, bro? 😏








