Thursday, October 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
olympic.or.id
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Login
No Result
View All Result
olympic.or.id
Home Berita

Kasus Spionase Teknologi, Mantan Karyawan Google Ini Terancam 175 Tahun Bui

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
February 5, 2026
in Berita
0
Kasus Spionase Teknologi, Mantan Karyawan Google Ini Terancam 175 Tahun Bui
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Olympic.or.id – Dalam drama teknologi yang mirip film mata-mata, seorang mantan insinyur Google harus menghadapi sidang pengadilan di Amerika Serikat. Faktanya, Linwei “Leon” Ding (38) terbukti dengan jelas telah mencuri dan membocorkan rahasia paling rahasia dari teknologi kecerdasan buatan (AI) milik Google ke perusahaan-perusahaan di China. Akibatnya, hukuman yang sangat berat sekarang menanti pria yang pernah bekerja di divisi perangkat lunak Google ini.

Berdasarkan berkas dakwaan yang lengkap, juri dengan tegas menyatakan Ding bersalah atas 14 dakwaan. Lebih detailnya, dakwaan itu terdiri dari tujuh dakwaan spionase ekonomi dan tujuh dakwaan pencurian rahasia dagang. Pengadilan membuktikan bahwa Ding dengan sengaja mengambil informasi super rahasia terkait chip Tensor Processing Unit (TPU) dan Graphics Processing Unit (GPU) Google. Selain itu, ia juga mencuri data tentang SmartNIC, sebuah komponen kunci dalam infrastruktur komputasi AI raksasa teknologi tersebut.

Related posts

Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar

Table of Contents

Toggle
  • Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar
  • Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup
      • Modus Pencurian yang Cerdik Tapi Terbongkar
      • Akhirnya Terbongkar karena Kecerobohan
      • Ancaman Hukuman dan Argumen Pembelaan
      • Bukan yang Pertama: Ingat Kasus Levandowski?

Dua Palet Nvidia RTX 5090 Hilang Misterius di Bandara Brasil, Kerugian Capai Rp 7,8 Miliar

October 21, 2026
Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup

Character.AI Resmi Mengajukan Bangkrut: Disney Tawar Rp 360 Miliar atau Platform Ditutup

October 20, 2026

Jika hakim memutuskan hukuman maksimal, bayangkan, Ding bisa terpenjara hingga 175 tahun! Bagaimana bisa? Rinciannya, ia menghadapi 10 tahun untuk setiap dakwaan pencurian rahasia dagang (total 70 tahun) dan 15 tahun untuk setiap dakwaan spionase ekonomi (total 105 tahun). Namun demikian, vonis akhirnya masih akan ditentukan oleh hakim nanti. Hakim akan mempertimbangkan pedoman hukuman federal AS, termasuk apakah masa hukumannya dijalani secara bersamaan atau berurutan.

Modus Pencurian yang Cerdik Tapi Terbongkar

Menurut laporan mendalam dalam berkas dakwaan, Ding mulai bekerja di Google pada Mei 2019 dan memiliki akses ke sistem internal yang sangat sensitif. Akses istimewa ini mencakup pengembangan perangkat lunak untuk mengoptimalkan GPU bagi kebutuhan pembelajaran mesin di Google dan Google Cloud. Kemudian, pada Mei 2022, Ding mulai melakukan aksinya. Diam-diam, ia menyalin lebih dari 1.000 file rahasia.

Agar tidak ketahuan, ia menggunakan trik licik: ia memindahkan data dari repositori internal Google ke aplikasi Apple Notes di laptop kerjanya. Setelah itu, data tersebut ia konversi menjadi file PDF dan dengan berani mengunggahnya ke akun Google Cloud pribadinya. Meskipun Google terkenal dengan sistem keamanan berlapis—mulai dari pembatasan akses fisik, pemantauan jaringan, hingga pencatatan aktivitas digital—aksi awal Ding berhasil lolos dari deteksi.

Tak lama setelah itu, sebuah tawaran menggiurkan datang dari China. Pada Juni 2022, Ding menerima tawaran untuk menjadi Chief Technology Officer (CTO) di Beijing Rongshu Lianzhi Technology Co. Ltd., sebuah startup akselerasi pembelajaran mesin. Gajinya fantastis: 100.000 yuan (sekitar Rp 241 juta) per bulan, belum termasuk bonus dan saham perusahaan. Lalu, pada Mei 2023, Ding melangkah lebih jauh. Ia mendirikan Shanghai Zhisuan Technology Co. Ltd. dan menjabat sebagai CEO. Startup ini fokus mengembangkan sistem manajemen klaster untuk mempercepat beban kerja AI.

Yang mengejutkan, dokumen internal startup tersebut secara terbuka menyebutkan pengalaman membangun “platform komputasi puluhan ribu kartu ala Google”. Bahkan, dokumen yang sama juga memaparkan rencana memasarkan teknologi Zhisuan kepada entitas yang dikendalikan pemerintah China, seperti lembaga pemerintah dan institusi akademik.

Akhirnya Terbongkar karena Kecerobohan

Semua rahasia gelap Ding akhirnya terbongkar pada Desember 2023. Saat itu, ia melakukan kesalahan fatal: untuk kedua kalinya, ia mengunggah data rahasia Google ke akun Google Drive pribadinya. Padahal, sebelumnya ia sudah menandatangani pernyataan bahwa dirinya tidak menyimpan data Google sama sekali, tanpa mengungkapkan sejarah penggunaan akun pribadinya yang sudah terjadi.

Hanya berselang beberapa waktu, tim keamanan Google menemukan keanehan. Mereka mengetahui bahwa Ding tampil sebagai CEO Zhisuan dalam sebuah konferensi inkubator bisnis MiraclePlus. Secara cepat, Google membekukan akses jaringan Ding, mengunci perangkat kerjanya dari jarak jauh, dan melancarkan investigasi internal menyeluruh.

Rekaman pengawasan kemudian mengungkap kebohongan lainnya. Terekam jelas upaya Ding untuk memanipulasi data kehadiran, seolah-olah ia berada di AS, padahal kenyataannya ia sedang berada di China. Puncaknya, pada Januari 2024, pihak berwajib menyita perangkat Ding dan FBI melakukan penggeledahan. Dakwaan resmi akhirnya diajukan oleh dewan juri ke pengadilan pada Maret 2024.

Ancaman Hukuman dan Argumen Pembelaan

Di pengadilan, tim pembela Ding berargumen bahwa klien mereka tidak secara langsung menyerahkan rahasia dagang kepada pemerintah China. Namun sayangnya, hakim menilai bukti-bukti yang diajukan jaksa sudah sangat kuat dan cukup untuk membawa perkara ini ke persidangan. Jaksa dari U.S. Department of Justice dengan tegas menyatakan bahwa Ding bermaksud menguntungkan dua entitas yang dikendalikan pemerintah China melalui pengembangan superkomputer AI dan riset chip pembelajaran mesin khusus.

Pada akhirnya, juri memutuskan Ding bersalah atas seluruh dakwaan. Ia pun menghadapi ancaman hukuman maksimal yang sangat panjang: 10 tahun penjara per dakwaan pencurian rahasia dagang dan 15 tahun per dakwaan spionase ekonomi. Dokumen pengadilan memang tidak merinci apakah rahasia teknologi Google yang dicuri masih berada di tangan pihak terafiliasi pemerintah China. Sementara itu, Google sendiri juga belum memberikan keterangan lanjutan terkait status keamanan kekayaan intelektualnya, sebagaimana dirangkum dari TheRegister.

Bukan yang Pertama: Ingat Kasus Levandowski?

Kasus Linwei “Leon” Ding ini langsung mengingatkan kita pada skandal besar lain yang pernah menjerat mantan karyawan Google, Anthony Levandowski. Levandowski adalah mantan insinyur Google yang terlibat dalam pengembangan teknologi mobil swakemudi di unit Waymo. Pada 2020, ia dijatuhi hukuman 18 bulan penjara setelah mengaku bersalah mencuri sekitar 14.000 file rahasia dagang terkait kendaraan otonom.

Dokumen pengadilan menyebut Levandowski mengunduh data rahasia tersebut ke perangkat pribadinya, lalu memanfaatkannya untuk mendirikan startup pesaing. Kasus ini bahkan sempat memicu gugatan hukum besar-besaran antara Waymo dan Uber, sebelum berujung pada perkara pidana terhadap Levandowski secara personal. Meski kemudian ia mendapat pengampunan presiden AS pada 2021, kasus Levandowski selalu dijadikan preseden penting dalam penegakan hukum pencurian rahasia dagang di dunia teknologi.

Namun, para ahli menilai kasus Linwei Ding jauh lebih serius dan berbahaya. Alasannya, kasus ini tidak hanya sekadar kebocoran teknologi, tetapi juga melibatkan dugaan kuat pemanfaatan teknologi AI inti oleh perusahaan yang secara terbuka menargetkan kerja sama dengan entitas pemerintah China. Inilah yang membuat vonis 175 tahun penjara menjadi ancaman yang sangat nyata bagi Ding.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: google
Previous Post

Hadir dengan Desain Tipis, Oppo Watch S Tawarkan Fitur Canggih di Kisaran 2 Jutaan

Next Post

“Telat Start” Tapi Langsung Serang! Samsung Uji Coba Baterai 20.000 mAh Buat HP Masa Depan

Next Post
“Telat Start” Tapi Langsung Serang! Samsung Uji Coba Baterai 20.000 mAh Buat HP Masa Depan

"Telat Start" Tapi Langsung Serang! Samsung Uji Coba Baterai 20.000 mAh Buat HP Masa Depan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED NEWS

Resmi! RedMagic 11S Pro dan Pro Plus Pakai Snapdragon “Leading Version” dengan CPU 4,74 GHz

Resmi! RedMagic 11S Pro dan Pro Plus Pakai Snapdragon “Leading Version” dengan CPU 4,74 GHz

5 months ago
Mulai dari NBA 2026, Threads Mengizinkan Sesi Percakapan Publik Berformat Live Chat Ramai-ramai

Mengintip Honor 600 dan 600 Pro yang Debut Global, Garis Desainnya Tak Jauh dari iPhone 17 Pro

6 months ago
Apple Umumkan Event “Awe Dropping” 9 September, iPhone 17 Bakal Bikin Terkesima?

Apple Umumkan Event “Awe Dropping” 9 September, iPhone 17 Bakal Bikin Terkesima?

1 year ago
Apple Kaji Ulang Peluncuran AirPods Berkamera karena Isu Privasi dan Keterbatasan Chip

Di Tengah Harga RAM yang Mahal, Game Ini Sempat Minta 64 GB Sebelum Diklarifikasi

3 months ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

Acer ai Aplikasi apple Asus chatgpt china Chip Elon musk gadget game gemini google hacker honor hp huawei instagram intel iphone Komdigi laptop lenovo meta Microsoft Motorola nvidia openai oppo Realme robot rog samsung smartphone Smartwatch sony tablet Teknologi tiktok TWS vivo whatsapp xbox xiaomi Youtube

Partner Kita

aatoto

Mposakti

MOTOSLOT

POPULAR NEWS

  • Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    Axios Jadi Gerbang Masuk Malware, Pengembang Windows dan Apple Diminta Segera Update

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Quick Share ke AirDrop Melebar, Tak Hanya untuk Perangkat Google Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Toko Online Paling Sering Diakses di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fitur ‘Teman Dekat’ Sedang Diuji di WhatsApp, Cara Baru Batasi Penonton Status

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Main Game PS3 di Laptop: Tips, Setting, dan Link Download Emulator

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000
olympics

Follow us on social media:

Recent News

  • Smartband 400 Ribuan Terbaik? Xiaomi Redmi Band 4 Bawa Daya Tahan Baterai Tiga Minggu
  • Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat
  • MacBook Pro Layar Sentuh Perdana Dikabarkan Usung Chip M5 dan Bodi Lebih Tipis

PARTNER KITA

AATOTO Link Alternatif aatoto login

Category

  • AI
  • Aplikasi
  • Berita
  • e-Business
  • Gadget
  • Games
  • hardware
  • Pendidikan
  • Review
  • Teknologi
  • tutorial
  • Uncategorized

Recent News

Smartband 400 Ribuan Terbaik? Xiaomi Redmi Band 4 Bawa Daya Tahan Baterai Tiga Minggu

Smartband 400 Ribuan Terbaik? Xiaomi Redmi Band 4 Bawa Daya Tahan Baterai Tiga Minggu

October 22, 2026
Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat

Microsoft Hadirkan Fitur Pengawas Agen AI: Batasi Akses Otomatis Saat Risiko Meningkat

October 22, 2026
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Olympic.or.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Aplikasi
  • Games
  • Pendidikan
  • Teknologi

© 2025 Olympic.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In